Masalah Pemilih Tidak Masuk DPT, KPUD Inhil Berikan Solusi Teknis
Rabu, 27-06-2018 - 18:10:34 WIB 👁 15775

TERKAIT:
 
  • Masalah Pemilih Tidak Masuk DPT, KPUD Inhil Berikan Solusi Teknis
  •  

    SERGAPONLINE.COM INHIL- Berkaitan dengan permasalahan pemilih yang tidak masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan solusi teknis.

    Melalui salah satu anggota komisioner, Drs Joni Suhaidi, KPUD Kabupaten Inhil menjelaskan, bagi para pemilih yang tidak masuk dalam DPT dapat melakukan pemilihan di TPS menggunakan KTP dan surat suara cadangan sebagai Pemilih Tambahan.

    "Pemilih dapat memilih di TPS sekitar tempat tinggalnya dengan menggunakan KTP dan surat suara cadangan pada pukul 12.00 WIB sampai dengan penutupan TPS pada Pukul 13.00 WIB," tukas Joni Suhaidi.

    Joni Suhaidi mengatakan, jika surat suara cadangan yang terbatas sebanyak 2,5 persen dari total jumlah Pemilih yang masuk DPT telah habis terpakai. Maka, alternatif yang bisa ditempuh adalah meminta rekomendasi dari KPPS di TPS bersangkutan untuk memilih di TPS lainnya.

    "Saat meminta rekomendasi catatannya adalah harus diketahui oleh pihak Panwas dan para Saksi di TPS tersebut," pungkas Joni Suhaidi.

    Joni Suhaidi melanjutkan, apabila surat suara cadangan di TPS yang dituju juga habis tanpa sisa, maka para Pemilih yang tidak masuk ke dalam DPT itu harus merelakan hak pilih nya pada periode ini untuk digunakan pada periode pemilihan di periode mendatang.

    "Apa boleh buat, pemilu yang tak masuk DPT itu harus rela untuk tidak milih pada Pilkada Serentak tahun ini. Tentunya, ini baru akan terjadi jika memang seluruh TPS sudah tidak lagi memiliki surat suara cadangan yang tersisa," tukasnya.

    Mengenai pihak mana yang bertanggung jawab atas hak pilih yang tidak dapat digunakan oleh para pemilih yang tidak masuk dalam DPT setelah melalui seluruh prosedur sebagai Pemilih Tambahan, Joni Suhaidi mengatakan hal tersebut harus dilihat sejak jauh hari sebelum Pilkada berlangsung, tepatnya pada saat proses pendataan.

    "Ketika pendataan PPDP dan masyarakat harus pro - aktif. Masyarakat harus aktif memeriksa namanya, sudah masuk atau belum. PPDP yang kebanyakan merupakan Ketua RT juga harus benar - benar memastikan bahwa warganya sudah terdaftar semua," tukasnya.

    Kendati begitu, persoalan data pemilih ini, diakui Joni Suhaidi tidak terlepas dari peran KPUD Inhil yang harus secara intensif melakukan sosialisasi. Sebab, dari hasil pantauan, masih banyak masyarakat yang tidak mengerti tujuan dan fungsi pendataan yang dilakukan beberapa waktu lalu.

    "Setelah terjadi seperti ini baru kebingungan. Mungkin kurang sosialisasi, mungkin juga masyarakat itu apatis. Begitu pula dengan PPDP, ada PPDP yang hanya duduk menerima laporan jumlah warganya tanpa melakukan verifikasi faktual. Padahal ini menyangkut hak konstitusional warga," pungkasnya.

    Joni Suhaidi juga mengatakan, proses peng - inputan data pemilih melalui sistem informasi data Pemilih ke KPU Pusat, juga memungkinkan menjadi salah satu sumber penyebab masih adanya Pemilih yang tidak masuk ke dalam DPT.

    "Sekarang kita sudah pakai sistem online, kadang - kadang jaringan 'ngadat'. Pendaftaran itu sebagian juga dilakukan di tingkat Kecamatan. Kalau dulu pakai sistem offline dan dilakukan di tingkat Kabupaten oleh KPUD sendiri," tandas Joni Suhaidi.

    Berdasarkan hasil penelusuran, terdapat beberapa kasus, yang mana Pemilih tidak masuk ke dalam DPT yang dirilis oleh KPUD Kabupaten Inhil. Seperti halnya yang terjadi di RT 1, RW 3, Kelurahan Sungai Beringin.

    Supirman, Ketua RT 1, RW 3, Kelurahan Sungai Beringin mengaku telah menanyakan perihal banyaknya pemilih yang tidak tercantum ke dalam DPT. Dia mengatakan, KPUD Kabupaten Inhil berdalih bahwa telah terjadi kesalahan dalam sistem input data Pemilih di KPU Pusat.

    "Kita sudah tanya ke KPUD, mereka bilang terjadi kesalahan saat menginput data di Sidalih, sistem informasi data pemilih KPU Pusat," ungkap Supirman tanpa menyebutkan identitas oknum KPUD Inhil yang memberikan jawaban kepada Dirinya.

    Untuk diketahui, di kawasan RT 1, RW 3 Kelurahan Sungai Beringin, dari total 460 Pemilih Tetap, hanya 342 orang Pemilih Tetap yang tercantum dalam DPT. Terdapat sekitar 118 pemilih yang belum masuk dalam DPT.

    "Selisih Pemilih dengan Pemilih tetap yang tercantum dalam DPT sangat banyak. Sudah ada warga yang komplain dan Saya yakin menjelang Hari Pemungutan Suara jumlah komplain warga akan bertambah," katanya.

    Supirman menyarankan, agar pihak KPUD dapat mencarikan solusi terkait permasalahan ini, mengingat hak pilih  merupakan Hak Konstitusional warga dalam Pilkada Serentak.

    "Hal yang paling memungkinkan adalah menambah jumlah kuota surat suara cadangan untuk pemilih tetap memilih menggunakan KTP. Jangan 2,5 persen dari total DPT, karena pasti tidak akan cukup," tukas Supirman.

    Dari hasil penelusuran, hal serupa juga terjadi pada beberapa kawasan RT di Kelurahan Tembilahan Kota dan Sungai Beringin. Seperti yang terjadi di kawasan RT 2, RW 1 Kelurahan Tembilahan Kota, diketahui juga terdapat kesalahan data jumlah Pemilih Tetap.

    Bahkan, yang terparah terjadi di salah satu kawasan RT Kelurahan Sungai Beringin dengan selisih jumlah Pemilih Tetap yang tidak tercantum ke dalam DPT mencapai lebih dari 300 orang.


    (Adv)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
  • Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
  • DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
  • Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    03 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    04 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
    05 Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
    06 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    07 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    08 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    09 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    10 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    11 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    12 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    13 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    14 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    15 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    16 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    17 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    18 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    19 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    20 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    21 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    22 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com