Aktivitas Tambang Di Kuansing Tertimbun Longsor Galian Tambang Emas Ilegal
Minggu, 28-08-2020 - 21:23:36 WIB 👁 88998

TERKAIT:
 
  • Aktivitas Tambang Di Kuansing Tertimbun Longsor Galian Tambang Emas Ilegal
  •  

    SERGAPONLINE.COM TALUK KUANTAN-Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau Hingga saat ini belum juga bisa ditertibkan sehinggga menelan korban.

    Peristiwa itu terjadi di Desa Serosa, Kecamatan Hulu Kuantan, Jum'at (28/08/2020) sore ketika ke 6 korban sibuk bekerja, akibatnya 6 orang meninggal dunia tertimbun reruntuhan tanah galian sedalam lebih kurang 10 meter tersebut.

    kejadian bermula diketahui oleh 2 orang rekannya kembali kelokasi PETI setelah pulang membeli roti keluar, setelah sampai di tempat kejadian, kedua rekannya tersebut kaget dan memberitahukan kepada satu rekan nya lagi sebagai juru masak yang berada di barak.

    Tau akan hal itu, dengan melibatkan warga sekitar lansung melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat (escavator), setelah melakukan pencarian lebih kurang 2 jam akhirnya keenam korban berhasil di evakuasi dan dilarikan ke RSUD Teluk Kuantan guna melakukan otopsi.

    Setelah lakukan otopsi oleh pihak RSUD lebih 5 jam di ketahui identitas korban CP(30) Warga bangko kabupaten merangin Jambi, PL(35) warga bangko, AD(35) Warga bangko, PT(50) Warga Pati jawa tengah,  TMB(40) warga Pati, dan NP(32) warga Pati, dan keenam sudah dipulangkan ke kampung halaman nya masing-masing pukul 05:00 Wib Sabtu, 29 agustus 2020.

    Atas kejadian tersebut mendapat kritikan dari Pemuka masyarakat Kuansing Ir.Mardianto Manangi.MT.IAP, yang mana Aparat penegak Hukum jangan bermain mata dengan kejadian seperti ini.

    " yang jelas ini adalah kerja yang tidak benar, lalu terjadi musibah yang seperti itu harus ditindaklanjuti, siapa yang punya, apakah oknum yang punya itu harus ditindaklanjuti, kemudian yang korban itu bukan orang kita, yang hancur ya kampung kita, siapa yang rugi, ya tentunya masyarakat kita, yang tidak bisa lagi menikmati kekayaan negeri kita," ujar Mardianto.

    Selanjutnya Mardianto Manan menjelaskan perlunya keseriusan aparat penegak hukum dalam menanggapi hal yang seperti ini, dan ini merupakan Aparat dan pemerintah itu tidak dihargai oleh warga setempat lagi, karena adanya kongkalikong antara Aparat dengan masyarakat, hari ini di tangkap besok bermain lagi.

    " Yang jelas kejar pemilik nya, apakah itu oknum kepolisian kah, atau aparat pemerintah, kalau seandainya itu oknum kepolisian berehentikan sebagai polisi, atau kalau seandainya aparat pemerintah berhentilah mereka sebagai ASN," ujarnya

    Karena menurutnya, mulai dari Kuantan hingga ke kabupaten Inhu masyarakat resah akan tercemarnya aliran sungai, bahkan menurut nya, untuk melaksanakan pacu jalur saja susah, sementara tidak perbuatan selama ini.

    " jangan-jangan ada aparat yang bermain mata, karena tidak ada yang tidak bisa dilakukan tentang penertiban itu, sepanjang aparat itu serius dengan pemerintah, karena tidak ada yang tidak bisa dibasmi di daerah yang sudah kacau seperti itu, kalau memang serius melakukan itu, tidak ada yang tidak bisa," tutupnya ***(Tim FPII Kuansing)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  • Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
  • Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    03 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    04 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    05 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    06 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    07 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    08 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    09 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    10 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    11 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    12 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    13 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    14 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    15 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    16 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    17 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    18 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    19 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    20 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    21 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    22 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com