Kualitas Udara Pekanbaru Sempat Berbahaya, PM2.5 Tembus 298,7 µg/m³,
Selasa, 06-10-2026 - 11:54:36 WIB 👁 2849
Foto : lustrasi asap makin pekat di Pekanbaru
TERKAIT:
 
  • Kualitas Udara Pekanbaru Sempat Berbahaya, PM2.5 Tembus 298,7 µg/m³,
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Selasa (6/10/2026) pagi. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 bahkan menembus 298,7 µg/m³ pada pukul 06.00 WIB dan masuk kategori Berbahaya.

    Berdasarkan pemantauan BMKG sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru berada pada rentang 212,5 hingga 298,7 µg/m³. Tingginya angka tersebut menunjukkan konsentrasi partikulat halus yang sangat tinggi di udara pada pagi hari.

    Memburuknya kualitas udara ini terjadi setelah sehari sebelumnya konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru juga berada pada level tinggi. Pada Senin (5/10/2026) pukul 08.00 WIB, PM2.5 tercatat mencapai 88,5 µg/m³ atau berada dalam kategori Tidak Sehat.

    Kondisi udara yang semakin memburuk turut berdampak pada aktivitas pendidikan di Kota Pekanbaru. Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi seluruh siswa jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta, pada 6–7 Oktober 2026.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan kebijakan tersebut diambil dengan mengacu pada hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Senin, 5 Oktober 2026.

    "Memperhatikan hasil pemantauan ISPU, kondisi pada hari Senin, 5 Oktober 2026 kualitas udara terpantau pada kategori sangat tidak sehat," kata Abdul Jamal.

    Kebijakan tersebut juga menjadi perhatian bagi sekolah dan madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama maupun kementerian lainnya. Dinas Pendidikan mengimbau agar satuan pendidikan turut menyesuaikan sistem pembelajaran dengan kondisi kualitas udara.

    "Memperhatikan kondisi kualitas udara serta kesehatan dan keselamatan peserta didik," sebut Abdul Jamal.

    Untuk satuan pendidikan yang menghadapi kendala teknis, seperti keterbatasan akses listrik maupun jaringan internet, kegiatan belajar dapat dialihkan menggunakan modul tertulis. Sekolah juga diarahkan memberikan penugasan mandiri berbasis rumah agar proses pembelajaran tetap berjalan meski siswa tidak mengikuti pembelajaran tatap muka.

    Pemerintah Kota Pekanbaru selanjutnya akan melakukan evaluasi secara berkala bersama instansi terkait. Perkembangan kualitas udara akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembelajaran berikutnya.

    Dengan konsentrasi PM2.5 yang mencapai 298,7 µg/m³ pada Selasa pagi, pemantauan kualitas udara di Pekanbaru menjadi semakin penting. Perkembangan konsentrasi partikulat dalam beberapa jam berikutnya akan menjadi perhatian, terutama terkait dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas sehari-hari.(rls/rest)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
  • Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
  • Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
  • Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
    03 Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
    04 Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
    05 Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
    06 Wakil Bupati Kampar Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026
    07 Pemprov Riau Perlebar 3 Ruas Jalan di Pekanbaru, Wako Agung yakin Beri Dampak Luas
    08 Jemput Aspirasi Warga, Bupati Kampar Cek Jalan, Sekolah hingga Puskesmas di Tapung Hulu
    09 Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
    10 Lepas Sambut Dandim 0313/KPR, Bupati Kampar Tekankan Kesinambungan Sinergi Forkopimda
    11 Lapangan Tembak Arisman Zakaria Diresmikan
    12 Baznas Kampar Siap Bantu Pendidikan Alumni Ponpes Yang Alami Keterbatasan Finansial
    13 BERASAP TEBAL! Sekolah di Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ
    14 Pemprov Riau Siapkan Sistem Digital Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
    15 Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
    16 DBH Migas Siak Anjlok, Pemkab Siak mempertanyakan ke Pejabat Kemenkeu
    17 Kualitas Udara Pekanbaru Sempat Berbahaya, PM2.5 Tembus 298,7 µg/m³,
    18 Sinergi Forkopimda Tetap Kokoh - Kapolres Kampar Hadiri Lepas Sambut Dandim 0313/KPR
    19 Bupati Bintan Hadiri HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Menjaga Keamanan Daerah
    20 Bupati Roby Dorong Pengelolaan Sampah Bintan Tak Lagi Sekadar Angkut dan Buang
    21 Hangatkan Kebersamaan, Kapolresta Pekanbaru Sambangi Denpom 1/3 dan Kodim 0301 di HUT ke-81 TNI
    22 Polres Kampar Tangkap Mantan Kepala Sekolah Diduga Cabuli Murid Lebih 20 Orang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com