Menko Polkam Pimpin Apel Karhutla Nasional: Komitmen Nyata Atau Sekadar Seremonial Tahunan?
Sabtu, 07-03-2026 - 10:19:09 WIB 👁 8117
Foto: Menko Polkam dan Menteri Kehutanan Serta Jajaran Forkopimda Riau Saat Tinjau Penanggulangan Karhutla
TERKAIT:
 
  • Menko Polkam Pimpin Apel Karhutla Nasional: Komitmen Nyata Atau Sekadar Seremonial Tahunan?
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Pada hari kamis tgl (5/3/2026).


    Agenda besar tersebut menjadi panggung penguatan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang setiap tahunnya terus menghantui wilayah ekuator.
    Kehadiran sejumlah petinggi negara seperti Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, menegaskan urgensi isu ini.


    Menhut Klaim Rapor Biru Karhutla Tahun Pertama Prabowo: Prestasi Nyata atau Sekadar Faktor Cuaca?
    Selain itu tampak pula Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Forkopimda Riau, jajaran Bupati/Walikota se-Riau, hingga personel TNI/Polri, BPBD, serta perwakilan sektor swasta.


    Kata Menko Polkam apel ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesiapan menghadapi potensi karhutla, khususnya di Provinsi Riau yang secara historis menjadi titik rawan kebakaran hebat.


    Namun, di balik barisan pasukan yang siaga, terselip peringatan filosofis mengenai hubungan timbal balik antara manusia dan alam.
    Dia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan manusia terhadap lingkungan akan berdampak langsung terhadap kehidupan di masa mendatang.


    "Kita perlu mengingatkan lagi bahwa alam akan bereaksi sesuai dengan aksi yang kita lakukan. Begitu juga sebaliknya, aksi yang kita lakukan akan menunjukkan bereaksinya alam itu kepada kita, bisakah kita memberikan sesuatu yang baik untuk kepentingan alam," ujarnya di hadapan peserta apel.
    Dia juga mengatakan bahwa kesadaran untuk berbuat baik terhadap alam harus menjadi titik awal dalam setiap kebijakan dan tindakan.
    Menjaga kelestarian hutan bukan sekadar soal memadamkan api, melainkan menjaga keseimbangan ekosistem yang kian rapuh.


    "Alam akan memberikan yang baik juga untuk kita, ini adalah titik awal yang harus kita sadari. Kemudian tanggung jawab kita kepada bangsa dan kewajiban kita untuk menjaga alam yang telah dikaruniakan kepada kita semua dari Allah SWT," jelas Djamari.


    Menyadari seringnya kritik publik terhadap efektivitas apel siaga yang kerap dianggap rutinitas tanpa hasil signifikan di lapangan, Menko Polkam menegaskan bahwa agenda tahun 2026 ini membawa bobot yang berbeda.


    Dia mengklaim kegiatan tersebut merupakan simbol kesiapan nyata seluruh elemen bangsa dalam mengawasi sumber daya alam Indonesia.
    "Apel ini adalah untuk menunjukkan kesiapan kita bahwa kita mampu untuk merawat kekayaan alam ini. Tidak hanya sekadar untuk mencegah terjadinya kerusakan alam di sekitar lokasi tempat kebakaran hutan, tapi punya dampak yang sangat luas," tegasnya.
    Kini, publik menanti apakah "kesiapan nyata" yang dijanjikan dalam apel di Lanud Roesmin Nurjadin tersebut akan mampu menahan laju api saat musim kemarau mencapai puncaknya, ataukah narasi "menjaga alam" ini akan kembali terkalahkan oleh asap tebal di masa depan.


    Editor: Jasrilchaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
  • Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
  • Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
    04 Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
    05 Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
    06 Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama Pulaupenyengat.id
    07 Hut Bhayangkara Ke-80 Meriahkan – Kapolres Kampar Janjikan Turnamen Baru Dengan Komposisi Tim Baru
    08 Kapolsek Kampar Turun Langsung Cari Korban Tenggelam DI Sungai Kampar - TIM Penyelamatan Masih Berusaha, Kronologis Kejadian Terungkap
    09 Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
    10 Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
    11 Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Monitoring Tanaman Bergizi dan Budidaya Ikan Warga
    12 Pelaku UMKM di Tepi Laut Sepakati Relokasi Selama Penataan Taman Gurindam 12, Pendaftaran dan Pendataan Mulai 8 Juni
    13 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Bersama Jajaran Istiqamah Tebar Kebaikan Melalui Program Jumat Barokah
    14 Kapolres Kampar Hadir Di Desa Sungai Paku - Cek Jembatan Baru Dan Bagikan Bansos
    15 Polres Kampar Ekpos Penangkapan Narkoba 717 Gram sekaligus Musnahkan BB Narkoba Hampir 2 KG
    16 Kapolres Kampar Buka Turnamen Mini Soccer Kapolres Cup I - Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-80
    17 Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar
    18 Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Antara Kewenangan, Akuntabilitas, dan Pelayanan Publik
    19 Menanti Hasil Perjuangan Perdana Danantara, Sang Super Holding BUMN
    20 P2TL PLN dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Menjaga Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
    21 Sengkarut P3K Guru dalam Teropong Hukum: Janji Manis Berujung Labirin Birokrasi
    22 "Problematika Transparansi Keuangan Negara dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara"
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com