Puluh" />
Kamis, 07 Juli 2022

 
AIS Law Firm: Kuasa Hukum Tetap BRK Adakan Media Gathering Bank Riau Kepri
Kamis, 03 Maret 2022 - 13:28:06 WIB

TERKAIT:
   
 

SERGAPONLINE.COM PEKANBARU -  Undangan silahturahmi Anang Iskandar syndice. Law firm. PT BRK "Dibuka langsung di bawah Sekretariat  kepala divisi PT. BRK. Edi Wardana,  
Puluhan beberapa Wartawan memenuhi undangan silahturahmi. Anang Iskandar syndice (AIS) selaku Law firm Bank Riau Kepri. Pertemuan cukup singkat ini,
hanya diisi dengan bincang-bincang soal tugas dan perannya selaku pengacara.

"Kegiatan tersebut dilangsungkan di Balai Dang Merdu Lantai IV Bank Riau Kepri, Jalan Jenderal Sudirman,  Pekanbaru, pada Rabu ( 02/03/2022). Tiga law firm BRK yang hadir yakni, Rini Prihandayani, SH. Jarot Maryono, SH MH serta Farid Fathur Fahrudin.

"Kami dari AIS Law Firm merasa sangat terhormat dapat bersilaturahmi dengan rekan-rekan wartawan di Kota Pekanbaru-Riau dalam acara konferensi pers yang sengaja kami buat untuk memperkenalkan AIS Law Firm, " ucap Rini Prihandayani.

Kata Rini, AIS Law Firm berkantor di Jakarta, merupakan pengacara tetap  Bank Riau Kepri sesuai dengan masa perjanjian kerjasama yang tertuang dalam surat Nomor: 057/PKS/2021 dan Nomor: 133/PJPT-AIS/XI/2021.

"Ujarnya, sejak awal berdiri AIS Law Firm sudah menangani masalah-masalah perbankan, masalah ketenagakerjaan, masalah pertanahan, hubungan industri, perceraian dan masih banyak lainnya yang tidak mungkin disebutkan satu persatu dengan detail.

Kemudian, Rini juga menyampaikan dengan tegas akan melakukan pendampingan hukum terhadap pemberitaan negatif Bank Riau Kepri (BRK) yang mengandung unsur fitnah, pencemaran nama baik, serta merugikan kliennya.

"Untuk hal yang satu ini, AIS juga sudah melakukan kordinasi dengan Dewan Pers mengenai mekanismenya," ujarnya

"pada dasarnya, mereka sangat paham, wartawan Indonesia harus segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa.

Setiap berita yang keliru, sebut nya lagi, ada hak jawab dan hak koreksi merupakan suatu langkah yang dapat diambil oleh pembaca karya Pers Nasional apabila terjadi kekeliruan pemberitaan, utamanya yang menimbulkan kerugian bagi pihak tertentu. Bila hak jawab ini tidak dilayani oleh pers, maka perusahaan pers dapat dipidana.

"Nah, disinilah peran kami sebagai kuasa hukum Bank Riau Kepri jika nanti terjadi hal-hal serupa kepada BRK" tegasnya Rini.

Sebagai informasi, AIS juga sudah melakukan investigasi terhadap aksi demo yang dilaksanakan di Jakarta oleh oknum pemuda atau mahasiswa Riau. Ternyata aksi-aksi demo yang dijalankan di Jakarta bukan dari pemuda atau mahasiswa Riau dan kami akan menindak lanjuti dengan pelaporan karena sudah menyangkut tindak pidana.

Begitu juga dengan yang baru-baru terjadi, terkait beredarnya dokumen intern AIS dan BRK soal kerjasama soal besaran harga pengacara yang fantastis dan lainnya, " Kami akan menindaklanjuti adanya dokumen-dokumen milik kami AIS dan BRK yang beredar tadi dan itu jelas melanggar UU ITE," 1. Pasal 27 Ayat 3. Penyebarluasan informasi elektronik yang berisikan pencemaran nama baik dan fitnah. 2. Pelanggaran pasal 310 KUHP. ( pencemaran nama baik ). Pasal 311 KUHP ( Fitnah ) ucapnya.

"Kami yakin, teman-teman insan pers yang hadir dalam kesempatan ini merupakan mitra terbaik Bank Riau Kepri yang turut mendukung konversi Bank Riau Kepri menjadi Bank Umum Syariah. Insya Allah dengan Kerjasama yang baik kami dan kawan - kawan media semua ke depan BRK jauh lebih baik dan kuat. tetap menjaga protokol kesehatan ( Prokes )," ujarnya.


Editor:  Jasril Chaniago



 
Berita Lainnya :
  • AIS Law Firm: Kuasa Hukum Tetap BRK Adakan Media Gathering Bank Riau Kepri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved