Dugaan Pungli Seragam di SMPN 1 Pekanbaru: Wali Murid Pertanyakan "Uang Lebih" Yang Mengendap
Jumat, 06-03-2026 - 10:29:08 WIB 👁 10753
Foto: Ilustrasi Uang/Seragam): Ilustrasi seragam sekolah. Dugaan adanya selisih pembayaran sebesar Rp100.000 per siswa di SMPN 1 Pekanbaru memicu desakan evaluasi terhadap kepemimpinan kepala sekolah
TERKAIT:
 
  • Dugaan Pungli Seragam di SMPN 1 Pekanbaru: Wali Murid Pertanyakan "Uang Lebih" Yang Mengendap
  •  

    SETGAPONLINE.COM PEKANBARU - Kabar tak sedap menerpa SMP Negeri 1 Pekanbaru. Memasuki tahun ajaran 2025, sekolah berlabel favorit ini diterpa isu miring terkait dugaan pungutan biaya seragam yang dinilai tidak transparan. Fokus persoalan tertuju pada pengumpulan dana di Kelas VII Hanglengker yang diduga menyisakan tanda tanya besar bagi para wali murid, Jum'at (6/3/2026).


    Berdasarkan investigasi dan keterangan yang dihimpun, setiap siswa diwajibkan menyetor uang sebesar Rp1.750.000 untuk penebusan baju seragam. Dana tersebut diketahui dikelola oleh seorang oknum berinisial AY yang bertindak sebagai koordinator penghimpun dana dari orang tua.
    Namun, keresahan mulai muncul ketika terungkap adanya selisih harga. Diduga terdapat kelebihan bayar sebesar Rp100.000 per siswa yang hingga kini raib dan belum dikembalikan kepada pihak wali murid. Riuh rendah keberatan ini pun sempat memanaskan ruang diskusi di grup WhatsApp kelas tersebut.
    Hingga berita ini dirilis, pihak Kepala Sekolah SMPN 1 Pekanbaru Hj. Raja Izda Chairani, S.Pd masih memilih bungkam. Upaya konfirmasi yang dilayangkan tim media belum mendapatkan respons sedikit pun, seolah enggan mengklarifikasi simpang siur yang terjadi di bawah kepemimpinannya.
    Kutipan Tajam LSM MAMPIR
    Menanggapi fenomena ini, Ketua LSM MAMPIR, Haryanto, memberikan pernyataan keras. Ia menilai ada pembiaran sistematis yang dilakukan pihak sekolah sehingga ruang bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi terbuka lebar.
    "Kami sangat menyayangkan sikap manajemen SMPN 1 Pekanbaru. Ini bentuk lemahnya pengawasan sekaligus kurangnya ketegasan. Masa uang orang tua murid dijadikan ladang mata pencaharian? Ini modusnya halus, tapi praktiknya jelas-jelas memalak orang tua," tegas Haryanto kepada media.
    Haryanto mendesak agar pihak sekolah segera membereskan "kekacauan" administratif ini dan mengembalikan hak para wali murid sebelum masalah ini berbuntut panjang secara hukum.
    "Pihak sekolah harus segera bertindak mengembalikan uang itu. Jika dibiarkan, ini akan menjadi preseden buruk dan merusak nama besar SMPN 1 Pekanbaru. Kami juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru segera mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah tersebut. Kalau tidak mampu mengawasi hal sensitif seperti ini, ya lebih baik diganti saja!" pungkasnya.


    Penulis: Hadi




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
  • Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
  • Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
    04 Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
    05 Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
    06 Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama Pulaupenyengat.id
    07 Hut Bhayangkara Ke-80 Meriahkan – Kapolres Kampar Janjikan Turnamen Baru Dengan Komposisi Tim Baru
    08 Kapolsek Kampar Turun Langsung Cari Korban Tenggelam DI Sungai Kampar - TIM Penyelamatan Masih Berusaha, Kronologis Kejadian Terungkap
    09 Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
    10 Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
    11 Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Monitoring Tanaman Bergizi dan Budidaya Ikan Warga
    12 Pelaku UMKM di Tepi Laut Sepakati Relokasi Selama Penataan Taman Gurindam 12, Pendaftaran dan Pendataan Mulai 8 Juni
    13 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Bersama Jajaran Istiqamah Tebar Kebaikan Melalui Program Jumat Barokah
    14 Kapolres Kampar Hadir Di Desa Sungai Paku - Cek Jembatan Baru Dan Bagikan Bansos
    15 Polres Kampar Ekpos Penangkapan Narkoba 717 Gram sekaligus Musnahkan BB Narkoba Hampir 2 KG
    16 Kapolres Kampar Buka Turnamen Mini Soccer Kapolres Cup I - Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-80
    17 Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar
    18 Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Antara Kewenangan, Akuntabilitas, dan Pelayanan Publik
    19 Menanti Hasil Perjuangan Perdana Danantara, Sang Super Holding BUMN
    20 P2TL PLN dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Menjaga Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
    21 Sengkarut P3K Guru dalam Teropong Hukum: Janji Manis Berujung Labirin Birokrasi
    22 "Problematika Transparansi Keuangan Negara dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara"
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com