Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) kembali menggelar pertemuan dengan Perusahaan dan para pengusaha pengumpul kelapa y" />
 
 
Sempat Batal,
Pemkab Inhil Kembali Gelar Pertemuan Dengan Perusahaan dan Pengumpul Kelapa
KAMIS, 05-07-2018 - 22:12:44 WIB 👁 16362

TERKAIT:
 
  • Pemkab Inhil Kembali Gelar Pertemuan Dengan Perusahaan dan Pengumpul Kelapa
  •  


    SERGAPONLINECOM INHIL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) kembali menggelar pertemuan dengan Perusahaan dan para pengusaha pengumpul kelapa yang sempat dibatalkan beberapa waktu lalu, Tembilahan, Rabu (4/7/2018) malam.

    Pertemuan ini mengagendakan pembahasan tentang stabilitas harga kelapa yang dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir sempat menyentuh titik terendah.

    "Kami sengaja mengundang Perusahaan dan para pengusaha pengumpul kelapa untuk berdiskusi karena beberapa bulan terakhir harga kelapa sempat anjlok dan menimbulkan keresahan di tingkat petani," kata Bupati, di Kantor Bupati Inhil.

    Bupati menyebutkan, pertemuan juga ditujukan untuk mencari solusi ihwal harga kelapa yang cenderung fluktuatif sehingga kedepan harga kelapa tidak lagi menjadi kekhawatiran bagi para petani dan dipolitisasi dengan dijadikan 'komoditas' politik.

    "Kenapa Harga kelapa menjadi suatu hal yang penting bagi kami Pemerintah Kabupaten Inhil. Hal ini dikarenakan mayoritas masyarakat Inhil berprofesi sebagai petani, sektor perkebunan kelapa merupakan tumpuan dari hampir 70 persen masyarakat petani," pungkas Bupati.

    Dalam pertemuan, baik pihak Pemerintah Kabupaten Inhil, perusahaan dan  pengusaha kelapa mengidentifikasi beberapa persoalan yang tengah dihadapi sektor perkebunan kelapa Inhil, mulai dari hulu hingga hilir.

    Dari hulu sektor perkebunan kelapa, diketahui jumlah kebun kelapa tua dan rusak, kerusakan infrastruktur perkebunan, minimnya penggunaan teknologi dan bibit unggul masih menjadi problema yang belum terpecahkan hingga saat ini.

    Berbicara hilir sektor perkebunan kelapa Inhil, selain harga kelapa yang cenderung fluktuatif, terdapat juga beberapa masalah yang terjadi, yakni diversifikasi produk turunan kelapa yang masih kurang dan pemanfaatan hasil lain dari kelapa, seperti air kelapa, sabut dan tempurung yang belum optimal.

    *Home Industry, Solusi Hilir Sektor Perkebunan Kelapa*

    Mengerucut pada persoalan minimnya diversifikasi produk turunan kelapa, dalam forum pertemuan, Pemerintah Kabupaten Inhil kembali menyampaikan, solusi konkret dari persoalan tersebut, ialah pengembangan industri skala rumah tangga atau home industry.

    Terkait rencana kebijakan pengembangan industri skala rumah tangga ini, Bupati Inhil mengatakan, Pemerintah Kabupaten Inhil akan menambah anggaran untuk mengadakan pelatihan terhadap masyarakat petani.

    "Untuk pelatihan ini, kami sudah melakukan komunikasi dengan Profesor Wisnu Gardjito, ahli kelapa dunia asal Depok. Beliau sepakat untuk menggelar pelatihan bulan depan," ungkap Bupati.

    Setelah pelatihan dilaksanakan, Bupati mengungkapkan, langkah selanjutnya yang akan ditempuh adalah pembentukan kelompok - kelompok home industry yang mencakup daerah - daerah sentra produksi kelapa di Kabupaten Inhil serta pengadaan peralatan mesin pengolah kelapa.

    "Nah, saat semua langkah ini direalisasikan, kita berharap kelompok - kelompok home industry ini dapat memproduksi sendiri barang jadi berbahan baku kelapa yang memberikan nilai tambah bagi komoditas kelapa kita dan meningkatkan pendapatan masyarakat petani," papar Bupati.
    (Adv)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  • Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
  • Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    03 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    04 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    05 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    06 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    07 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    08 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    09 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    10 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    11 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    12 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    13 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    14 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    15 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    16 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    17 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    18 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    19 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    20 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    21 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    22 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com