BPJS KESEHATAN KEMANA ANGGARANNYA, MASYARAKAT BANYAK YANG BERTANYA ?
Minggu, 15-07-2018 - 20:16:55 WIB 👁 61702

TERKAIT:
 
  • BPJS KESEHATAN KEMANA ANGGARANNYA, MASYARAKAT BANYAK YANG BERTANYA ?
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU-Segudang Masalah BPJS Kesehatan,mulai dari pelayanan berbelat-belit hingga pembayaran klaim ditingkat faskes mencapai 6 Bulan, Kemana Anggarannya, memberkati minggu, (15/7/2018) ?

    Pejabat Pemerintah atau pejabat BPJS harus di evaluasi.Sejumlah tokoh LSM dan masyarakat minta Presiden RI Joko Widodo bertindak untuk memeriksa kinerja para pejabat negara yang bertanggung jawab atas penyelengaraan program BPJS dan pejabat tinggi di BPJS yang merupakan pengambil kebijakan dalam kinerja BPJS yang akhir-akhir ini marak dikeluhkan oleh masyarakat.

    Maraknya keluhan masyarakat pengguna BPJS Kesehatan mengundang reaksi dari berbagai kalangan.

    "Inikah program pemerintah yang disebut berorientasi pada hasil itu ??," tanya seorang tokoh LSM di kawasan Jalan Durian Pekanbaru setelah mendengar keluhan dari masyarakat.

    Menurutnya sangat disayangkan sekalipun presiden RI telah acap kali menyampaikan pesan di berbagai media eletronik, bahwa pelayanan kepada masyarakat harus mengacu kepada orientasi hasil, bukan  oal urusan administrasi atau laporan-laporan saja namun sejumlah pejabat penyelenggara pelayanan publik masih saja tidak berubah mentalnya.

    Pernyataan atau pesan itu nyaris pada setiap kesempatan di sampaikan Presiden RI, Ir. Jokowidodo, agar terkait pelayanan kepada masyarakat, khususnya soal penanganan dunia kesehatan menjadi prioritas pemerintah, jadi soal keluhan masayarakat dalam pendaftaran dan penggunaan BPJS yang terkait adadministrasi, baik itu soal pendaftaran menjadi anggota BPJS, atau klaim penggunaan BPJS seharusnya tidak menjadi keluhan yang sangat merebak saat ini," katanya.

    Senada dengan pernyataan Ketua Komisi E DPRD Riau, Aherson menanggapi berbagai keluhan masyarakat tersebut ia mengatakan bahwa terkait program BPJS tentunya sudah punya aturan dan regulasi yang jelas, namun ia sangat menyangkan apa yang terjadi dalam praktik dilapangan sangat jauh dari harapan.

    "Sesungguhnya aturan BPJS itu kan sudah jelas dan gamblang, namun saya sebagai anggota dewan dan komisi yang membidangi dunia kesehatan sangat kecewa melihat praktik yang ada saat ini, " katanya.

    Menurut Aherson semua permasalahan dan keluhan seluruh faskes atau rumah sakit terkait klaim penggunaan BPJS tak terlepas dari kurangnya komitmen pemerintah untuk mengatur regulasi yang mampu menjamin ketersediaan anggaran untuk digunakan membayar seluruh klaiman pengguna BPJS.

    "Sekali lagi terkait lambatnya pelayanan BPJS baik waktu pendaftaran masyarakat di Kantor BPJS Cabang Pekanbaru yang dkeluhkan masyarakat sangat bertele-tele dan antrian yang sangat panjang itu harus dibenahi kinerjanya, dan kalau petugas di kantor BPJS itu sedikit, harus ditambah personil supaya pelayanan masyarakat itu berjalan dengan baik dan lancar, Kinerja pimpinan pun harus dievaluasi kalau tidak mampu menertibkan sistem kerja yang cepat,"sambungnya.

    "Intinya,pelayanan kepada masyarakat itu harus mudah dan cepat, itu komitmen pemerintah kita. Kalau pimpinan BPJS tidak mampu melakukan tugasnya dengan baik mundur saja,"tambah Aherson.

    Terkait adanya sejumlah faskes tingkat pertama yang mengeluhkan soal penagihan klaim yang sudah mencapai 6 bulan namun belum mendapatkan gambaran secara jelas, bahkan sejumlah dugaan adanya oknum pejabat BPJS atau pemerintah yang menginvestasikan anggaran BPJS untuk mendapatkan bunga di bank, Aherson memilih no comen.

    "Soal adanya pejabat BPJS atau pemerintah terkait bertindak untuk menginvestasikan anggaran BPJS itu saya no comen lah, karena belum ada buki yang kita lihat,"kata Aherson.

    Untuk mengakhiri wawancaranya dengan reporter media ini, Aherson berpedsan kepada BPJS agar program pemerintah ini bisa berjalan baik harus dibuat permenkes yang mengatur ketersedian anggaran yang cukup, pembayaran bisa cepat, dan seluruh rumah sakit harus melayani pasien BPJS, proses pendaftaran di cabang BPJS harus mudah dan cepat.

    "Menurut saya jika program BPJS ini ingin dilanjutkan, pemerintah harus bersedia membuat regulasi lagi, aturan harus ada yang lebih tegas, baik soal pembayaran klaim, pelayanan pendaftaran anggota BPJS, Pendaftaran pasien BPJS bisa mudah dan cepat disemua rumah sakit, dan tidak ada lagi perbedaan pasien BPJS dan pasien umum," katanya mengakhiri. (aktalc)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
  • DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
  • Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
  • SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    03 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    04 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    05 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    06 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    07 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    08 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    09 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    10 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    11 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    12 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    13 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    14 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    15 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    16
    17 41 Perangkat Daerah Meriahkan Karnaval Hari jadi Siak Ke-27
    18 Sambut Hari Jadi ke-27, Pemkab Siak Gelar Sunat dan Nikah Massal
    19 MoU Kebun Masyarakat Rp57 Miliar Diteken, Afni: Hak Plasma Itu Perintah Undang-Undang
    20 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksikan Rp3,18 Triliun, DPRD Targetkan Rampung November
    21 Sekolah Pelalawan Mulai Tatap Muka Terbatas, Kuala Kampar Masih Daring Akibat Kabut Asap
    22 Respon Cepat Polsek Kampar: Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Km 54 Langsung Dibereskan, Jalan Kembali Normal
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com