Wadir intelkam Polda Riau AKBP Pangucap Priyo Soegito Menghadiri Kolaborasi Selamatkan Lingkungan Cegah Karhutla
Kamis, 11-06-2026 - 18:23:43 WIB 👁 184761
Foto: Wadir intelkam Polda Riau Menghadiri Seminar Lingkungan Selamatan Hutan Cegah Karhutla ( Mafakumpala UIR )
TERKAIT:
 
  • Wadir intelkam Polda Riau AKBP Pangucap Priyo Soegito Menghadiri Kolaborasi Selamatkan Lingkungan Cegah Karhutla
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi persoalan berulang di Provinsi Riau, Mahasiswa Fakultas Hukum Pecinta Alam (MAFAKUMPALA) Universitas Islam Riau (UIR) menggelar seminar lingkungan bertajuk "Hukum di Atas Bara: Mengupas Penegakan Hukum Karhutla dan Peran Mahasiswa", Selasa (9/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 3 Fakultas Hukum UIR tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan akademisi, aparat penegak hukum, hingga aktivis lingkungan. Seminar ini menjadi ruang diskusi strategis dalam membahas tantangan penegakan hukum terhadap kasus karhutla serta peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dihadiri Wakil Direktur Intel Kam Polda Riau AKBP Pangucap Priyo Soegito, S,.I,.K,. M,.H

    Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UIR yang diwakili oleh Sri Wahyuni. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif MAFAKUMPALA yang mengangkat isu lingkungan sebagai tema utama seminar.

    Menurutnya, persoalan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai agen perubahan.

    "Universitas Islam Riau menyambut baik kegiatan ini. Seminar ini sangat relevan karena membahas penegakan hukum terhadap karhutla yang selama ini menjadi persoalan serius di Riau. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen-agen perubahan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan serta mampu berkontribusi dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan," ujarnya saat membuka acara secara simbolis.

    Sementara itu, Sri Arlina, selaku Pembina MAFAKUMPALA yang juga merupakan dosen Hukum Lingkungan Fakultas Hukum UIR, berharap kegiatan tersebut mampu menambah wawasan peserta mengenai pentingnya perlindungan lingkungan hidup.

    "Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua dan menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap persoalan lingkungan yang kita hadapi bersama," katanya.

    Dalam sesi pemaparan materi, AKBP D. Marpaung, yang mewakili Polda Riau sebagai Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas), menegaskan bahwa upaya penyelamatan lingkungan harus dilakukan secara komprehensif melalui penegakan hukum dan pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.

    Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan pendekatan Green Policing yang saat ini terus dikembangkan oleh Polda Riau.

    "Perbaikan lingkungan harus dilakukan melalui langkah-langkah nyata. Selain penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan, kita juga harus melakukan pemulihan lingkungan yang telah terdampak. Itulah sebenarnya konsep Green Policing, yaitu bagaimana hukum dan upaya pelestarian lingkungan berjalan beriringan," jelasnya.

    Dari kalangan organisasi lingkungan, Ahlul Fadli, Manager Advokasi dan Kampanye WALHI Riau, menyoroti perlunya langkah cepat dan tegas dari pemerintah dalam menangani kasus karhutla yang terus berulang setiap tahun.

    Ia menilai lambannya penanganan dapat menyebabkan kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun ekosistem.

    "Kami meminta pemerintah untuk bergerak lebih cepat dalam menangani kasus karhutla agar tidak semakin meluas. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran harus ditindak tegas. Karhutla merupakan bencana buatan yang terus berulang dan tidak boleh dibiarkan terjadi tanpa adanya pertanggungjawaban hukum," tegasnya.

    Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dari peserta yang berasal dari mahasiswa, akademisi, dan pegiat lingkungan. Beragam isu mulai dari efektivitas penegakan hukum, pencegahan karhutla, hingga peran masyarakat dalam pengawasan lingkungan menjadi topik yang dibahas dalam sesi tanya jawab.

    Ketua Mafakumpala UIR, Ilham Ardian, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat dan kolaboratif yang dilakukan seluruh pihak dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Menurutnya, upaya pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan saat ini harus terus diperkuat agar tidak lagi terjadi praktik pembakaran hutan dan lahan yang merusak lingkungan.

    "Kami mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam penanganan karhutla di Riau. Harapan kami, ke depan tidak ada lagi pembakaran hutan maupun lahan yang dapat merusak ekosistem dan mengancam keberlangsungan lingkungan hidup," ujar Ketua Mapala Riau.

    Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama. Selain mencegah kerusakan lingkungan, berbagai upaya pemulihan kawasan yang terdampak juga perlu menjadi perhatian utama demi menjaga keseimbangan alam bagi generasi mendatang.

    "Pelestarian lingkungan tidak cukup hanya dengan mencegah kerusakan, tetapi juga harus diiringi dengan langkah nyata untuk memulihkan kawasan yang telah terdampak. Kesadaran kolektif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian alam Riau," katanya.

    Lebih lanjut, ia menilai komitmen Polda Riau dalam menjaga lingkungan patut diapresiasi. Tidak hanya fokus pada penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, kepolisian juga aktif mengedepankan program pelestarian lingkungan melalui Green Policing yang digagas Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan.

    "Kami melihat Polda Riau tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong pelestarian lingkungan. Program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau menjadi langkah positif yang layak didukung seluruh elemen masyarakat sebagai upaya menjaga kelestarian alam dan mencegah terulangnya karhutla di masa mendatang," tutupnya.


    Editor: Jasrilchaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
  • Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
  • Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
  • Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
    03 Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
    04 Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
    05 Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
    06 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    07 Hadiri Musda MUI, Polda Sumbar Tegaskan Komitmen Dukung Peran Ulama Dalam Menjaga Stabilitas Daerah
    08 Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
    09 Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
    10 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    11 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    12 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    13 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    14 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    15 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    16 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    17 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    18 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    19 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    20 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    21 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    22 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com