Limbah Batubara PLTU Tenayan Raya Disulap Jadi Paving Block dan Pupuk, Plt Gubri Berikan Apresiasi
Sabtu, 06-06-2026 - 17:47:31 WIB 👁 116761
Foto: Plt Gubri SF Hariyanto saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti Pekanbaru.
TERKAIT:
 
  • Limbah Batubara PLTU Tenayan Raya Disulap Jadi Paving Block dan Pupuk, Plt Gubri Berikan Apresiasi
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Inovasi pemanfaatan limbah hasil pembakaran batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya Pekanbaru mendapat perhatian khusus dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Produk ramah lingkungan berupa paving block dan pupuk yang dihasilkan dari pemanfaatan limbah tersebut dinilai memiliki manfaat besar sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan, Sabtu (6/6/26).

    Perhatian itu disampaikan SF Hariyanto usai menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru.

    Pada kesempatan ini, Plt Gubernur Riau bahkan meminta agar produk lokal hasil inovasi PLTU Tenayan Raya itu terus dipromosikan dan produksinya ditingkatkan.

    "Dari limbah pembakaran batubara ya. Ini bagus sekali," ujar kata Plt Gubri,
    Plt Gubri sempat diperlihatkan hasil paving block yang secara fisik sama dengan paving block umumnya terbuat dari semen dan pasir.  

    Masih ditempat yang sama, seorang operator  bernama Reza menjelaskan limbah abu sisa pembakaran batu bara atau fly ash dimanfaatkan menjadi bahan baku utama pembuatan paving block dan pupuk kompos. Khusus untuk pupuk, bahan tersebut dikombinasikan dengan kotoran hewan dari Kebun Binatang Kasang Kulim.

    Menurutnya, perpaduan kedua bahan tersebut menghasilkan unsur hara yang bermanfaat bagi tanah.

    "Untuk pupuk, abu sisa pembakaran batu bara kami homogenkan dan dikombinasikan dengan bahan organik. Dari proses itu diperoleh unsur hara yang dapat membantu meningkatkan PH tanah serta kandungan kalium yang dibutuhkan tanaman," jelas Reza.

    Ada pun untuk paving block, PLTU Tenayan Raya memproduksi beberapa varian berdasarkan tingkat kekuatan tekanannya.

    "Untuk paving block ada beberapa varian, di antaranya kombinasi dengan kekuatan tekan 225 dan kombinasi 300. Semua dibuat dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya tidak memiliki nilai tambah," ujarnya.

    Selain abu batu bara, perusahaan juga memanfaatkan cincangan dedaunan yang tersedia di lingkungan PLTU Tenayan Raya sebagai bagian dari proses pengolahan.

    Reza mengatakan, PLTU Tenayan Raya memiliki fasilitas khusus untuk mendukung program tersebut, mulai dari workshop pembuatan paving block hingga green house untuk produksi pupuk kompos.

    "Di PLTU Tenayan Raya sudah tersedia workshop khusus pembuatan paving block dan green house untuk pengolahan pupuk. Jadi seluruh proses dilakukan secara terintegrasi di area PLTU," ungkapnya.

    PLTU Tenayan Raya sendiri telah beroperasi sejak 2017. Sementara program pemanfaatan limbah menjadi paving block dan pupuk telah dijalankan sebagai bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sejak 2004. 

    Sayangnya, produksi pupuk dan paving block tersebut sampai saat ini ternyata tidak dikomersilkan. Melainkan untuk kebutuhan Corporate Social Responsibility (CSR) PLTU.  Hasil produksi dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program berbagai bantuan perusahaan kepada masyarakat. Mulai dari jalan, rumah ibadah serta berbagai kelompok masyarakat, khususnya di sekitaran wilayah operasi perusahaan. 

    "Sampai saat ini pupuk dan paving block yang kami hasilkan tidak untuk dijual. Produk ini digunakan untuk mendukung kegiatan CSR perusahaan dan berbagai program pemberdayaan masyarakat," terang Reza.

    Inovasi ini menjadi salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular di Riau, di mana limbah industri dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.ADV




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
  • Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
  • Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
  • Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    03 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    04 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    05 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    06 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    07 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    08 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    09 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    10 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    11 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    12 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    13 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    14 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    15 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    16 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    17 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    18 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
    19 Polres Dumai dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Perkuat Sinergi Melalui Kerja Sama Kampus Anti Kejahatan dan Program Green Policing
    20 Pelaku Penganiayaan Istri di Pasaman Barat Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara
    21 Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
    22 Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com