Kepri Segera Miliki Payung Hukum Pengelolaan Aset Daerah
Rabu, 15-07-2026 - 18:09:19 WIB 👁 39237
Foto: Gubenrur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau
TERKAIT:
 
  • Kepri Segera Miliki Payung Hukum Pengelolaan Aset Daerah
  •  

    SERGAPONLINE.COM TANJUNGPINANG - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyerahkan Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah kepada Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumalasari dalam Rapat Paripurna digelar, Rabu (15/7/2026).

    Provinsi Kepulauan Riau segera akan memiliki payung hukum pengelolaan aset strategis daerah yang berperan penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.

    Rabu (15/7/2026), Gubenrur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

    Gubernur Ansar menegaskan bahwa Barang Milik Daerah (BMD) merupakan aset strategis pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.

    "Karena itu, pengelolaan aset daerah harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, efisien, serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ungkapnya dalam rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari serta dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, kepala perangkat daerah, dan tamu undangan lainnya.

    Menurut Ansar, pengelolaan barang milik daerah yang baik bukan hanya berorientasi pada tertib administrasi, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah, mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah, serta berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui mekanisme pemanfaatan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau saat ini masih berpedoman pada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Namun, seiring terbitnya sejumlah regulasi baru dari pemerintah pusat, diperlukan penyesuaian agar pengelolaan aset daerah selaras dengan perkembangan kebijakan nasional dan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan saat ini.

    Menurutnya, apabila regulasi tersebut tidak segera disesuaikan, maka berpotensi menimbulkan ketidakharmonisan aturan, ketidakpastian hukum, serta belum optimalnya pengelolaan Barang Milik Daerah di Provinsi Kepulauan Riau.

    Oleh sebab itu, Ranperda yang diajukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau disusun sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan sistem pengelolaan Barang Milik Daerah yang lebih modern, adaptif, terintegrasi, dan sesuai dengan perkembangan peraturan perundang-undangan.

    Gubernur Ansar menyebutkan, secara umum Ranperda tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan Barang Milik Daerah, mewujudkan tertib administrasi dan tertib pengelolaan aset, memperkuat pengamanan aset daerah baik secara administratif, fisik maupun hukum, meningkatkan efektivitas pemanfaatan aset agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara optimal, memperkuat sistem pengawasan, pengendalian, inventarisasi, serta penatausahaan aset yang transparan dan akuntabel, sekaligus mendukung reformasi birokrasi melalui pengelolaan aset berbasis sistem informasi manajemen.

    Selain itu, materi muatan Ranperda juga telah disusun secara komprehensif dengan mengatur seluruh siklus pengelolaan Barang Milik Daerah, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan, penatausahaan, sistem informasi manajemen aset, pengawasan dan pengendalian, hingga pengaturan mengenai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Rumah Negara.

    Ansar menegaskan, keberhasilan pembentukan Peraturan Daerah tersebut membutuhkan pembahasan yang mendalam serta sinergi antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Karena itu, Pemerintah Provinsi membuka ruang seluas-luasnya terhadap berbagai saran, masukan, dan penyempurnaan dari seluruh anggota DPRD selama proses pembahasan berlangsung.

    “Kami berharap Ranperda ini nantinya dapat menjadi landasan hukum yang kuat dalam mewujudkan pengelolaan Barang Milik Daerah yang profesional, transparan, akuntabel, bernilai ekonomi, serta berorientasi pada sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat Kepulauan Riau,” kata Ansar.

    Di akhir penyampaiannya, Gubernur Ansar berharap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dapat memperoleh persetujuan DPRD untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga mampu memperkuat tata kelola aset daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan Kepulauan Riau secara berkelanjutan.

    Editor: Daud




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
  • Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
  • Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
  • Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    03 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    04 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    05 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    06 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    07 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    08 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    09 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    10 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    11
    12 41 Perangkat Daerah Meriahkan Karnaval Hari jadi Siak Ke-27
    13 Sambut Hari Jadi ke-27, Pemkab Siak Gelar Sunat dan Nikah Massal
    14 MoU Kebun Masyarakat Rp57 Miliar Diteken, Afni: Hak Plasma Itu Perintah Undang-Undang
    15 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksikan Rp3,18 Triliun, DPRD Targetkan Rampung November
    16 Sekolah Pelalawan Mulai Tatap Muka Terbatas, Kuala Kampar Masih Daring Akibat Kabut Asap
    17 Respon Cepat Polsek Kampar: Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Km 54 Langsung Dibereskan, Jalan Kembali Normal
    18 Subuh Keliling Polsek Kampar Kiri: Hadir di Tengah Warga, Eratkan Silaturahmi Sejak Pagi Hari
    19 Tim Opsnal Polres Pasaman Barat Ringkus Pelaku Pencurian Panel dan Elektrik Alat Berat di Nagari Ophir
    20 Subuh Keliling Kapolsek Kampar Kiri Kompol Nurman Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibnas Yang Kondusif
    21 Puluhan Karyawan PT SPRH Kembali Terancam PHK, Bagaimana Perlindungan Hak Mereka?
    22 Polsek Kampar Kiri Tangkap Warga Desa Subarak Terkait Peredaran Narkoba
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com