Sekda Kampar Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2019
Sabtu, 01-06-2019 - 12:52:02 WIB 👁 42528

TERKAIT:
 
  • Sekda Kampar Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2019
  •  

    SERGAPONLINE.COM BANGKINANG KOTA- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri M.Si Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2019 yang dihadiri Forkopimda dan diikuti oleh seluruh ASN serta TNI di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kampar. Sabtu, (1/6/19)

    Sekda dalam sambutannya saat membacakan pidato dari Plt.Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Hariyono menyebutkan kondisi geografis yang memposisikan wilayah indonesia sebagai negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan “tanah air Indonesia”. Kesatuan gugusan pulau yang berada diantara dua samudera pasifik dan India serta diantara dua benua Asia dan Australia meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan.

    Ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagai mana dalam konsep wawasan nusantara. Di wilayah nusantara tumbuh flora dan fauna yang beragam keragaman secara natural merupakan karateristik dari keindonesian. Demikian pula secara Antropologis dan Sosiologis keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang kita Indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman.

    Pancasila sebagai dasar negara Ideologi Negara dan pandangan hidup bangsa yang gali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugrah yang tiada tara dari tuhan yang maha esa buat bangsa Indonesia walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa Eksistensi Keindonesiaan baik seagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

    Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan keragaman kondisi geografis flora, fauna hingga aspek Antropologis dan Sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang Inklusif. Proses Internalisasisekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus di lakukan dan diperjuangkan secara terus menerus Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan di amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai-nilai Inklusivitas, Toleransi dan gotong royong berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas Nasional dalam wadah dan Slogan Bhinneka Tunggal Ika.

    Dalam kontek itulah, sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memepringati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan pertama kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nila-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar Negara sehingga 2 bangsa nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatukan sebagai satu bangsa sebagi bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah apa yang oleh Bung Karno pernah di sebut “Jas Merah” untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap Idiologi Negara itulah kita mempringati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebangsaan Nasional (National Pride).

    Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan piagam Jakarta oleh penitia kecil tanggal 22 Juni dan pengegasan Pancasila dalam pembukaan UUD 1945 oleh penitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945 jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan demikian kita harapkan perbedaan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak di perlukan lagi yang di perlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan pancasila secara simultan dan terus menerus.

    Kedua dengan merayakan hari lahir pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untk menyosong kehidupan beragama dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai weitstars dinamis bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi depan sebagai energi positif bangsa, pancasila khususnya dalam merealisasi visi dan misi bangsa indonesia.

    Sebagai Negara bangsa yang Inklusif dan tidak Chauvinis di perlukan pengelolahan unit kultural dan unit politik secara dialektis maksudnya keberagaman yang ada secara alami dan kulturan harus di kelola dan di kembangkan untuk membangun taman sari kebudayaan yang memungkinkan semua makluk hidup tumbuh sesuatu dengan Ekosistem yang sehat. Indonesia untuk kita semua dan Pancasila adalah rumah kita semua.

    Untuk itu di perlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling kerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demogratis budaya politik yang dapat menumbuh dan merawat harapan, bukan politik yang menimbulkan ketakutan kita indonesia kita pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa depan sebagai bangsah yang adil dan makmur.
    Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara kosisten merelisasikan Pancasila sebagai dasar negara Ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia kita, kita Pancasila. (Kominfo/HUMAS)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
  • Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
  • DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
  • Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    03 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    04 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
    05 Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
    06 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    07 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    08 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    09 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    10 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    11 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    12 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    13 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    14 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    15 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    16 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    17 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    18 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    19 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    20 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    21 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    22 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com