Sinergi Tanpa Celah, Kejati Riau Dukung Penuh Instruksi Presiden Tekan Titik Api
Kamis, 05-03-2026 - 16:35:48 WIB 👁 6621
 |
| Chaniago melakukan inspeksi sarana dan prasarana pemadam kebakaran dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (05/03/2026). |
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Lapangan Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin menjadi saksi bisu kesiapan total jajaran pimpinan daerah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Dr. Sutikno, SH., MH., tampak hadir bahu-membahu bersama jajaran Forkopimda Riau dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla, Kamis (05/03/2026).
Apel besar ini dipimpin langsung oleh Menkopolkam Djamari Chaniago. Dalam inspeksinya, Menkopolkam melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kesiapan personel dan kelaikan mesin pemadam hingga dukungan logistik udara.
Menkopolkam menegaskan bahwa Presiden menaruh perhatian khusus pada stabilitas ekologi di Riau. Ia menekankan bahwa pola penanganan tidak lagi boleh bersifat reaktif, melainkan harus preventif.
“Upaya pencegahan harus dipersiapkan secara optimal melalui koordinasi lintas sektor. Kita ingin potensi Karhutla ditekan habis sejak dini, bukan sibuk saat api sudah membesar,” ujar Djamari Chaniago dengan tegas di hadapan peserta apel.
Selain kesiapan fisik, Menkopolkam juga mengirimkan pesan keras kepada para pemegang konsesi lahan. Baginya, perusahaan tidak boleh lepas tangan terhadap apa yang terjadi di wilayah operasional mereka.
“Perusahaan harus benar-benar memastikan wilayah konsesinya aman dari kebakaran. Pencegahan menjadi kunci utama, dan komitmen ini tidak bisa ditawar,” tambahnya.
Di sisi lain, Kajati Riau Dr. Sutikno menyatakan dukungannya terhadap instruksi pusat tersebut. Kehadiran unsur kejaksaan dalam Forkopimda memastikan bahwa aspek penegakan hukum dan pengawasan akan berjalan beriringan dengan upaya pemadaman di lapangan.
Menkopolkam menutup arahannya dengan memberikan apresiasi kepada relawan dan TNI-Polri yang selama ini menjadi garda terdepan. Ia juga meminta media massa untuk berperan aktif sebagai jembatan edukasi bagi masyarakat agar tidak ada lagi pembukaan lahan dengan cara membakar.
Jasril
Komentar Anda :