SERGAPONLINE.COM ROKAN HILIR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) memberikan apresiasi tinggi kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rohil atas inisiatif menggelar pembekalan adat bagi bakal calon Datuk Penghulu Rayon 1. Kegiatan ini dinilai sangat strategis dalam mempersiapkan pemimpin tingkat desa yang tidak hanya paham administrasi pemerintahan, tetapi juga memegang teguh nilai-nilai luhur budaya Melayu.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohil, Selasa (15/7/2026) di Jalan Kecamatan Batu 6, Bagansiapiapi.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, perwakilan Forkopimda, serta tokoh masyarakat, di antaranya Bupati Rokan Hilir diwakili oleh Kadis PMK Basri, Anggota DPRD Rohil Herkoni, Ketua Umum DPH LAMR Rohil beserta jajaran pengurus, Inspektur Daerah Rohil, Sarman Syahroni, Camat Bangko Aspri Mulya dan Para Bakal Calon Datuk Penghulu se-Rayon 1 Rohil.
Dalam sambutannya Bupati Rohil H. Bistamam melalui Kadis PMK Basri, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati yang tidak bisa hadir secara langsung karena harus menghadiri agenda dinas penting yang bersamaan di Pekanbaru.
Dalam pidato yang dibacakannya, Bupati menegaskan bahwa peran seorang Datuk Penghulu sangat krusial di tengah masyarakat, baik sebagai pemimpin formal maupun tokoh adat.
"Datuk Penghulu bukan sekadar pemimpin administratif di tingkat kepenghuluan, melainkan pemangku amanah masyarakat yang bertugas menjaga marwah kampung sekaligus menjadi figur teladan. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mendalami filosofi Adat Bersendikan Syara’, Syara’ Bersendikan Kitabullah," ujar Basri.
Menghadapi Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Serentak Tahap 1 Tahun 2026, Pemkab Rohil menitipkan empat pesan penting kepada seluruh bakal calon untuk mengikuti seluruh rangkaian pembekalan dengan sungguh-sungguh demi memperkaya wawasan adat dan tata kelola desa.
Datuk Penghulu mampu berkomitmen menjaga kedamaian wilayah serta menjadikan Pilpeng sebagai ajang demokrasi yang sehat, bersih, dan bermartabat.
Selain itu juga diharapkan dapat mengutamakan semangat kekeluargaan karena perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam sebuah proses demokrasi.
Penghulu mampu bersinergi dengan Pemerintah daerah secara berkesinambungan demi kemajuan tingkat kepenghuluan dan Kabupaten Rokan Hilir secara luas.
Sebagai penutup, Pemkab Rohil menegaskan komitmennya untuk terus membangun daerah dari tingkat bawah, di mana pemerintahan kepenghuluan menjadi ujung tombak pelayanan publik.
Pemerintah daerah juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAMR Rohil yang terus konsisten merawat dan melestarikan nilai-nilai adat di tengah perkembangan zaman. (Rls/Ir)
Komentar Anda :