Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sudah sejak lama berlangsung, tetapi dalam dalam dua tahun terakhir ini dampak dirasa" />
 
 
Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sangat meresahkan warga
Senin, 15-07-2019 - 18:21:12 WIB 👁 57657

TERKAIT:
 
  • Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sangat meresahkan warga
  •  


    SERGAPONLINE.COM BANTAN - Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sudah sejak lama berlangsung, tetapi dalam dalam dua tahun terakhir ini dampak dirasakan semakin membesar. Ratusan meter daratan yang dulunya perkebunan warga kini telah berubah menjadi hamparan pantai. Salah satu Desa yang terkena dampak tersebut adalah Desa Pambang Pesisir yang kini abrasinya sudah hampir mendekati pemukiman warga.

    "Abrasi sudah sangat dekat sekali hanya hitungan puluhan meter saja ke  pemukiman warga," ungkap Kades Pambang Pesisir Pasla saat ditemui media ini. Senin (15/07/19).

    Dikatakan oleh orang nomor satu Desa Pambang Pesisir itu bahwa saat ini yang paling dikhawatirkan oleh masyarakatnya adalah belum maksimalnya penanganan dari pemerintah untuk meredam abrasi di Desanya itu dan mengakibatkan banyak perkebunan warga yang sudah hilang dan sudah menjadi hamparan pantai hingga abrasi itu sudah semakin dekat dengan pemukiman warga.

    "Baru-baru ini sudah ada tinjauan langsung dari team Menko Kemaritiman untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di bagian timur pulau Bengkalis tersebut, ini merupakan angin segar bagi kami dan mudah-mudahan tidak sekedar wacana tapi benar akan terlaksana," ungkap Pasla.

    Lebih lanjut Pasla menceritakan saat ini yang menjadi fokus bagi desanya adalah menyelamatkan Lapangan Bola yang kini telah mulai terkikis oleh amukan gelombang yang terus menerpa wilayah tersebut.

    "Untuk saat ini masyarakat secara bergotong royong untuk membuat pemecah gelombang dengan bahan seadanya untuk menyelamatkan Lapangan bola kaki di Desa kami, karena lapangan bola tersebut merupakan tempat dimana aktifitas bagi masyarakat khususnya pemuda dalam melakukan kegiatan olah raga yang merupakan kegiatan positif bagi para generasi muda di desa kami, jadi ini penting bagi kami untuk menyelamatkannya terlebih dahulu," jelas mantan aktifis itu.

    Pasla juga menjelaskan bahwa dari Pemerintah Daerah memang pernah membuat tanggul pemecah gelombang namun itu sudah hancur akibat gelombang yang terus menerus menerpa bibir pantai tersebut.

    "Pemecah gelombang memang pernah dibangun pada tahun 2013 lalu, namun kini sudah rusak dan selanjutnya dibangun lagi pada tahun 2016 dan kini masih bertahan dan hasilnya pun bagus pantai yang dulu terkikis kini pelahan-lahan tertimbun dengan sendirinya, namun pembangunannya hanya sebagian kecil saja, jika pembangunan ini dilanjut mudah-mudahan abrasi yang mengancam di Desa kami bisa segera dicegah," ungkap Kades Pambang Pesisir itu penuh harap.

    "Semoga apa yang akan dijanjikan pemerintah bisa segera terlaksana, karena jika ini berlarut bukan tidak mungkin 2 atau 3 tahun mendatang pemukiman warga yang ada saat ini bisa sirna akibat abrasi,"tutup Pasla.(fa)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
  • Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
  • DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
  • Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    03 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    04 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
    05 Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
    06 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    07 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    08 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    09 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    10 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    11 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    12 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    13 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    14 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    15 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    16 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    17 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    18 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    19 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    20 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    21 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    22 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com