Rohil Berstatus KLB Malaria, Wabup Jhony Charles Pimpin Rakor dan Tegaskan Sinergi Lintas OPD
Selasa, 04-08-2026 - 17:58:01 WIB 👁 10301
Ket. Foto : Wabup Rohil Jhony Charles Pimpin rakor penanggulangan KLB Malaria bersama Forkompinda dan lintas OPD
TERKAIT:
 
  • Rohil Berstatus KLB Malaria, Wabup Jhony Charles Pimpin Rakor dan Tegaskan Sinergi Lintas OPD
  •  

    SERGAPONLINE.COM ROHIL - Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) sekaligus Komandan Satuan Tugas (Satgas), Jhony Charles, memimpin rapat koordinasi (Rakor) penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026. Pertemuan krusial ini digelar di Pos Komando Penanggulangan KLB Malaria Rohil, Kantor BPBD Rohil, Jalan Kecamatan, Bagansiapiapi, Rohil pada Selasa (4/8/2026).

    Rakor ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Rohil, di antaranya Kajari Rohil Firdaus, S.H., M.Hum., M.M., M.Ikom., Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, Pasi Pers Kodim 0321/Rohil Kapten Inf. Dedi Amran, serta perwakilan Polres Rohil Panit Binmas Polsek Bangko, Kepala OPD terkait, dan para camat dari wilayah yang terdampak malaria.

    Dalam laporannya, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Rohil, Syafnurizal, menyampaikan bahwa per hari ini pos komando resmi memberlakukan 12 kali tanggap darurat.

    "Kita sudah menanggulangi bencana malaria ini selama dua tahun. Namun, hingga kini kami belum berhasil menurunkan atau menekan angka kasus Malaria secara signifikan. Saya sangat berharap rencana aksi ke depan bisa menyatukan sinergi dan kolaborasi antar-lintas OPD," ujar Syafnurizal.

    Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, mengungkapkan data mencengangkan di mana angka penularan tertinggi di Rohil mencapai 2.557 kasus. Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Sinaboi dengan 984 kasus, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) 614 kasus, Kecamatan Bangko (302 kasus di RSUD dr. RM Pratomo dan 276 kasus di Puskesmas), serta Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam.

    "Kita harus mencari tahu diagnosis dan penyebab utamanya. Salah satu kendalanya adalah kepatuhan masyarakat dalam minum obat. Minimal pengobatan dilakukan selama 14 hari, tetapi banyak warga yang berhenti minum obat sebelum waktunya karena merasa tubuhnya sudah sehat," tegas Wabup.

    Wabup juga mengingatkan ancaman cuaca ekstrem. Mengingat curah hujan yang wilayah Rohil juga berpotensi mengalami banjir yang dapat memperparah penyebaran Malaria dan DBD akibat genangan air.

    "Saya minta mindset kita berubah, jangan menganggap sepele hal ini. Tidak lucu jika ada masyarakat Rohil yang meninggal dunia karena DBD dan Malaria. Saya instruksikan para camat, Lurah dan datuk penghulu segera turun ke lapangan. Hidupkan kembali budaya gotong royong, bersihkan sampah, dan jangan mengandalkan Dinas Lingkungan Hidup saja, namun harus bergotong royong," tambah Jhony Charles.

    Senada dengan Wabup, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rohil, Firdaus, menegaskan bahwa akar masalah utama dari munculnya penyakit adalah tata kelola sampah yang buruk.

    "Jika kasus ini sudah menyentuh hampir 1.000 orang di satu kecamatan, ini bukan main-main lagi dan pasti akan memicu perhatian nasional. Ke mana para pejabatnya? Mana Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Kesehatan, dan Kadis BPBD? Kita harus samakan persepsi," ujar Firdaus tegas.

    Kajari menyarankan agar dilakukan pengkajian karakteristik wilayah seperti di Panipahan dan Sinaboi, terutama terkait dampak air pasang laut. Ia juga meminta kepastian armada truk pengangkut sampah di daerah rawan agar tidak ada alasan lagi sampah menumpuk.

    Wakil Ketua DPRD Rohil, Basiran Nur Efendi, menyatakan dukungan penuh legislatif terhadap penanganan KLB ini. Mengingat masa inkubasi malaria berkisar antara 14 hingga 28 hari, tindakan cepat dan masif diharapkan mampu menurunkan grafik penularan dalam waktu satu bulan ke depan.

    "Karena ini statusnya KLB (Kejadian Luar Biasa), penanganannya pun harus luar biasa. Ini kerja tim, tidak bisa dilakukan perorangan oleh satu dinas saja. Saya menyarankan agar dibuat grup koordinasi khusus, serta melibatkan tokoh masyarakat dan para ustaz di desa untuk menyentuh psikologis masyarakat agar mau mendengarkan imbauan kesehatan," kata Basiran.

    Terkait kendala anggaran di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, Basiran menegaskan komitmennya. "Kebetulan nanti kita membahas APBD Perubahan (APBD-P). Saya minta tim teknis segera membuat kajian riil berapa anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan darurat ini. Secara pribadi, saya siap pasang badan di DPRD agar usulan anggaran penanganan malaria ini diprioritaskan demi keselamatan masyarakat Rohil," tutupnya.

    Editor: Irwansyah




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
  • Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
  • Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
  • Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
    03 Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
    04 Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
    05 Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
    06 Atlet Terbaik Kickboxing Bengkalis Raih Medali Emas di SSS Pekanbaru
    07 Weekend Aman dan Lancar, Polantas Karib Intensifkan Patroli di Jalan Protokol dan Jalur Tol
    08 Respon Cepat, Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Empat Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama Di Air Bangis
    09 Apresiasi Untuk PT Musim Mas: Kontribusi Nyata Sukseskan HUT RI ke-81 dan Berbagi untuk Para Pejuang Bangsa, Senin 17 Agustus 2026
    10 Ketua PWMOI Pekanbaru Lulus Ujian Advokat PERADI 2026, Keluarga Besar PWMOI Pekanbaru Ucapkan Selamat
    11 Awali Tugas, Ka. KPLP Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa Bersama Warga Binaan
    12 Dengan Semangat Polri Untuk Masayakat Menuju Indonesia Maju Polres Siak Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026
    13 Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas,Satlantas Polres Siak Gencar Lakukan Kegiatan Preemtif dan Edukasi
    14 Ungkap Kasus Perdagangan Emas Ilegal Lintas Negara, Ditreskrimsus Polda Sumbar Tangkap WNA India di Solok
    15 Polresta Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Sembako dan Stabilitas Harga di Pasar Sail
    16 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    17 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    18 Dirlantas Polda Riau Berikan Dari Helm SNI Hingga Bibit Pohon, Polantas Karib Tebar Berkah Bersama Ojol Pekanbaru
    19 Semangat Pengabdian Membara, Kapolres Kampar Pimpin Khidmat Upacara Hari Juang Polri: Tingkatkan Profesionalisme Demi Masyarakat
    20 Polres Dumai Gelar Program JALUR, Hadirkan Pelayanan Humanis Bagi Masyarakat Pesisir
    21 Dana Rp10 Untuk Pembangunan Jembatan Alternatif di Desa Teluk Sejuah Diduga Kades Selewengkan
    22 Pejabat Baru Dilantik, Kinerja Kanwil Ditjenpas Riau Diperkuat
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com