Prabowo Sebut Infrastruktur Bobrok Karena Uang Rakyat Di Curi
Sabtu, 31-03-2018 - 08:34:19 WIB 👁 21438

TERKAIT:
 
 

JAKARTA, SERGAPONLNE.Com-- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyindir pembangunan infrastruktur besar-besaran yang memakan korban jiwa. Menurutnya, insiden itu terjadi karena proyek dikorupsi.

Hal itu dikatakannya dalam pidatonya saat menjadi juru kampanye bagi pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Sudradjat-Syaikhu, di Bandung Barat, yang diunggah oleh akun Facebook Partai Gerindra, Jumat (30/3).

Prabowo menuturkan bahwa sudah menjadi pengalaman sehari-hari dan pengetahuan umum bahwa ada penggelembungan nilai atau mark-updalam proyek-proyek infrastruktur.

"Karena itu jembatan belum dipakai sudah jatuh. Karena itu infrastruktur yang dibangun di Jakarta besar-besaran belum dipakai sudah jatuh dan terpaksa dihentikan daripada menimbulkan korban nyawa lain. Begitu sedih," cetusnya.

Menurutnya, hal itu merupakan bentuk korupsi. Sebab, selisih nilai proyek akibat penggelembungan itu lari ke tangan pemegang proyek.

"Itu yang namanya mencuri, mencuri. Itu namanya perampokan, mencuri dari rakyat," seru dia, disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan dari peserta sosialisasi.

Sementara, proyek-proyek tersebut hanya jatuh kepada segelintir pihak.

Prabowo sendiri tak menyebut secara spesifik siapa kelompok tersebut dan proyek mana saja yang terindikasi ada mark-up.

Mantan Danjen Kopassus ini juga menyindir soal 'elite-elite' di Jakarta.

"Kalau di Jakarta," ia terdiam sejenak. "Orang-orang kaya dari korupsi. Lagaknya kayak orang hebat. Jalannya kayak orang hebat," imbuh dia.

Prabowo kemudian mempraktikkan cara jalan orang yang disebutnya 'hebat' itu. Ia membusungkan dada dengan posisi wajah agak naik dan melangkah tegap.

"Pakai jam tangan mahal. Satu jam Rp5 miliar. Emas di sini, di sini, di sini. Itu uang rakyat!" serunya, disambut tepuk tangan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut ada empat proyek infrastruktur jalan layang (elevated) berskala besar yang disetop sementara. Sebabnya, sejumlah kecelakaan dalam pengerjaan proyek.

Salah satu kecelakaan proyek infrastruktur di Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, 4 Februari 2018. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)

Empat proyek tersebut adalah proyek kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Palembang, LRT Jabodebek, Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, dan jalur kereta api dwi ganda (Double-Double Track/DDT).

Pada 4 Februari 2018, empat orang pekerja tewas saat sebuah crane proyek pembangunan rel dwiganda di Jatinegara, Jakarta Timur, ambruk.

Pada 5 Februari, terjadi longsoran tanah di underpass Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta)-Batuceper. Satu mobil dengan dua penumpang tertimpa. Salah satunya meninggal dunia usai dievakuasi ke Rumah Sakit.

Pada 20 Februari, cetakan beton (pier head) tiang pancang Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jl. DI Panjaitan, Jakarta Timur, ambruk. Peristiwa itu mengakibatkan tujuh orang pekerja mengalami luka-luka.

Sementara Dari peristiwa pertama dan ketiga, polisi menetapkan tersangka dengan dugaan kelalaian dalam menjalankan proyek tersebut. Pada insiden bandara, kepolisian sejauh ini belum mengumumkan penetapan tersangka.

Selain itu, ada kecelakaan proyek rumah susun Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Minggu (18/3), yang menewaskan seorang warga. Polisi menetapkan seorang pekerja proyek sebagai tersangka kasus kelalaian


CNNIndonesia//Sergaponline



 
Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
  • Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
  • Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
  • Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    03 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    04 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    05 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    06 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    07 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    08 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    09 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    10 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    11
    12 41 Perangkat Daerah Meriahkan Karnaval Hari jadi Siak Ke-27
    13 Sambut Hari Jadi ke-27, Pemkab Siak Gelar Sunat dan Nikah Massal
    14 MoU Kebun Masyarakat Rp57 Miliar Diteken, Afni: Hak Plasma Itu Perintah Undang-Undang
    15 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksikan Rp3,18 Triliun, DPRD Targetkan Rampung November
    16 Sekolah Pelalawan Mulai Tatap Muka Terbatas, Kuala Kampar Masih Daring Akibat Kabut Asap
    17 Respon Cepat Polsek Kampar: Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Km 54 Langsung Dibereskan, Jalan Kembali Normal
    18 Subuh Keliling Polsek Kampar Kiri: Hadir di Tengah Warga, Eratkan Silaturahmi Sejak Pagi Hari
    19 Tim Opsnal Polres Pasaman Barat Ringkus Pelaku Pencurian Panel dan Elektrik Alat Berat di Nagari Ophir
    20 Subuh Keliling Kapolsek Kampar Kiri Kompol Nurman Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibnas Yang Kondusif
    21 Puluhan Karyawan PT SPRH Kembali Terancam PHK, Bagaimana Perlindungan Hak Mereka?
    22 Polsek Kampar Kiri Tangkap Warga Desa Subarak Terkait Peredaran Narkoba
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com