Masyarakat Komplin Pekerjaan PT.Pertagas Yang Terkesan Asal Jadi
Minggu, 07-06-2020 - 16:34:45 WIB 👁 67067

TERKAIT:
 
  • Masyarakat Komplin Pekerjaan PT.Pertagas Yang Terkesan Asal Jadi
  •  

    SERGAPONLINE.COM SIAK -   Tahun 2019 silam Pemerintah Kabupaten Siak bersama pihak PT. Pertamina Gas (Pertagas) melakukan perencanaan untuk pembangunan pipa gas sepanjang 68 kilometer menuju Kawasan Industri Buton (KITB) dan BOB (Badan Operasi Bersama) Siak dari titik SV 1401 TGI Jambi kepada Pemkab Siak .

    Dalam rancangannya PT Pertagas akan membangun pipa gas sepanjang 68 Kilometer menuju BOB Siak dan juga ke KITB. Total investasi yang akan tertanam berkisar USD 19 juta Rp.200 Miliar lebih dengan Rp13.000/USD.

    Pekerjaan ini diperkirakan  memakan waktu selama tujuh bulan. Rancangan Jalur pembangunan pipa ini akan melewati 14 Desa yang ada di wilayah Kabupaten Siak.

    Keuntungan adanya pembangunan pipa gas ini pihak BOB akan bisa menghemat kos operasionalnya berkisar 70 persen dari sebelum mengunakan gas. Kemudian KITB juga akan mendapatkan terfasilitasi pipa gas .

    Dari hasil pantauan dan liputan dilapangan,  FPII Setwil Riau bersama sekretaris DPW LSM Team Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN RI),  menemukan banyaknya kejanggalan-kejanggalan pembangunan pipa gas yang berada di kabupaten Siak  tepatnya dikecamatan Dayun .

    Wakil ketua FPII Setwil Riau,Daniel L Gultom dalam pernyataan nya menuturkan, "Pelaksanaa pembangunan pipa gas  PT Pertamina Gas ( Pertagas ) dimana awal pengerjaannya dimulai kurang lebih 2 bulan silam, yang dikerjakan 2 perusahaan yaitu PT PDC dan PT CKPM mengundang banyak folemik dari masyarakat luas khususnya yang kena dampak tersebut,

    Salah satu komentar masyarakat ( berinisial X )  yang terkena dampak dari pengerjaan pembangunan pipa gas tepatnya di desa Maredan mengeluhkan sikap dan perilaku kontraktor pelaksana dimana aktifitas alat berat yang melakukan pengalian tanah berserakan dijalan sehingga menganggu penguna jalan." tutur pak Daniel

    Hal senada juga disampaikan Nainggolan dan 2 masyarakat, pada saat ditemukan dilapangan sedang berdebat bersama Budi Barus, humas PT PDC dalam keterangan Nainggolan sangat menyesalkan kontraktor pelaksana pembagunan pipa gas dimana dengan semena-mena pihak kontraktor melakukan penumbangan beberapa batang pohon kelapa sawit tanpa kordinasi atau pemberitahua  terdahulu kepada masyarakat.

    " Memang benar kami menanam pohon kelapa sawit beberapa pohon terkena tanah Pemda, namun perlu kami jelaskan juga bahwa dahulu sebelum kami memakai lahan Pemda untuk menanam beberapa pohon kelapa sawit kami banyak mengeluarkan biaya pak, yaitu biaya penimbunan atas tanah Pemda tersebut,  adapun biaya penimbunan tanah, Pengerasan, ngimas, nanam,memelihara tanaman, sebab tanah Pemda tersebut dulunya hanya rawa-rawa yang digenanggi air." tegas Nainggolan dan kawan-kawan dengan kesak.

    " Dan kami akan buat laporan pengerusakan jika tidak ada etika baik dari Perusahaan tersebut." tegasnya lagi

    Nainggolan menambahkan," Kami mohon juga melalui Budi Barus agar perusahaan mereka dapat memberikan ganti rugi atau istilahnya sagu hati dalam waktu dekat ini.   Nainggolan mengharapkan agar perusahaan memiliki hati nurani dan jangan hanya mau untung besar saja tanpa menghiraukan kami masyarakat kecil ini." ungkapnya.

    Suara sumbang kekecewaan pun terdengar dari Suyadi dan Sutiman masyarakat km 73 dimana sejak adanya proyek pipa gas masyarakat yang tinggal di RW 15 Dayun dengan jumlah penduduk kurang lebih 50 kepala keluarga dan status mata pencaharian bertani dan usaha keluarga mencetak batu batu kini mengeluhkan kondisi akses jalan kekampung mereka, Pasalnya 1 hari sebelum lebaran dengan adanya galian pipa gas tersebut jalan menuju kampung mereka rusak parah bahkan sampai saat ini tidak adanya itiked baik kontraktor untuk memperbaiki jalan tersebut,Suyadi dan Sutiman juga mengharapkan kepada Camat Dayun agar dapat memperhatikan mereka untuk melakukan kordinasi kepada pihak pelaksana proyek, tutur mereka .

    Dari pantauan FPII Setwil Riau dilapangan, kondisi jalan di sepanjang pasar Dayun juga mengalami rusak parah, bahkan hampir tidak bisa dilewati mobil akibat  jalan menjadi berlumpur.

    Hal senada juga disampaikan Suriani Siboro ( sekretaris DPW Riau TOPAN RI ) keluhan dari masyarakat Dayun akibat ulah semena - mena PT PDC dan PT CKPM selaku pelaksana proyek yang telah mengabaikan keluhan masyarakat terkait perusakan jalan, penebangan tanaman sawit masyarakat, DPW TOPAN RI Riau dalam waktu dekat akan melakukan kordinasi kepada Camat Dayun untuk minta Camat agar pro masyarakat dan bukan pro perusahaan.

    Lanjut Suriani Siboro "Dalam waktu dekat ini DPW LSM TOPAN RI Riau dan Forum Pers Independen Indonesia (FPII) akan segera menyurati ke 2 perusahaan tersebut untuk mempertanyakan status proyek tersebut yang tidak memiliki papan proyek pengerjaan, Bahkan kuat dugaan saya dengan tidak terpasangnya papan proyek ada indikasi pengelabuan status proyek dan tidak ada transfaransi anggaran  tersebut,"tegasnya

    Ditempat terpisah dari semua keluhan masyarakat yang ditemukan TIM FPII Setwil Riau bekerjasama dengan DPW TOPAN RI Riau Tim berhasil bertemu Budi Barus salah satu Pengawas lapangan, saat ditemui TIM berusaha berkelit dan menutupi perusahaan pelaksana proyek tersebut, bahkan dengan kakunya Budi Barus berusaha berkelit memgatakan bahwa ia tidak memiliki kewenagan berbicara dalam pengerjaan proyek tersebut takut salah ngomong.
    " Maaf saya tidak berwenang untung berbicara tentang proyek ini takut salah ngomong." keluhnya seperti ketakutan.

    Ditanya TIM siapa yang berkompeten dalam pelaksanaan proyek, Budi Barus menyebutkan, "Silahkan bapak ibu kordinasi kekantor yang berada di km 65  tanya pak Asrul atau pak Alek." tutur nya.

    Ketika Tim mempertanyakan dimana alamat kedua kantor perusahaan tersebut, lagi-lagi Budi  Barus enggan menjawab dan berusaha mengalihkan pembicaraan, namun dengan pertanyaan yang bertubi tubi akhirnya Budi Barus pun mengatakan," Kantor kami di pekanbaru,Silahkan aja datang kesana, atau beri saya waktu untuk koordinasi dengan pak Asrul dan pimpinan lainnya." mohonya.


    FPII SETWIL RIAU
    No, 0823-8872-9254
    No, 0812-7590-7344



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
  • Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
  • Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
  • Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    03 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    04 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    05 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    06 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    07 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    08 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    09 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    10 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    11 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    12 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
    13 Polres Dumai dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Perkuat Sinergi Melalui Kerja Sama Kampus Anti Kejahatan dan Program Green Policing
    14 Pelaku Penganiayaan Istri di Pasaman Barat Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara
    15 Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
    16 Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
    17 Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
    18 Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
    19 Atlet Terbaik Kickboxing Bengkalis Raih Medali Emas di SSS Pekanbaru
    20 Weekend Aman dan Lancar, Polantas Karib Intensifkan Patroli di Jalan Protokol dan Jalur Tol
    21 Respon Cepat, Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Empat Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama Di Air Bangis
    22 Apresiasi Untuk PT Musim Mas: Kontribusi Nyata Sukseskan HUT RI ke-81 dan Berbagi untuk Para Pejuang Bangsa, Senin 17 Agustus 2026
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com