Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Intervensi Ongkos Angkut dari Daerah Penghasil
Rabu, 07-10-2026 - 13:44:01 WIB 👁 2125
Foto : Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin saat mengunjungi salah satu pasar di pekanbaru
TERKAIT:
 
  • Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Intervensi Ongkos Angkut dari Daerah Penghasil
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menyiapkan sejumlah langkah untuk mengendalikan kenaikan harga cabai yang terjadi akibat terbatasnya pasokan. 

    Salah satu upaya yang tengah didorong yakni, mengusulkan dukungan pembiayaan transportasi cabai dari daerah penghasil menuju Pekanbaru melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, langkah tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi yang disiapkan pemerintah untuk menekan tingginya biaya distribusi cabai.

    Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru saat ini tengah memastikan kebutuhan cabai di Kota Bertuah. Data tersebut nantinya menjadi bahan pengajuan kepada Bapanas agar biaya transportasi dari daerah penghasil menuju Pekanbaru dapat ditanggung.

    "Kita juga sudah rapatkan tadi pagi. Teman-teman dari Dinas Ketahanan Pangan sedang memastikan kebutuhan-kebutuhannya untuk bisa nanti mengajukan kepada Bapanas agar bisa dilakukan subsidi transportasi dari daerah penghasil ke Kota Pekanbaru," jelas Zulhelmi, Selasa (6/10/2026).

    Ia menjelaskan, intervensi tersebut diharapkan mampu memangkas ongkos distribusi yang selama ini menjadi salah satu komponen dalam pembentukan harga cabai. Dengan biaya angkutan yang lebih rendah, harga cabai yang sampai ke Pekanbaru diharapkan juga lebih terjangkau masyarakat.

    Namun, Zulhelmi menegaskan skema tersebut bukan berupa subsidi langsung terhadap harga cabai. Intervensi dilakukan melalui pembiayaan transportasi yang nantinya ditanggung oleh Bapanas.

    "Bukan subsidi. Artinya nanti intervensinya melalui seluruh pembiayaan transportasi ditanggung oleh Bapanas. Itu bisa dilakukan sehingga intervensi harga terkait transportasi tadi akan memurahkan biaya mereka untuk bisa jual," ungkapnya.

    Tak hanya menekan biaya distribusi, Pemko Pekanbaru juga membuka peluang melakukan pengadaan cabai secara langsung dari daerah penghasil melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

    Skema tersebut dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan pasokan cabai dengan harga yang lebih terkendali. Zulhelmi mencontohkan, apabila cabai dibeli langsung dari daerah asal dengan harga Rp60.000 per kilogram, maka dengan dukungan intervensi transportasi, harga tersebut diharapkan dapat dipertahankan ketika cabai dijual di Pekanbaru.

    "Contohnya ketika nanti kita lakukan pembelian di daerah asal katakanlah Rp60.000, sampai ke sini juga bisa jual di harga Rp60.000 melalui BUMD kita nanti, insyaallah," jelas pria yang akrab disapa Ami ini.

    Selain mengupayakan intervensi dari sisi distribusi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pekanbaru juga berharap persoalan harga cabai dapat terbantu dengan meningkatnya pasokan dari daerah penghasil.

    Zulhelmi menyebut Aceh diperkirakan memasuki masa panen raya pada bulan ini. Kondisi tersebut diharapkan dapat menambah pasokan cabai ke pasar, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pekanbaru.

    "Harapan kita, insyaallah dari Aceh akan ada panen raya di bulan ini. Insyaallah harga cabai juga akan bisa dikendalikan," ujarnya.

    Menurutnya, peningkatan pasokan menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan harga. Ketika pasokan kembali melimpah dan mampu memenuhi kebutuhan pasar, tekanan terhadap harga cabai diharapkan ikut mereda.

    "Ketika suplainya banyak, maka demand-nya juga akan mencukupi. Kalau sekarang suplainya sedikit, demand meningkat, makanya harganya meningkat cukup tinggi," pungkasnya.(rls/res)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Lapas Pekanbaru Ikuti Rapat Anev Ditjenpas Dan Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitasi, Perkuat Sinergi Dan Kinerja Pemasyarakatan
  • DPRD Riau Minta Pemda Sediakan Rumah Oksigen Antisipasi Dampak Kabut Asap
  • Warga Pekanbaru Terdampak Kabut Asap, Ini 5 Lokasi Posko Kesehatan dan Jam Layanannya
  • Markarius Anwar Reshuffle 19 Pejabat Pemko Pekanbaru, Ini Posisi yang Berubah
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Lapas Pekanbaru Ikuti Rapat Anev Ditjenpas Dan Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitasi, Perkuat Sinergi Dan Kinerja Pemasyarakatan
    03 DPRD Riau Minta Pemda Sediakan Rumah Oksigen Antisipasi Dampak Kabut Asap
    04 Warga Pekanbaru Terdampak Kabut Asap, Ini 5 Lokasi Posko Kesehatan dan Jam Layanannya
    05 Markarius Anwar Reshuffle 19 Pejabat Pemko Pekanbaru, Ini Posisi yang Berubah
    06 Di Tengah Kabut Asap, Disdik Kampar Belum Terapkan PJJ
    07 Renovasi & Bantuan Lengkap Kapolres Kampar Tinjau Kelas Jauh SDN 007 Desa Sungai Agung
    08 Kakanwil Riau Perkuat Pengamanan dan Kepatuhan Internal di Seluruh UPT
    09 Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar Silaturahmi ke Kediaman Ketua DWP Provinsi Riau
    10 Jarak Pandang Rendah, Dua Penerbangan dari Jakarta Menuju Pekanbaru Gagal Mendarat
    11 Masih Ada Jabatan Plt, DPRD Pekanbaru Minta Segera Didefinitifkan
    12 Kajian Tuntas, Pemkab Rohul Siapkan Rekonstruksi Istana Raja Rambah
    13 Konflik Lahan PT Sedora dengan Koperasi dan Masyarakat, Wabup Rohil Pimpin Mediasi
    14 9.932 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Terpapar Kabut Asap
    15 Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Intervensi Ongkos Angkut dari Daerah Penghasil
    16 Kualitas Udara Terus Memburuk, Puskesmas dan Rumah Sakit di Pekanbaru Siaga Layani Warga
    17 Riau Diselimuti Asap, BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Sejumlah Daerah
    18 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Tata Kelola dan Kinerja UPT
    19 Kakanwil Ditjenpas Riau Lantik 135 PNS, Tekankan Integritas dan Pengabdian
    20 Sekda Ronny Kartika Buka FGD RDTR dan Konsultasi Publik KLHS, Dorong Tata Ruang Dukung Investasi Berkelanjutan
    21 Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
    22 Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com