Melihat Kepemimpinan Kapolda Riau: Antara Teknokrasi, Transformasi, dan Sentuhan Populis
Selasa, 28-04-2026 - 20:42:40 WIB 👁 14249
Foto: Kapolda Riau, Herry Heryawan
TERKAIT:
 
  • Melihat Kepemimpinan Kapolda Riau: Antara Teknokrasi, Transformasi, dan Sentuhan Populis
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Sejak menjabat sebagai Kapolda Riau, Herry Heryawan menunjukkan kiprah yang relatif menonjol dalam merespons isu-isu strategis di daerah. Tidak hanya berfokus pada penegakan hukum konvensional, ia juga mendorong pendekatan yang lebih luas, mulai dari penguatan keamanan berbasis masyarakat, respons cepat terhadap bencana di wilayah Sumatera, hingga pengenalan konsep Green Policing yang mengaitkan tugas kepolisian dengan isu lingkungan. 

    Dalam beberapa kasus, seperti penanganan persoalan sosial di Panipahan, Rokan Hilir, ia bahkan turun langsung berdialog dengan masyarakat, menegaskan pendekatan yang tidak semata birokratis, tetapi juga komunikatif.

    Dalam perspektif akademik, gaya kepemimpinan tersebut dapat dibaca melalui beberapa teori utama. Pertama, dari sudut pandang kepemimpinan transformasional yang diperkenalkan oleh James MacGregor Burns dan Bernard M. Bass, terlihat adanya upaya membangun visi dan perubahan paradigma. 

    Konsep Green Policing menjadi contoh nyata bagaimana institusi kepolisian diarahkan tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai aktor sosial yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Keterlibatan masyarakat dalam berbagai program juga menunjukkan dimensi inspirational motivation, sementara penguatan nilai budaya lokal Riau mencerminkan idealized influence.

    Namun, fondasi utama kepemimpinan tersebut tampak lebih dekat dengan model teknokratik atau rasional-birokratik yang berakar dari pemikiran Max Weber. Latar belakang kuat di bidang reserse, pendidikan tinggi hingga jenjang doktoral, serta pendekatan kebijakan yang berbasis konsep menunjukkan bahwa keputusan-keputusan yang diambil tidak bersifat reaktif, melainkan terstruktur dan berbasis keahlian. Ini terlihat dari berbagai program yang dirancang tidak sekadar menjawab situasi, tetapi memiliki arah strategis jangka panjang.

    Di sisi lain, terdapat pula sentuhan kepemimpinan populis sebagaimana banyak dikaji oleh Ernesto Laclau. Kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu ciri yang menonjol, baik melalui pelibatan publik dalam program keamanan dan lingkungan, maupun pendekatan komunikasi yang lebih membumi. 

    Aktivitas seperti olahraga bersama masyarakat dan unsur Forkopimda memperkuat citra kedekatan tersebut. Meski demikian, dimensi populis ini tampaknya lebih berfungsi sebagai alat membangun legitimasi sosial, bukan sebagai basis utama kepemimpinan.

    Selain itu, gaya kepemimpinan ini juga menunjukkan karakter adaptif sebagaimana dikemukakan Ronald Heifetz. Tantangan yang dihadapi di Riau—mulai dari isu lingkungan, konflik sosial, hingga keamanan—merupakan persoalan kompleks yang tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan teknis semata. 

    Respons cepat terhadap bencana serta keterlibatan langsung dalam penyelesaian masalah di lapangan menunjukkan kemampuan untuk menyesuaikan strategi secara kontekstual dan kolaboratif.

    Dari keseluruhan pendekatan tersebut, kepemimpinan Kapolda Riau dapat dikategorikan sebagai model hibrida: teknokratik–transformasional dengan pendekatan populis-adaptif. 

    Teknokrasi menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan, transformasional menjadi arah perubahan, populisme menjadi sarana membangun legitimasi publik, dan adaptivitas menjadi kunci menghadapi kompleksitas persoalan di lapangan.

    Model seperti ini, jika konsisten dijalankan, berpotensi memperkuat institusi kepolisian tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial. Tantangannya tentu terletak pada keberlanjutan—apakah pendekatan hibrida ini mampu bertahan dalam dinamika birokrasi dan tekanan eksternal yang terus berubah.
     
    Penulis merupakan  Aktivis Sosial dan Dewan Etik DPP Aliansi Media Indonesia (AMI)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  • Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
  • Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    03 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    04 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    05 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    06 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    07 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    08 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    09 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    10 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    11 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    12 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    13 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    14 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    15 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    16 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    17 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    18 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    19 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    20 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    21 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    22 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com