Masyarakat Lokop Kecewa, Proyek Multiyears Dibatalkan Oleh DPRA, Ada Apa?
Jumat, 24-07-2020 - 23:00:19 WIB 👁 55920

TERKAIT:
 
  • Masyarakat Lokop Kecewa, Proyek Multiyears Dibatalkan Oleh DPRA, Ada Apa?
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Masyarakat lokop Bukhari MH, menyatakan tidak setuju dengan keputusan DPRA yang telah membatalkan proyek multiyears terkait pembangunan jalan antar kabupaten yang ada di 9 kabupaten kota yang sudah disahkan dalam APBA 2020.

    “kami atas nama masyarakat lokop tidak setuju dengan pembatalan proyek multiyears karena hal ini menyangkut dengan perekonomian rakyat yang harus diutamakan,” ungkap Bukhari, Jum'at (24/07/2020).

    Masyarakat lokop, memohon kepada DPRA agar dapat melihat jalan masyarakat lokop sekmen gayo lues  yang begitu hancur dan masyarakat lokop sudah bertahun- tahun menunggu dan ber harap agar jalan tersebut dapat di bangun pada tahun 2019 yang lalu namun sampai hari ini jalan tersebut bukan malah di bangun bahkan jalan tersebut malah tambah hancur dan terdengar kabar di beberapa media online DPRA membatalkan proyek multiyears dan apa bila semua itu benar, maka ini sangat menyakitkan bagi masyarakat lokop selaku rakyat kecil di daerah pedalaman aceh timur karna dari tahun ke tahun jalan tersebut tidak pernah di bangun dengan maksimal oleh pemerintah provinsi aceh, dan apa bila proyek pembangunan jalan ini juga di batalkan  maka kami selaku masyarakat kecil tidak akan pernah berharap lagi kepada wakil rakyat dan pemerintah aceh dibidang pembangunan apapun kata bukhari dengan nada kesal.

    “DPRA  tidak melihat kondisi. Tapi melihat dari sisi proyek, menurut masyarakat itu salah. Masyarakat mohon tidak dilihat dari sisi proyeknya, tapi peruntukkannya karena pembangunan jalan Peureulak-Lokop-Batas Gayo Lues, sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karna jalan tersebut adalah urat nadi masyarakat, jadi kita ber harap kepada DPRA agar berpihak kepada masyarakat,” ungkap Bukhari salah satu tokoh masyarakat lokop.

    Bukhari mengharapkan kepada DPRA agar dapat melihat proyek multiyears ini dari sisi manfaatnya yang sangat dibutuhkan dan dinantikan oleh  masyarakat dan kalau pembangunan jalan ini panjang maka harus multiyears, kalau pendek maka bisa sekaligus. Ini kan kebijakan daerah/ Gubernur Aceh. Jadi, siapapun Gubernurnya, harus membangun jalan ini dengan baik,” harap Bukhari.

    Di Aceh timur , kata bukhari, pembangunan jalan yang termasuk proyek Multiyears yaitu ruas jalan Peureulak-Lokop-Batas Gayo Lues, kata bukhari, saat ini masyarakat lokop harus menempuh perjalanan jarak 100 km jika hendak turun ke Peureulak/ke Kota kabupaten dengan kondisi jalan rusak parah, dan sulit untuk dilalui, bahkan saat musim penghujan jalan dan jembatan rawan putus, dan longsor.

    Bahkan, Beberapa bulan yang lalu Bupati Aceh timur mengaku sudah memohon kepada Gubernur Aceh, agar UPTD cabang PUPR Aceh yang di Langsa dapat dipindahkan ke Idi Aceh Timur, agar focus merawat dan memperbaiki ruas jalan Peureulak-Lokop-Gayo Lues yang rawan longsor dan rusak.

    “Kami masyarakat lokop tidak setuju dengan keputusan DPRA yang ingin membatalkan proyek multiyears dan kami masyarakat lokop sangat mengharapkan pembangunan jalan lokop-gayo lues dapat di bangun dengan secepatnya agar  perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik dan dapat dimanfaatkan secara maksimal, tutup Bukhari". (Rls/edo)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com