Menhut RI Raja Juli Antoni Ungkap Jenis Pohon untuk Rehabilitasi Tesso Nilo
Senin, 22-12-2025 - 08:29:32 WIB 👁 14581
Foto: Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni
TERKAIT:
 
  • Menhut RI Raja Juli Antoni Ungkap Jenis Pohon untuk Rehabilitasi Tesso Nilo
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN - Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, menegaskan komitmen pemerintah dalam memulihkan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melalui program rehabilitasi hutan dan lahan. Hal ini disampaikannya melalui video unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (21/12/2025).

    Menhut Raja Juli Antoni menjawab pertanyaan publik terkait jenis pohon yang akan ditanam di bekas kebun sawit yang telah dikembalikan ke kawasan TNTN. Ia ungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai jenis bibit pohon yang akan digunakan untuk restorasi ekosistem di kawasan konservasi.

    “Bibit yang disiapkan antara lain trembesi, mahoni, kulim, sengon, aren, pulai, jengkol, petai, dan durian,” ungkap Menhut RI dalam video tersebut.

    Dijelaskan, penyiapan bibit ini dilakukan secara paralel dengan upaya penertiban dan penumbangan sawit di dalam kawasan taman nasional. Pemerintah tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga memastikan adanya langkah lanjutan berupa pemulihan kawasan yang telah rusak.

    “Jadi tadi selain kita menumbangkan sawit di TNTN, kita juga menyiapkan bibit-bibit pohon. Gunanya untuk ditanam di Tesso Nilo dan taman nasional lain tentunya,” jelasnya.

    Menhut juga membagikan momen penanaman bibit kulim di kawasan TNTN. Ia berharap pohon tersebut dapat tumbuh subur sebagai bagian dari upaya mengembalikan tutupan hutan alami di kawasan konservasi yang selama ini terdegradasi.

    “Saya tanam kulim di TNTN. Semoga ini tumbuh subur," harapnya.

    Ia menekankan pentingnya memperbanyak bibit pohon sejak dini agar pihaknya selalu siap ketika proses dialog dengan masyarakat membuahkan kesepakatan pengembalian lahan. Dengan kesiapan bibit, proses rehabilitasi dapat langsung dilakukan tanpa menunggu waktu lama.

    "Jadi diperbanyak saja bibitnya, supaya nanti kalau kita berhasil lagi berdialog dengan masyarakat untuk menyerahkan kebun mereka, kita siap tanam untuk rehabilitasi hutan dan lahan,” tuturnya.

    Sebelumnya, ia menerangkan langkah ini menunjukkan bahwa pemulihan Tesso Nilo tidak hanya bertumpu pada kebijakan penertiban, tetapi juga pada pendekatan ekologis dan sosial yang berjalan beriringan. Menhut Raja Antoni menegaskan dipindahkannya masyarakat dari wilayah Taman Nasional ini bukan sebagai bentuk permusuhan, justru memberikan kepastian hukum atas hak masyarakat secara pasti dengan cara yang damai hingga dialog.

    "Ini bukan hari tanda permusuhan karena bapak ibu sekalian digusur dari Taman Nasional, tapi hari bahagia karena dengan cara damai, persuasif, dialog bersama bapak ibu sudah memiliki kepastian hukum untuk mengelola kebun sawit baru di luar Taman Nasional Tesso Nilo. Saat ini masih dalam bentuk SK Hutan Kemasyarakatan karena awalnya relokasi PBPH HTI, supaya prosesnya cepat saya pakai Hkm," pungkasnya.

    H




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
  • DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
  • Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
  • SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    03 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    04 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    05 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    06 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    07 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    08 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    09 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    10 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    11 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    12 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    13 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    14 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    15 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    16
    17 41 Perangkat Daerah Meriahkan Karnaval Hari jadi Siak Ke-27
    18 Sambut Hari Jadi ke-27, Pemkab Siak Gelar Sunat dan Nikah Massal
    19 MoU Kebun Masyarakat Rp57 Miliar Diteken, Afni: Hak Plasma Itu Perintah Undang-Undang
    20 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksikan Rp3,18 Triliun, DPRD Targetkan Rampung November
    21 Sekolah Pelalawan Mulai Tatap Muka Terbatas, Kuala Kampar Masih Daring Akibat Kabut Asap
    22 Respon Cepat Polsek Kampar: Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Km 54 Langsung Dibereskan, Jalan Kembali Normal
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com