Jarak Pandang Rendah, Dua Penerbangan dari Jakarta Menuju Pekanbaru Gagal Mendarat
Rabu, 07-10-2026 - 14:08:14 WIB 👁 3245
 |
| Foto : Ilustrasi Pesawat |
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Jarak Pandang Rendah, Dua Penerbangan dari Jakarta Menuju Pekanbaru Gagal Mendarat pai menunda pendaratan demi alasan keamanan dan keselamatan penumpang.
General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad membenarkan adanya gangguan jadwal akibat terbatasnya jarak pandang di landasan pacu. Tingkat visibilitas pada pagi hari itu tercatat menyusut hingga hanya tersisa sekitar 600 meter.
Lion Air Putar Balik dan Citilink Dialihkan
Menyikapi situasi yang berisiko tersebut, pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 292 terpaksa mengambil keputusan return to base (RTB). Pesawat komersial itu memutar balik arah penerbangannya kembali menuju Bandara Soekarno-Hatta.
"Penerbangan Lion Air JT 292 rute Jakarta menuju Pekanbaru mengalami RTB pada pukul 06.44 WIB dikarenakan kondisi cuaca dengan jarak pandang sekitar 600 meter," terang Achmad.
Tidak berselang lama, penerbangan Citilink QG 936 dengan rute yang sama juga terdampak kondisi serupa. Pesawat tersebut sempat berputar-putar di udara saat mendekati wilayah Riau sebelum akhirnya dialihkan pendaratannya (divert) menuju Bandara Hang Nadim Batam pukul 08.04 WIB.
Operasional Bandara Dipastikan Tetap Berjalan
Meski dua kedatangan dari ibu kota mengalami kendala, aktivitas keberangkatan di Bandara SSK II terpantau tetap berjalan tanpa hambatan. Sejumlah penerbangan bernomor keberangkatan IU 919, JT 279, dan QG 937 sukses lepas landas sesuai jadwal awal.
Memasuki pukul 08.20 WIB, tingkat visibilitas mulai berangsur membaik dan menyentuh angka 800 meter. Perubahan cuaca ke arah positif ini memungkinkan armada Pelita Air IP 320 asal Jakarta untuk mendarat dengan selamat pada pukul 08.40 WIB.
Achmad memastikan pihaknya akan terus mengevaluasi perkembangan cuaca di lapangan secara berkala guna menunjang kelancaran lalu lintas udara.
"Saat ini kondisi operasional bandara terus kami pantau dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan," tegasnya. (rls/res)
Komentar Anda :