Dampak Covid19, Penjualan di Pasar Tradisional Kota Peureulak Menurun
Sabtu, 28-11-2020 - 17:16:08 WIB 👁 32900

TERKAIT:
 
  • Dampak Covid19, Penjualan di Pasar Tradisional Kota Peureulak Menurun
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Selama masa pandami yang dihadapi saat ini banyak masyarakat yang mengeluh terkait ekonomi yang terasa semakin sulit untuk didapatkan, dan hal tersebut disampaikan oleh salah satu pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional Baru Kota Peureulak, Aceh Timur, pada Hari Jum'at (27/11/2020), yang aktifitas jual beli nya tetap berjalan walau dimasa pandami.

    Dulu sebelum masuknya masa pandami, masyarakat yang berkunjung/datang ke pasar ini untuk membeli kebutuhan pokok, baik itu bahan dapur, dan lain lainnya. Namun semenjak Virus Corona (Covid19) yang termasuk virus mematikan ini, memaksa masyarakat untuk tidak saling berdekatan atau harus jaga jarak agar virus Corona tidak tertular ke yang lainnya, karena beberapa waktu lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa penyebaran Virus tersebut bisa terjadi melalui udara. Selain udara, ada beberapa mode atau cara yang menjadi jalur penyebaran virus Corona, yaitu:

    1. Penyebaran virus corona melalui Droplet, yang bisa terjadi saat seseorang batuk, bersin, bernyanyi, berbicara, hingga bernapas. Karena Saat melakukan hal-hal tersebut, partikel kecil atau aerosol yang bisa tertular dalam jarak dekat.

    2. Virus Corona itu bisa menyebar melalui partikel-partikel kecil yang melayang di udara, walau pun hal tersebut diakui oleh Organisasi tersebut setelah mendapatkan kritikan dari ratusan ilmuwan terkait penyebaran virus Corona melalui udara.

    3. Penularan Dengan Permukaan Yang Terkontaminasi, seperti saat seseorang menyentuh permukaan yang mungkin telah terkontaminasi virus dari orang yang batuk atau bersin, Lalu virus itu berpindah ke hidung, mulut, atau mata yang disentuh setelah menyentuh permukaan yang terkontaminasi tersebut, karena menurutnya virus Corona bisa bertahan selama 2-3 hari di permukaan tertentu.

    4. Selanjutnya Penyebaran Virus Corona melalui Fecak-oral Atau Limbah Manusia, seperti urine dan feses. Namun WHO mengatakan hingga saat ini masih belum ada laporan yang dipublikasi terkait cara penularan virus Corona melalui cara ini dan bukan menjadi upaya transmisi utama virus.

    Bahkan dalam laman resmi WHO, selain melalui fecal-oral tersebut, penyebaran virus Corona juga bisa terjadi melalui darah, dari ibu ke anak, hingga dari hewan ke manusia.

    WHO juga berpesan pada masyarakat agar semakin paham bahwa Virus Corona (COVID-19) bukan penyakit main-main. Covid19 bisa berakibat fatal bila tidak dicegah, jangan panik, dan terus ikuti saran yang diberikan terkait pencegahan penyebaran virus Corona seperti mencuci tangan, memakai masker, dan jaga jarak, dan Masyarakat juga harus memastikan kebenaran info virus corona sehingga tidak termakan hoaks.

    Nah, semenjak saat itu pengunjung dan Omzet penjualan di Pasar tersebut menurun sangat signifikan mencapai 50% bahkan lebih, sebagaimana dari hasil wawancara dengan salah satu pedangan disana mengatakan bahwa para pembeli yang biasanya datang sehari sekali, kini hanya datang 3 Hari Sekali bahkan lebih.

    "Selama masa pandami, pengunjung dan pendapatan kami sangat menurun drastis, bahkan kami pedagang untuk membeli beras aja susah, karena sebelum masa pandami, biasanya kami laku 1 juta perhari kini berubah drastis menjadi Rp.300 ribu perhari bahkan dibawahnya," Begitulah kata salah satu pedagang, Jahrudin, yang berjualan Sayur di Pasar Tradisional Peureulak, Kamis (27/11/2020).

    Namun penurunan pengunjung di pasar tradisional Kota Peureulak bukan tampa alasan, karena tak sedikit bahkan banyak dari pengunjung/pelanggan yang menerapkan social distancing atau penjagaan jarak sosial agar tidak mengunjungi tempat keramaian salah satunya pasar tradisional di peureulak, sebagaimana hasil wawancara dengan salah satu pengunjung.

    "Ya begitulah mas, takut sih takut, tapikan hidup dan mati di Tuhan, namun kita hanya mampu mencegah dengan cara-cara yang dianjurkan oleh pemerintah agar tidak tertular juga untuk membantu pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona. Ya... Mudah-mudahan masa pandami ini cepat berakhir agar kami masyarakat bisa beraktifitas normal kembali. Kata Maulidin saat yang berhasil diwawancarai saat mengunjungi pasar tradisional kota Pereulak.

    Para pedangang juga sangat berharap kepada pemerintah Aceh Timur agar membantu permasalahan mereka yang dihadapi saat ini supaya pengunjung kembali ramai dan mereka bisa menghidupi kebutuhan keluarganya mengingat selama masa pandami Covid19 ini Omzet para pedagang di Pasar Tradisional tersebut menurun sangat drastis. Harap para pedagang pasar tradisional baru kota Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. (Edo)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
  • Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
  • Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
  • Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    03 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    04 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    05 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    06 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    07 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    08 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    09 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    10 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    11 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    12 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    13 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
    14 Polres Dumai dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Perkuat Sinergi Melalui Kerja Sama Kampus Anti Kejahatan dan Program Green Policing
    15 Pelaku Penganiayaan Istri di Pasaman Barat Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara
    16 Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
    17 Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
    18 Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
    19 Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
    20 Atlet Terbaik Kickboxing Bengkalis Raih Medali Emas di SSS Pekanbaru
    21 Weekend Aman dan Lancar, Polantas Karib Intensifkan Patroli di Jalan Protokol dan Jalur Tol
    22 Respon Cepat, Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Empat Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama Di Air Bangis
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com