Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sudah sejak lama berlangsung, tetapi dalam dalam dua tahun terakhir ini dampak dirasa" />
 
 
Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sangat meresahkan warga
Senin, 15-07-2019 - 18:21:12 WIB 👁 60609

TERKAIT:
 
  • Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sangat meresahkan warga
  •  


    SERGAPONLINE.COM BANTAN - Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sudah sejak lama berlangsung, tetapi dalam dalam dua tahun terakhir ini dampak dirasakan semakin membesar. Ratusan meter daratan yang dulunya perkebunan warga kini telah berubah menjadi hamparan pantai. Salah satu Desa yang terkena dampak tersebut adalah Desa Pambang Pesisir yang kini abrasinya sudah hampir mendekati pemukiman warga.

    "Abrasi sudah sangat dekat sekali hanya hitungan puluhan meter saja ke  pemukiman warga," ungkap Kades Pambang Pesisir Pasla saat ditemui media ini. Senin (15/07/19).

    Dikatakan oleh orang nomor satu Desa Pambang Pesisir itu bahwa saat ini yang paling dikhawatirkan oleh masyarakatnya adalah belum maksimalnya penanganan dari pemerintah untuk meredam abrasi di Desanya itu dan mengakibatkan banyak perkebunan warga yang sudah hilang dan sudah menjadi hamparan pantai hingga abrasi itu sudah semakin dekat dengan pemukiman warga.

    "Baru-baru ini sudah ada tinjauan langsung dari team Menko Kemaritiman untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di bagian timur pulau Bengkalis tersebut, ini merupakan angin segar bagi kami dan mudah-mudahan tidak sekedar wacana tapi benar akan terlaksana," ungkap Pasla.

    Lebih lanjut Pasla menceritakan saat ini yang menjadi fokus bagi desanya adalah menyelamatkan Lapangan Bola yang kini telah mulai terkikis oleh amukan gelombang yang terus menerpa wilayah tersebut.

    "Untuk saat ini masyarakat secara bergotong royong untuk membuat pemecah gelombang dengan bahan seadanya untuk menyelamatkan Lapangan bola kaki di Desa kami, karena lapangan bola tersebut merupakan tempat dimana aktifitas bagi masyarakat khususnya pemuda dalam melakukan kegiatan olah raga yang merupakan kegiatan positif bagi para generasi muda di desa kami, jadi ini penting bagi kami untuk menyelamatkannya terlebih dahulu," jelas mantan aktifis itu.

    Pasla juga menjelaskan bahwa dari Pemerintah Daerah memang pernah membuat tanggul pemecah gelombang namun itu sudah hancur akibat gelombang yang terus menerus menerpa bibir pantai tersebut.

    "Pemecah gelombang memang pernah dibangun pada tahun 2013 lalu, namun kini sudah rusak dan selanjutnya dibangun lagi pada tahun 2016 dan kini masih bertahan dan hasilnya pun bagus pantai yang dulu terkikis kini pelahan-lahan tertimbun dengan sendirinya, namun pembangunannya hanya sebagian kecil saja, jika pembangunan ini dilanjut mudah-mudahan abrasi yang mengancam di Desa kami bisa segera dicegah," ungkap Kades Pambang Pesisir itu penuh harap.

    "Semoga apa yang akan dijanjikan pemerintah bisa segera terlaksana, karena jika ini berlarut bukan tidak mungkin 2 atau 3 tahun mendatang pemukiman warga yang ada saat ini bisa sirna akibat abrasi,"tutup Pasla.(fa)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com