Pekerjaan Bahu Jalan Riau Baru Disorot, Dugaan Kekurangan Volume Picu Potensi Kerugian Negara Satkernya Saat Dikonfirmasi Bungkam
Selasa, 05-05-2026 - 10:54:51 WIB 👁 9245
Teks Foto: Satker PJN I Mainila dan kondisi bahu jalan pada proyek peningkatan Jalan Riau Baru TA 2025 yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, dengan lebar terpasang hanya sekitar 1 meter.
TERKAIT:
 
  • Pekerjaan Bahu Jalan Riau Baru Disorot, Dugaan Kekurangan Volume Picu Potensi Kerugian Negara Satkernya Saat Dikonfirmasi Bungkam
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Hasil investigasi lapangan terhadap pekerjaan bahu jalan pada Paket Inpres Jalan Daerah (IJD) peningkatan Jalan Riau Baru Tahun Anggaran 2025 mulai menuai sorotan, Selasa (4/5/2026).


    Kegiatan yang memiliki nilai anggaran sekitar Rp14 miliar itu diduga tidak sepenuhnya dikerjakan sesuai spesifikasi teknis yang berlaku.


    “Dari hasil kunjungan dan pengukuran langsung di lapangan, kami menemukan adanya ketidak sesuaian dimensi pekerjaan pada bahu jalan sepanjang kurang lebih 1,6 kilometer,” ujar Hariyanto.


    Ia menjelaskan, lebar bahu jalan yang terpasang rata-rata hanya sekitar 1 meter. Padahal, berdasarkan spesifikasi teknis Bina Marga, seharusnya berada di kisaran 1,5 hingga 2 meter.


    “Selisih ini cukup signifikan dan berpotensi berdampak pada volume pekerjaan,” tambahnya.
    Menurutnya, pihak kontraktor memang sempat memberikan klarifikasi. Namun saat diminta menunjukkan dokumen pendukung, seperti perhitungan volume, justifikasi teknis, addendum kontrak, hingga as built drawing, dokumen tersebut tidak dapat ditunjukkan.


    “Dokumen yang menjadi dasar pertanggungjawaban pekerjaan tidak bisa diperlihatkan. Ini tentu menjadi catatan serius,” tegasnya.
    Sorotan Material dan Risiko Konstruksi.


    Selain persoalan dimensi, tim investigasi juga menyoroti kualitas material yang digunakan.
    “Agregat kelas S yang seharusnya digunakan diduga tidak memenuhi spesifikasi. Bahkan indikasinya material yang dihampar memiliki sifat non plastis (Non-PI),” ungkapnya.


    Ia menjelaskan, kondisi tersebut dapat menyebabkan butiran material mudah terlepas sehingga daya dukung bahu jalan berpotensi menurun dalam waktu singkat.
    Tidak hanya itu, aspek penguncian bahu jalan juga dinilai tidak maksimal.


    “Kami tidak menemukan adanya urugan tanah pilihan di sisi luar bahu jalan. Ini berisiko memicu longsoran dan mempercepat kerusakan,” jelasnya.


    Lanjut Hariyanto, dugaan kekurangan volume pekerjaan akibat penyusutan lebar bahu jalan.
    “Dari perhitungan kami, terdapat selisih volume sekitar 144 meter kubik,” ujarnya.


    Jika dikalkulasikan dengan harga agregat kelas S terpasang sekitar Rp800 ribu per meter kubik, maka potensi kelebihan pembayaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp115 juta. “Angka ini tentu bukan kecil dan perlu ditelusuri lebih lanjut,” tegasnya.


    Respons Pihak Terkait
    Saat dimintai klarifikasi, pihak Satker PJN Wilayah I Mainila dan Syamsurizal belum memberikan penjelasan teknis secara rinci.


    Menurut Hariyanto, pihak terkait justru mengarahkan kepada perwakilan kontraktor untuk memberikan keterangan.
    “Yang bersangkutan hanya menyampaikan bahwa lebar bahu jalan memang dibuat sekitar 1 meter, bukan 2 meter,” ungkapnya.
    Sikap tersebut dinilai belum menjawab substansi persoalan yang dipertanyakan.


    “Kami berharap ada penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan asumsi di masyarakat,” tutupnya.


    Penulis: Hadi Zega 




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
  • Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
  • Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
    04 Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
    05 Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
    06 Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama Pulaupenyengat.id
    07 Hut Bhayangkara Ke-80 Meriahkan – Kapolres Kampar Janjikan Turnamen Baru Dengan Komposisi Tim Baru
    08 Kapolsek Kampar Turun Langsung Cari Korban Tenggelam DI Sungai Kampar - TIM Penyelamatan Masih Berusaha, Kronologis Kejadian Terungkap
    09 Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
    10 Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
    11 Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Monitoring Tanaman Bergizi dan Budidaya Ikan Warga
    12 Pelaku UMKM di Tepi Laut Sepakati Relokasi Selama Penataan Taman Gurindam 12, Pendaftaran dan Pendataan Mulai 8 Juni
    13 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Bersama Jajaran Istiqamah Tebar Kebaikan Melalui Program Jumat Barokah
    14 Kapolres Kampar Hadir Di Desa Sungai Paku - Cek Jembatan Baru Dan Bagikan Bansos
    15 Polres Kampar Ekpos Penangkapan Narkoba 717 Gram sekaligus Musnahkan BB Narkoba Hampir 2 KG
    16 Kapolres Kampar Buka Turnamen Mini Soccer Kapolres Cup I - Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-80
    17 Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar
    18 Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Antara Kewenangan, Akuntabilitas, dan Pelayanan Publik
    19 Menanti Hasil Perjuangan Perdana Danantara, Sang Super Holding BUMN
    20 P2TL PLN dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Menjaga Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
    21 Sengkarut P3K Guru dalam Teropong Hukum: Janji Manis Berujung Labirin Birokrasi
    22 "Problematika Transparansi Keuangan Negara dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara"
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com