Begini Upaya Pemprov Riau Perkuat Integritas dan Transparansi SPMB 2026-2027
Kamis, 04-06-2026 - 18:31:41 WIB 👁 158233
Foto: Sekda Riau, Syahrial Abdi
TERKAIT:
 
  • Begini Upaya Pemprov Riau Perkuat Integritas dan Transparansi SPMB 2026-2027
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya menghadirkan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026-2027 yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Hal ini memperkuat sistem digitalisasi, pemerintah juga memastikan seluruh anak di Riau tetap memiliki akses untuk melanjutkan pendidikan, Kamis (4/6/2026).

    Sekda Riau, Syahrial Abdi, mengatakan terdapat tiga komitmen besar yang menjadi fokus utama Pemprov Riau dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Menurutnya, seluruh pihak harus memahami dan mengawal bersama pelaksanaan penerimaan murid baru agar berjalan sesuai aturan.

    “Untuk mewujudkan hal tersebut, ada tiga komitmen besar pada tahun pelajaran 2026-2027 ini yang harus kita deklarasikan bersama agar saling memahami dan mengawasi. Pertama, memastikan seluruh proses berdasarkan sistem yang berlaku,” katanya di Balai Serindit Pekanbaru.


    Dijelaskan, Pemprov Riau telah melakukan berbagai pembenahan guna menjawab tantangan yang muncul di lapangan. Mulai dari perbaikan proses pelayanan, pembenahan aplikasi, hingga peningkatan digitalisasi dilakukan secara dinamis agar sistem penerimaan semakin transparan dan mudah diakses masyarakat.

    “Kita telah melakukan perbaikan proses, pembenahan aplikasi, serta peningkatan digitalisasi secara dinamis untuk menjawab tantangan di lapangan. Kami telah menyediakan berbagai jalur resmi seperti jalur prestasi, afirmasi, zonasi, dan mutasi,” jelasnya.

    Sekda Syahrial Abdi menambahkan, seluruh jalur penerimaan tersebut telah dirancang dalam satu kesatuan sistem untuk menjamin prinsip keadilan. Karena itu, ia menegaskan tidak boleh ada intervensi maupun perlakuan khusus dalam proses penerimaan siswa baru.

    “Seluruh jalur ini telah ditetapkan satu kesatuan sistem untuk mewujudkan keadilan. Tidak boleh ada perlakuan khusus dan intervensi dalam bentuk apa pun yang mencederai prinsip keadilan ini,” tambahnya.

    Selain sistem yang transparan, Pemprov Riau juga menaruh perhatian besar terhadap integritas seluruh penyelenggara SPMB. Pemerintah meminta seluruh kepala sekolah, panitia, operator aplikasi, pengawas hingga jajaran Cabang Dinas Pendidikan bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

    “Komitmen kedua, menjaga integritas seluruh penyelenggara SPMB. Kami meminta seluruh Kepala Sekolah, panitia, operator aplikasi, pengawas, hingga jajaran Cabang Dinas Pendidikan untuk bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

    Ia mengingatkan agar tidak ada praktik manipulasi data, pungli, maupun penyalahgunaan kewenangan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan murid baru. Dengan begitu, seluruh pihak harus menjaga integritas demi menciptakan sistem pendidikan yang sehat.

    “Jangan membuka ruang bagi manipulasi data, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, maupun praktik curang lainnya yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan murid baru,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Sekda Syahrial Abdi menuturkan bahwa Pemprov Riau juga terus melakukan pembenahan internal secara struktural. Namun, pihak eksternal juga diminta untuk tetap berkoordinasi melalui koridor hukum yang berlaku demi menjaga integritas pelaksanaan SPMB.

    “Kami membenahi internal secara struktural, namun kami juga memohon pemahaman dari pihak eksternal agar dapat berkoordinasi melalui koridor hukum yang berlaku demi menjaga integritas ini,” tuturnya.

    Pada komitmen ketiga, Pemprov Riau memastikan seluruh anak di daerah itu tetap memperoleh akses pendidikan. Ia menilai, saat ini masih banyak orang tua yang hanya ingin menyekolahkan anaknya di sekolah negeri tertentu, sementara daya tampung sekolah negeri masih terbatas.

    “Ketiga, kita harus memastikan seluruh anak Riau tetap memperoleh akses pendidikan. Nah trend hari ini membuat para orang tua pusing karena anaknya hanya mau sekolah di satu sekolah negeri tertentu dan jika tidak diterima, maka tidak mau sekolah. Padahal, kita tahu jumlah lulusan setiap tahunnya belum sebanding dengan daya tampung sekolah negeri yang ada,” terangnya.

    Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Riau telah berdiskusi dengan berbagai sekolah swasta dan yayasan pendidikan. Pemerintah menegaskan bahwa komitmen menghadirkan SPMB yang bersih juga harus dibarengi dengan upaya memastikan seluruh anak tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

    “Kemarin kita diskusikan dengan kawan-kawan yang ada di sekolah swasta atau penyelenggara satuan pendidikan yayasan lain sebagainya. Karena itu Pemprov Riau tidak hanya berkomitmen menghadirkan SPMB yang bersih dan transparan, tetapi juga berupaya memastikan setiap anak tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan,” ucapnya.

    Sekda Syahrial Abdi menambahkan, Pemprov Riau bersama BPMP dan Dinas Pendidikan terus bergerak menambah Unit Sekolah Baru (USB) dan merevitalisasi ruang kelas. Selain itu, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan dukungan anggaran pendidikan di Riau.

    “Sehingga, Pemprov Riau bersama Kepala BPMP dan Kadis Pendidikan terus bergerak. Kita gencar menambah Unit Sekolah Baru (USB) serta melakukan revitalisasi ruang kelas. Kami bersama telah bertemu dengan Dirjen Pendidikan, Alhamdulillah atensi untuk Riau untuk tahun ini dan 2027 bisa meningkat." pungkasnya.ADV




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
  • Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
  • HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
  • Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    03 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    05 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    06 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    07 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    08 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    09 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    10 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    11 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    12 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    13 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    14 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    15 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    16 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    17 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    18 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    19 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    20 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    21 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    22
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com