Masalah Pemilih Tidak Masuk DPT, KPUD Inhil Berikan Solusi Teknis
Rabu, 27-06-2018 - 18:10:34 WIB 👁 18643

TERKAIT:
 
  • Masalah Pemilih Tidak Masuk DPT, KPUD Inhil Berikan Solusi Teknis
  •  

    SERGAPONLINE.COM INHIL- Berkaitan dengan permasalahan pemilih yang tidak masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan solusi teknis.

    Melalui salah satu anggota komisioner, Drs Joni Suhaidi, KPUD Kabupaten Inhil menjelaskan, bagi para pemilih yang tidak masuk dalam DPT dapat melakukan pemilihan di TPS menggunakan KTP dan surat suara cadangan sebagai Pemilih Tambahan.

    "Pemilih dapat memilih di TPS sekitar tempat tinggalnya dengan menggunakan KTP dan surat suara cadangan pada pukul 12.00 WIB sampai dengan penutupan TPS pada Pukul 13.00 WIB," tukas Joni Suhaidi.

    Joni Suhaidi mengatakan, jika surat suara cadangan yang terbatas sebanyak 2,5 persen dari total jumlah Pemilih yang masuk DPT telah habis terpakai. Maka, alternatif yang bisa ditempuh adalah meminta rekomendasi dari KPPS di TPS bersangkutan untuk memilih di TPS lainnya.

    "Saat meminta rekomendasi catatannya adalah harus diketahui oleh pihak Panwas dan para Saksi di TPS tersebut," pungkas Joni Suhaidi.

    Joni Suhaidi melanjutkan, apabila surat suara cadangan di TPS yang dituju juga habis tanpa sisa, maka para Pemilih yang tidak masuk ke dalam DPT itu harus merelakan hak pilih nya pada periode ini untuk digunakan pada periode pemilihan di periode mendatang.

    "Apa boleh buat, pemilu yang tak masuk DPT itu harus rela untuk tidak milih pada Pilkada Serentak tahun ini. Tentunya, ini baru akan terjadi jika memang seluruh TPS sudah tidak lagi memiliki surat suara cadangan yang tersisa," tukasnya.

    Mengenai pihak mana yang bertanggung jawab atas hak pilih yang tidak dapat digunakan oleh para pemilih yang tidak masuk dalam DPT setelah melalui seluruh prosedur sebagai Pemilih Tambahan, Joni Suhaidi mengatakan hal tersebut harus dilihat sejak jauh hari sebelum Pilkada berlangsung, tepatnya pada saat proses pendataan.

    "Ketika pendataan PPDP dan masyarakat harus pro - aktif. Masyarakat harus aktif memeriksa namanya, sudah masuk atau belum. PPDP yang kebanyakan merupakan Ketua RT juga harus benar - benar memastikan bahwa warganya sudah terdaftar semua," tukasnya.

    Kendati begitu, persoalan data pemilih ini, diakui Joni Suhaidi tidak terlepas dari peran KPUD Inhil yang harus secara intensif melakukan sosialisasi. Sebab, dari hasil pantauan, masih banyak masyarakat yang tidak mengerti tujuan dan fungsi pendataan yang dilakukan beberapa waktu lalu.

    "Setelah terjadi seperti ini baru kebingungan. Mungkin kurang sosialisasi, mungkin juga masyarakat itu apatis. Begitu pula dengan PPDP, ada PPDP yang hanya duduk menerima laporan jumlah warganya tanpa melakukan verifikasi faktual. Padahal ini menyangkut hak konstitusional warga," pungkasnya.

    Joni Suhaidi juga mengatakan, proses peng - inputan data pemilih melalui sistem informasi data Pemilih ke KPU Pusat, juga memungkinkan menjadi salah satu sumber penyebab masih adanya Pemilih yang tidak masuk ke dalam DPT.

    "Sekarang kita sudah pakai sistem online, kadang - kadang jaringan 'ngadat'. Pendaftaran itu sebagian juga dilakukan di tingkat Kecamatan. Kalau dulu pakai sistem offline dan dilakukan di tingkat Kabupaten oleh KPUD sendiri," tandas Joni Suhaidi.

    Berdasarkan hasil penelusuran, terdapat beberapa kasus, yang mana Pemilih tidak masuk ke dalam DPT yang dirilis oleh KPUD Kabupaten Inhil. Seperti halnya yang terjadi di RT 1, RW 3, Kelurahan Sungai Beringin.

    Supirman, Ketua RT 1, RW 3, Kelurahan Sungai Beringin mengaku telah menanyakan perihal banyaknya pemilih yang tidak tercantum ke dalam DPT. Dia mengatakan, KPUD Kabupaten Inhil berdalih bahwa telah terjadi kesalahan dalam sistem input data Pemilih di KPU Pusat.

    "Kita sudah tanya ke KPUD, mereka bilang terjadi kesalahan saat menginput data di Sidalih, sistem informasi data pemilih KPU Pusat," ungkap Supirman tanpa menyebutkan identitas oknum KPUD Inhil yang memberikan jawaban kepada Dirinya.

    Untuk diketahui, di kawasan RT 1, RW 3 Kelurahan Sungai Beringin, dari total 460 Pemilih Tetap, hanya 342 orang Pemilih Tetap yang tercantum dalam DPT. Terdapat sekitar 118 pemilih yang belum masuk dalam DPT.

    "Selisih Pemilih dengan Pemilih tetap yang tercantum dalam DPT sangat banyak. Sudah ada warga yang komplain dan Saya yakin menjelang Hari Pemungutan Suara jumlah komplain warga akan bertambah," katanya.

    Supirman menyarankan, agar pihak KPUD dapat mencarikan solusi terkait permasalahan ini, mengingat hak pilih  merupakan Hak Konstitusional warga dalam Pilkada Serentak.

    "Hal yang paling memungkinkan adalah menambah jumlah kuota surat suara cadangan untuk pemilih tetap memilih menggunakan KTP. Jangan 2,5 persen dari total DPT, karena pasti tidak akan cukup," tukas Supirman.

    Dari hasil penelusuran, hal serupa juga terjadi pada beberapa kawasan RT di Kelurahan Tembilahan Kota dan Sungai Beringin. Seperti yang terjadi di kawasan RT 2, RW 1 Kelurahan Tembilahan Kota, diketahui juga terdapat kesalahan data jumlah Pemilih Tetap.

    Bahkan, yang terparah terjadi di salah satu kawasan RT Kelurahan Sungai Beringin dengan selisih jumlah Pemilih Tetap yang tidak tercantum ke dalam DPT mencapai lebih dari 300 orang.


    (Adv)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
  • Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
  • HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
  • Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    03 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    05 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    06 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    07 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    08 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    09 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    10 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    11 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    12 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    13 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    14 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    15 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    16 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    17 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    18 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    19 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    20 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    21 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    22
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com