Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Intervensi Ongkos Angkut dari Daerah Penghasil
Rabu, 07-10-2026 - 13:44:01 WIB 👁 5777
Foto : Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin saat mengunjungi salah satu pasar di pekanbaru
TERKAIT:
 
  • Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Intervensi Ongkos Angkut dari Daerah Penghasil
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menyiapkan sejumlah langkah untuk mengendalikan kenaikan harga cabai yang terjadi akibat terbatasnya pasokan. 

    Salah satu upaya yang tengah didorong yakni, mengusulkan dukungan pembiayaan transportasi cabai dari daerah penghasil menuju Pekanbaru melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, langkah tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi yang disiapkan pemerintah untuk menekan tingginya biaya distribusi cabai.

    Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru saat ini tengah memastikan kebutuhan cabai di Kota Bertuah. Data tersebut nantinya menjadi bahan pengajuan kepada Bapanas agar biaya transportasi dari daerah penghasil menuju Pekanbaru dapat ditanggung.

    "Kita juga sudah rapatkan tadi pagi. Teman-teman dari Dinas Ketahanan Pangan sedang memastikan kebutuhan-kebutuhannya untuk bisa nanti mengajukan kepada Bapanas agar bisa dilakukan subsidi transportasi dari daerah penghasil ke Kota Pekanbaru," jelas Zulhelmi, Selasa (6/10/2026).

    Ia menjelaskan, intervensi tersebut diharapkan mampu memangkas ongkos distribusi yang selama ini menjadi salah satu komponen dalam pembentukan harga cabai. Dengan biaya angkutan yang lebih rendah, harga cabai yang sampai ke Pekanbaru diharapkan juga lebih terjangkau masyarakat.

    Namun, Zulhelmi menegaskan skema tersebut bukan berupa subsidi langsung terhadap harga cabai. Intervensi dilakukan melalui pembiayaan transportasi yang nantinya ditanggung oleh Bapanas.

    "Bukan subsidi. Artinya nanti intervensinya melalui seluruh pembiayaan transportasi ditanggung oleh Bapanas. Itu bisa dilakukan sehingga intervensi harga terkait transportasi tadi akan memurahkan biaya mereka untuk bisa jual," ungkapnya.

    Tak hanya menekan biaya distribusi, Pemko Pekanbaru juga membuka peluang melakukan pengadaan cabai secara langsung dari daerah penghasil melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

    Skema tersebut dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan pasokan cabai dengan harga yang lebih terkendali. Zulhelmi mencontohkan, apabila cabai dibeli langsung dari daerah asal dengan harga Rp60.000 per kilogram, maka dengan dukungan intervensi transportasi, harga tersebut diharapkan dapat dipertahankan ketika cabai dijual di Pekanbaru.

    "Contohnya ketika nanti kita lakukan pembelian di daerah asal katakanlah Rp60.000, sampai ke sini juga bisa jual di harga Rp60.000 melalui BUMD kita nanti, insyaallah," jelas pria yang akrab disapa Ami ini.

    Selain mengupayakan intervensi dari sisi distribusi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pekanbaru juga berharap persoalan harga cabai dapat terbantu dengan meningkatnya pasokan dari daerah penghasil.

    Zulhelmi menyebut Aceh diperkirakan memasuki masa panen raya pada bulan ini. Kondisi tersebut diharapkan dapat menambah pasokan cabai ke pasar, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pekanbaru.

    "Harapan kita, insyaallah dari Aceh akan ada panen raya di bulan ini. Insyaallah harga cabai juga akan bisa dikendalikan," ujarnya.

    Menurutnya, peningkatan pasokan menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan harga. Ketika pasokan kembali melimpah dan mampu memenuhi kebutuhan pasar, tekanan terhadap harga cabai diharapkan ikut mereda.

    "Ketika suplainya banyak, maka demand-nya juga akan mencukupi. Kalau sekarang suplainya sedikit, demand meningkat, makanya harganya meningkat cukup tinggi," pungkasnya.(rls/res)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polsek Kampar Kiri Tangkap Warga Desa Subarak Terkait Peredaran Narkoba
  • Polres Dumai Hadir di Tengah Masyarakat Pesisir Melalui Program Jalur
  • Ka. Kanwil Riau Dorong FABA Jadi Program Produktif Bagi WBP
  • Luar Biasa Berkat Kerja Keras dan Pendekatan Humanis, Serta Koordinasi Dengan APH, Tahanan Yang Kabur Berhasil Diamankan Kembali
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polsek Kampar Kiri Tangkap Warga Desa Subarak Terkait Peredaran Narkoba
    03 Polres Dumai Hadir di Tengah Masyarakat Pesisir Melalui Program Jalur
    04 Ka. Kanwil Riau Dorong FABA Jadi Program Produktif Bagi WBP
    05 Luar Biasa Berkat Kerja Keras dan Pendekatan Humanis, Serta Koordinasi Dengan APH, Tahanan Yang Kabur Berhasil Diamankan Kembali
    06 Kampar Terbesar, Meranti Terkecil Terima Anggaran Verifikasi Koperasi Merah Putih di Riau
    07 Jangan Sampai ke Meja Hukum, Wajib Pungut Diminta Segera Setorkan Tunggakan PBBKB
    08 Dukung Razia Pekat, DPRD Pekanbaru Minta Hotel Tak Berizin Ditindak
    09 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
    10 Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Kebun Raya Universitas Pahlawan, Kebanggaan Kampar dalam Pelestarian Alam dan Lingkungan
    11 Helat Pelalawan ke-27 Dibuka, 180 Tenda UMKM Gratis Disiapkan
    12 Dapat Alokasi Rp3,79 Miliar, Pemprov Riau Percepat Proses Verval KDKMP
    13 Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
    14 Wawako Pekanbaru Jalani Salat Memohon Hujan Bersama Warga di Masjid Agung Ar Rahman
    15 Berantas Maksiat, Wawako Pimpin Razia Pekat ke Sejumlah Penginapan
    16 Bunda PAUD Kabupaten Kampar Turun Langsung Membagikan Masker Kepada Masyarakat
    17 Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
    18 Pagi Ini, Pemko Pekanbaru Kembali Gelar Shalat Minta Hujan
    19 Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 141 µg/m³
    20 Semarak Hari Jadi ke-27 Kuansing dan Haornas, Plt Bupati Buka Pacu Jalur Mini
    21 Cegah Bullying di Sekolah, DPRD Pekanbaru Dorong Pemasangan CCTV dan Pengawasan Guru
    22 Banyak Wapu yang Tak Setor PBBKB, Komisi III DPRD Riau Minta Kejati Beri Tindakkan Hukum
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com