Tak Terima Diberitakan,
Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar Muhamad, Bungkam dan Kebakaran Jenggot
Rabu, 30-10-2019 - 22:37:36 WIB 👁 105144
Muhamad (Kepala Inspektorat Kampar)
TERKAIT:
 
  • Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar Muhamad, Bungkam dan Kebakaran Jenggot
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Tak terima diberitakan, Kepala Inspektorat bukam dan gagal paham, sehingga meng intervensi/intimidasi Wartawan.

    Dalam menjalankan tugas pokok sebagai kontrol sosial publik tentu pelaku pekerja Pers/Media Wartawan dilindungi Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dimana ketentuan Pasal 4 ayat 3 Undang-undang pokok Pers, Wartawan berhak mencari, memproleh, menyimpan serta menyebarluaskan temuan yang dihimpunnya.

    Berawal sebuah pemberitaan salah satu Media terkait status terperiksanya Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar oleh lembaga Tipikor pada Kepolisian Polres Kampar, justru berita informasi yang dipublish Wartawan melalui sarana media Pers (Tribunsatu.com)  dengan topik judul berita, " Diduga Oknum Kepala Inspektorat Kampar Diperiksa Polisi Atas Laporan Penggelapan "

    Tanpa merubah sedikitpun berita awal yang di kutipnya dari media Nasional, namun konyol oknum Kepala Inspektorat Kampar bernisial "M," terkesan bungkam dan kebakaran jenggot terhadap judul berita yang di tulis media Pers Tribunsatu.com.

    Dengan tidak terima terhadap judul berita yang dimuat media, lantad M (Kepala Inspektorat) Kabupaten Kampar mengundang Redaksi Tribunsatu.com di kantor Diskominfo Kampar, Selasa (29/10/2019).

    Dalam pertemuan, Redaksi Tribunsatu.com didampingi rekan seprofesinya dari berbagai media Pers tingkat lokal dan nasional yaitu, Redaksi Borgol (Suryani Siboro), Redaksi Riau Investigasi, Dnews Radio Jakarta (Ismail Sarlata), Redaksi Sergap Online (Hadiriku), Redaksi Riau Kontras (Emos Gea) dan puluhan Wartawan media lainnya.

    Dalam pertemuan, Muhamad selaku Kepala Inspektorat Kampar bukannya memberi hak jawab ataupun hak koreksi terhadap berita, justeru Muhamad mengintervensi Redaksi Tribunsatu.com dengan pernyataan-pernyataan yang menyudutkan dan pertanyaan yang tak ubahnya seperti penyidik/petugas Polri saat meminta keterangan seseorang untuk di BAP (Berita Acara Pemeriksaan), serta bertindak sebagai Ahli Bahasa yang memberikan keterangan didalam persidangan.

    Bukan itu saja, Muhamad yang dinilai kurang terdidik itu meminta Redaksi Tribunsatu.com meminta maaf kepihaknya Muhammad, tanpa melalui proses Hak Jawab dan Koreksi yang diberikan kepada Redaksi.

    Tidak terima tindakan kesewenangan (intervensi/intimidasi) Muhamad terhadap karya Jurnalis tersebut, pukuhan Wartawan yang hadir dalam pertemuan justeru menyerang balik dengan mencecar pertanyaan terkait aturan UU Pers Nomor 40 tahun 1999 serta 11 Kode etik Wartawan yang diulas langsung oleh Redaksi Riau Investigasi dan Reporter Dnews Radio Jakarta (Ismail Sarlata) yang menduga secara gamblang jika Kepala Inspektorat Kampar dinilai sudah miring alias gagal paham memaknai judul berita media Pers.

    Sebab Menurut Ismail, kapasitas Kepala Inspektorat terkait karya yang dihasilkan Wartawan atau media, mengajukan "Hak Jawab, dan Hak Koreksi" bukan mengintervensi karya Jurnalis/Wartawan.

    Dengan tegas Ismail Sarlata (Redaksi Riau Investigasi) mengingatkan Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar, Muhamad, jika yang  menilai salah tidaknya suatu judul berita termasuk isi kemasan berita yang dimuat perusahaan media Pers ada di lembaga tertinggi Pers (Dewan Pers) sesal Ismail Sarlata menjawab sikap arogansi Kepala Inspektorat Kampar agar tidak gagal paham lagi terhadap karya tulis Wartawan.

    Akui Ada Temuan BPK, Tak tahan terhadap kejaran pertanyaan yang para kuli tinta, Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar akhirnya mengakui kebenaran sejumlah temuan BPK RI terkait BLUD RSUD Bangkinang atas ketedoran laporan keuangan bendahara yang berpotensi pada kerugian negara enggan dijelaskan Muhamad (kepala Inspektorat).

    "Saat ini masih di tempuh jalur melalui Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTJM). Artinya, dalam temuan BPK RI ini akan dilakukan pengembalian.

    Saya mengakui adanya temuan BPK RI tentang BLUD RSUD Bangkinang, dan Saya sudah sarankan untuk mengembalikan kerugian keuangan Negara. Bahkan pada saat sekarang ini, yang bersangkutan sudah tidak lagi bertugas sebagai Bendahara" ucap Muhamad.

    Ketika ditanya, sejauh mana perkembangan kasus tersebut, dengan terbata-bata Muhamad menjawab Wartawan, "Kapasitas Inspektorat hanya sebatas pengawasan, untuk tindak lanjutnya, kita serahkan kepada orang yang bersangkutan" kata Muhamad.

    Atas keterangan/pembenaran Kepala Inspektorat Kampar ini, dapat dipastikan adanya peristiwa praktek korupsi, yang mengarah ke oknum Bendahara tersebut untuk diusut tuntas oleh lembaga hukum terkait.

    Untuk  itu, kepada BPK RI agar segera memproses kasus yang sudah menjadi temuan yang mengarah pada kerugian negara tersebut. Jangan sampai dengan tidak terproses kasus korupsi yang luar biasa ini, lantas masyarakat berasumsi lain (negatif) terhadap kinerja BPK RI itu sendiri termasuk kelembaga Kepolisian dan Kejaksaan. ***(tim/red)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com