Minggu, 26 Juni 2022

 
Jalan Peureulak Peunaron Rusak Parah, Kontraktor Pelaksana Segmen 1 di Tuding Warga Lemot
Senin, 28 Februari 2022 - 15:32:09 WIB

TERKAIT:
   
 

SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Jalan Ranto Peureulak - Peunaron rusak parah, para pengguna jalan kesulitan saat melintasi maupun mengangkut barang hasil pertanian.

Pasalnya, pelaksana proyek multiyears di segmen 1 yang dikerjakan PT.Kubota Internasional Kontraktor dinilai lelet oleh warga setempat, padahal masa pekerjaan telah turun kontrak sejak bulan November 2021 lalu.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Heriansyah salah satu sopir L300 kepada awak media, sangat kesulitan saat melintas jalan tersebut karena penuh dengan lumpur. Ujar Ardiansyah dengan rawut wajah penuh kesal dan kecewa akibat jalan rusak parah, Minggu (27/02/2022).

Sementara tokoh masyarakat Serbajadi , Bukhari mengkritik leletnya pengerjaan proyek segmen 1 sudah berjalan beberapa bulan, namun progres nya sangat lambat.

"Pekerjaan proyek segmen 1 sangat lambat dan lelet, seharus nya sepanjang jalan yang rusak sudah bisa di perbaiki tidak seperti kita lihat hari ini,” cetus Bukhari.

Bukhari juga menuturkan, akibat jalan terlambat di kerjakan, kondisi jalan mengalami rusak parah dan berlumpur, sehingga pengguna jalan sulit melintasi.

“Akibat pihak perusahaan lambat dalam bekerja dan dinilai tak profesional, saat turun hujan seperti ini jalan di penuhi lumpur dan sulit dilewati, jangankan membawa barang, orang saja susah melintasi nya bahkan banyak terjatuh,” ujar Bukhari.

Sementara sumber lain yang minta nama nya tidak dipublikasikan juga menyoroti pekerjaan proyek multiyear yang dikerjakan PT. Kubota Internasional Kontraktor yang dikerjakan sangat lambat atau capaian progres sangat rendah, dua bulan lebih untuk penggalian dan timbunan saja belum selesai.

Pekerjaan sangat lambat atau capaian progres nya sangat rendah, sudah dua bulan masa tutun kontrak, namun untuk item pekerjaan penggalian dan timbunan saja belum selesai, tuding sumber tersebut.

Sumber juga mengungkapkan jenis batu timbunan pilihan atau urfile yang digunakan untuk penimbunan jalan sangat diragukan kualitasnya, diduga material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi, bedasarkan informasi material urfile digunakan material dari usaha galian C daerah Alue Bue Peureulak Barat.

Dimana diketahui material di daerah Alubue banyak mengandung tanah, juga campur unsur kapur nya sangat tinggi. sebut nya.

“Lebih heran lagi, kejadian longsor di Desa Bhom Lama akibat di guyur hujan pada hari Sabtu (26/02/2022), pihak PT.Kubota tidak ada perhatian untuk memperbaiki jalan yang longsor, padahal itu wilayah kerja mereka,” Cetusnya.

Pihak PT.Kubota Internasional Kontraktor melalui Manager K3, Nasir, Mengatakan mengatakan keterlambatan pekerjaan jalan segmen 1 seluas 43 km disebabkan faktor cuaca dan keberadaan pipa milik PDAM yang di tanam di badan jalan.

“Keterlambatan pekerjaan karena faktor cuaca sering turun hujan sehingga kita mengalami kendala,” jelas Nasir kepada awak media saat di temui di salah satu Caffe di Idi Rayeuk, Sabtu (26/02/2022).

Lanjutnya, Selain faktor cuasa, keberadaan pipa PVC milik PDAM yang ditanam di badan jalan menjadi salah satu hambatan yang cukup besar. Terang Nasir.

Lebih lanjut Nasir menjelaskan, pihaknya sudah menurun 4 alat berat yang kita kerjakan secara paralel untuk menggenjot pekerjaan.

Untuk mensafeting, kita menurun 4 alat berat jenis greder untuk mempercepat pekerjaan, 2 unit dibawah 2 unit lagi di atas.

Menurut Nasir, dari 43 km luas penanganan dengan total nilai kontrak 140 milyar, dari 9 km – 30 km dalam bentuk pekerjaan pemeliharaan, sedangkan pekerjaan rekon dari 30 km sampai 43 km.

“Terkait material batu pilihan/urvile yang dituding tidak memenuhi uji lab, pihak dinas sudah melakukan uji lab, dari uji tersebut CBL 27 dari 20 yang di izin kan,” kata Nasir.

Ia menambahkan, jika cuaca mendukung, kita targetkan November 2022, pekerjaan sudah siap.

Editor: Edo



 
Berita Lainnya :
  • Jalan Peureulak Peunaron Rusak Parah, Kontraktor Pelaksana Segmen 1 di Tuding Warga Lemot
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved