Rajwa Nailatul Izzah, Sang Pembawa Baki Merah Putih yang Bermimpi Jadi Polwan
Senin, 17-08-2026 - 22:01:34 WIB 👁 31189
Foto: Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bengkalis
TERKAIT:
 
  • Rajwa Nailatul Izzah, Sang Pembawa Baki Merah Putih yang Bermimpi Jadi Polwan
  •  

    SERGAPONLINE.COM BENGKALIS - Derap langkah kaki terdengar serempak. Barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bengkalis bergerak tegap menuju tiang bendera.

    Senin sore, 17 Agustus 2026, menjadi momen yang tak akan mudah dilupakan bagi 75 anggota Paskibraka Bengkalis. Setelah menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada pagi hari, sore itu mereka kembali dipercaya melaksanakan tugas penurunan bendera dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia.

    Di antara barisan tersebut, ada sosok remaja berusia 16 tahun, Rajwa Nailatul Izzah, siswi MAN 1 Bengkalis.

    Dengan langkah penuh percaya diri, Rajwa membawa baki menuju tiang bendera. Sang Merah Putih yang sejak pagi berkibar gagah di langit Bengkalis kemudian ia terima dengan penuh kehormatan, sebelum menyerahkannya kepada pembina upacara, Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso.

    Bagi putri sulung pasangan Muhammad Asrul dan Rika Sri Wahyuni itu, tugas tersebut bukan sekadar menjalankan amanah sebagai anggota Paskibraka.

    Di balik langkahnya membawa baki, tersimpan sebuah cita-cita besar. Rajwa ingin menjadi Polisi Wanita (Polwan) atau melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar sarjana hukum.

    Baginya, kedua pilihan tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni dapat mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

    “Senang bisa menjalankan tugas dan membanggakan keluarga. Kalau ada kesalahan, itu menjadi pelajaran untuk ke depannya,” ujar Rajwa.

    Menjadi bagian dari Paskibraka juga menjadi pengalaman pertama bagi Rajwa. Rasa bangga, haru dan bahagia bercampur menjadi satu ketika ia dipercaya membawa baki Sang Merah Putih dalam upacara penurunan bendera.

    Rajwa sebelumnya menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Bengkalis, kemudian melanjutkan pendidikan SMP di Kota Pekanbaru sebelum kini bersekolah di MAN 1 Bengkalis.

    Berawal dari Keraguan

    Menariknya, perjalanan Rajwa menjadi Paskibraka tidak diawali dengan rasa percaya diri yang tinggi.

    Sebelum mengikuti seleksi, ia sempat merasa ragu. Namun dukungan kedua orang tua, teman-teman dan para pelatih perlahan membuat keberanian itu tumbuh.

    Selama sekitar 15 hari menjalani pendidikan dan latihan, Rajwa tidak hanya ditempa secara fisik. Mental, kedisiplinan, tanggung jawab dan keberanian menjadi bagian penting dari proses tersebut.

    “Kesannya luar biasa. Kami dilatih mental dan kedisiplinan agar menjadi manusia yang lebih baik dan disiplin,” katanya.

    Bagi Rajwa, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk mengejar cita-citanya.

    Ia semakin yakin untuk terus berusaha mewujudkan impiannya menjadi seorang Polwan. Namun jika kesempatan tersebut belum terwujud, ia ingin melanjutkan pendidikan di bidang hukum.

    Kebanggaan Sang Ibu

    Di balik langkah tegap Rajwa, ada doa dan dukungan keluarga yang tak pernah putus.

    Muhammad Asrul dan Rika Sri Wahyuni tak mampu menyembunyikan rasa bangga ketika melihat putri sulung mereka berdiri membawa baki Sang Merah Putih di hadapan masyarakat Bengkalis.

    Rika mengatakan, keikutsertaan Rajwa dalam Paskibraka sepenuhnya berawal dari keinginan sang anak.

    Sebagai orang tua, dirinya hanya memberikan dorongan dan dukungan agar Rajwa mampu menjalani seluruh proses dengan baik.

    “Ini kebanggaan tersendiri bagi kami sekeluarga. Untuk cita-citanya, kami serahkan kepada Rajwa. Yang penting kami sebagai orang tua tetap mendukung,” ujar Rika.

    Rika yang memiliki empat anak hadir bersama tiga anak lainnya, yakni Muhammad Rakan Nuruddin Dzaki, Raihana Azzahra dan Rizqia Sanaya Arka.

    Bagi keluarga, keberhasilan Rajwa menyelesaikan seluruh rangkaian tugas Paskibraka menjadi kebanggaan tersendiri.

    Dari Anak Manja Menjadi Lebih Disiplin

    Sementara itu, sang ayah, Muhammad Asrul, melihat pengalaman tersebut sebagai awal penting bagi perjalanan putrinya menuju masa depan.

    Asrul mengaku, sehari-hari Rajwa dikenal sebagai anak yang cukup manja. Namun selama mengikuti pendidikan dan latihan Paskibraka, ia melihat perubahan besar dalam diri putrinya.

    Rajwa menjadi lebih disiplin, berani dan mampu bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

    “Awalnya saya sempat ragu. Tapi hampir dua bulan sebelum pelaksanaan, Rajwa mulai menunjukkan semangat dan motivasi yang kuat, apalagi mendapat dukungan dari teman-teman dan para pelatih,” ungkap Asrul.

    Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibraka bukan hanya soal berdiri tegap di hadapan tiang bendera.

    Lebih dari itu, anak-anak muda tersebut mendapatkan pelajaran tentang mental, keberanian, kedisiplinan dan tanggung jawab.

    “Yang paling penting bagi saya, mereka mendapatkan mental, keberanian dan disiplin. Semoga apa yang didapat selama proses ini bisa bermanfaat untuk masa depan mereka,” katanya.

    Bukan Sekadar Membawa Baki

    Sore itu, ketika Sang Merah Putih telah kembali ke tempatnya, tugas Rajwa bersama rekan-rekan Paskibraka pun usai.

    Ia kembali kepada keluarganya. Pelukan hangat kedua orang tua menjadi penutup perjalanan panjang yang sempat dimulai dengan keraguan.

    Namun kini, Rajwa membawa sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar pengalaman menjadi Paskibraka.

    Ia membawa kebanggaan untuk keluarganya, pelajaran tentang disiplin dan keberanian, serta keyakinan untuk mengejar cita-cita.

    Di hadapan Merah Putih, Rajwa telah membuktikan satu hal sederhana: keberanian bukan berarti tidak pernah merasa takut atau ragu, tetapi keberanian adalah ketika seseorang tetap memilih melangkah.

    Dan langkah Rajwa sore itu bukan hanya membawa baki untuk Sang Merah Putih.

    Ia membawa sebuah mimpi—menjadi Polwan, mengabdi untuk negeri, dan membuat keluarganya kembali bangga suatu hari nanti.

    Editor: Fadli




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
  • Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
  • Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
  • Wakil Bupati Kampar Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
    03 Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
    04 Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
    05 Wakil Bupati Kampar Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026
    06 Pemprov Riau Perlebar 3 Ruas Jalan di Pekanbaru, Wako Agung yakin Beri Dampak Luas
    07 Jemput Aspirasi Warga, Bupati Kampar Cek Jalan, Sekolah hingga Puskesmas di Tapung Hulu
    08 Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
    09 Lepas Sambut Dandim 0313/KPR, Bupati Kampar Tekankan Kesinambungan Sinergi Forkopimda
    10 Lapangan Tembak Arisman Zakaria Diresmikan
    11 Baznas Kampar Siap Bantu Pendidikan Alumni Ponpes Yang Alami Keterbatasan Finansial
    12 BERASAP TEBAL! Sekolah di Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ
    13 Pemprov Riau Siapkan Sistem Digital Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
    14 Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
    15 DBH Migas Siak Anjlok, Pemkab Siak mempertanyakan ke Pejabat Kemenkeu
    16 Kualitas Udara Pekanbaru Sempat Berbahaya, PM2.5 Tembus 298,7 µg/m³,
    17 Sinergi Forkopimda Tetap Kokoh - Kapolres Kampar Hadiri Lepas Sambut Dandim 0313/KPR
    18 Bupati Bintan Hadiri HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Menjaga Keamanan Daerah
    19 Bupati Roby Dorong Pengelolaan Sampah Bintan Tak Lagi Sekadar Angkut dan Buang
    20 Hangatkan Kebersamaan, Kapolresta Pekanbaru Sambangi Denpom 1/3 dan Kodim 0301 di HUT ke-81 TNI
    21 Polres Kampar Tangkap Mantan Kepala Sekolah Diduga Cabuli Murid Lebih 20 Orang
    22 Video Bupati Siak Viral di Medsos, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus Tinjau Langsung Wilayah 3T
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com