Diduga Oknum Polisi Arogan Mengancam Masyarakat Dengan Senjata Tajam
Senin, 03-05-2021 - 19:44:08 WIB 👁 133971
Korban Pengacaman:Storli Gule
TERKAIT:
 
  • Diduga Oknum Polisi Arogan Mengancam Masyarakat Dengan Senjata Tajam
  •  

    SERGAPONLINE.COM TELUK KUANTAN - Peristiwa yang mengejutkan diduga seorang anggota kepolisian Republik Indonesia inial SP, yang mendatangi dua rumah warga dengan membawa sebilah parang diDesa Sungai Rambai Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi.

    Dengan hal tersebut,diduga seorang anggota kepolisian dan 3 rekannya mendatangi dua rumah warga dan membawa sebilah parang yang di sisipkan kepinggang nya, kejadian tersebut sekitar pukul 20:00 wib. Saptu  24/4 2021. Setelah masyakarat berpergian  melaksanakan sholat tarawih.

    Dilanjutkan, Oknum polisi tersebut membawa tiga rekannya dan tidak lain tiga dari komplotan bukan dari anggota polisi melainkan warga Desa tetangganya.

    Dan mereka menggunakan dua sepeda motor yang bergocengan menuju kerumah Alfis sesampainya dirumah Alfis,
    Alfisnya tidak ada di rumah karena sudah pergi sholat tarawih ke mesjid. Dan yang ada dirumah cuma istrinya sama anak.

    " Ya betul ada berapa orang yang tidak dikenal mendatangi rumah, mereka mencari suami saya dan kebetulan suami saya sudah pergi ke mesjid. Ucap istri alfis

    Seterusnya, Oknum tersebut juga membentak-bentak istri alfis didepan rumahnya setelah itu baru pergi kerumah Storli Gule kebetulan dia ada di rumahnya sedang menelpon anaknya. Tiba tiba oknum polisi langsung merampas handphone Storli Gule.

    "Ya oknum tersebut datang bersama tiga temannya dan tampa ada bertanya oknum itu langsung merampas handphonenya, tentu saya terkejut dan saya teriyak maling baru mereka balikin handphone nya.

    Setelah handphone di tangan, saya pun dipegang krah baju saya langsung di tarek sampai didepan teras rumah lalu didorong sampai jendela baru saya disikut bagian dada saya langsung terjatuh menggenai kaca jendela kaca jendela pun pecah.melihat saya terjatuh tetangga pun datang lalu di pisahkan.

    Dengan itu oknum polisi tersebut pun mecabut sebilah parangnya yang disisipkan di pinggangnya,lalu langsung mengancam akan membunuh saya dan oknum tersebut mengeluarkan kata-kata saya bunuh nias ini nanti, Tutur Storli Gulo.

    Kuasa Hukum Korban Prima Harefa SH mengatakan kepada Sergaponline.com di Kantor Polres Kuansing, Senin (3/5/21) " atas kejadian ini kita tetap maju dan masalah ini tetap di Proses secara Hukum, walaupun oknum tersebut seorang  aparat kepolisian tidak semata-mata dia sewenang-wenang kepada masyarakat biasa, artinya jangan samapi kapolsek tidak dilanjutinya.

    Dan kita minta agar secepatnya pihak Kapolsek dapat menyelesaikan masalah ini, apapun itu  alasanya tindakan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja, jadi pidana umum dia masuk penganiayaan pasal 351, 352 , dan seharusnya tindak displin dan Etik  harus masuk keranah Propam."

    Ketua HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) Kabupaten Kuansing Fauzon Harefa mengatakan, "kami sebagai masyarakat nias yang ada di kuansing, tentu kita menginginkan kedamaian, untuk itu kami memohon kepada kepolisian untuk segera menyelesaikan masalah ini, karena korban tidak ada ketenangan dirumahnya karena sangat ketakutan sebab diacam dibunuh dan diacam pakai parang",  harap  Fauzon.

    (RS)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com