Kepsek SMPN 24 Pekanbaru Lakukan Konferensi Pers Terkait Isu Dugaan Penggelapan Honor Guru BOS 5 Bulan Tahun 2022
Selasa, 16-12-2025 - 10:40:41 WIB 👁 7901
Foto: Kepsek SMPN 24 Pekanbaru dan Jajaran Saat Gelar Press Konfress Terkait Gaji Guru Honor
TERKAIT:
 
  • Kepsek SMPN 24 Pekanbaru Lakukan Konferensi Pers Terkait Isu Dugaan Penggelapan Honor Guru BOS 5 Bulan Tahun 2022
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Beredar isu terkait tentang keterlambatan pembayaran 1jam gaji guru honor dan 5 bulan gaji guru honor BOS yang belum dibayarkan sehingga Fenomena tersebut menjadi konfirmasi oleh oknum wartawan. Legi Allegi wiyanti, S. Pd selaku kepala sekolah SMPN 24 Pekanbaru angkat bicara dan lakukan konferensi Pers demi menjaga nama baik sesuai dengan amanah yang diberikan oleh Pimpinan Dinas Pendidikan kota Pekanbaru.

    Senin, pada tanggal 15 Desember 2025 tepatnya di diruang kepala sekolah Legi Allegi wiyanti, S. Pd selaku kepala sekolah mengadakan konferensi Pers dengan mengumpulkan seluruh Guru honor BOS sebanyak 6 orang yang terdiri dari Arta Verawati Sinaga sebagai Guru Pendidikan Agama Kristen, Noris Agustian sebagai Guru Penjas Orkes, Masmin sebagai Guru Pendidikan Agama Islam, Rairatul Tasbiah sebagai Guru Bahasa Indonesia, Feni Dwi Putri sebagai Guru IPA dan Raisa Dinitia Dwi Riski sebagai Guru mapel Seni Budaya' beserta bendahara Kepala sekolah SMPN 24 Pekanbaru yang di dihadiri oleh 2 orang Jurnalis dari Media Peduli Pendidikan dan Sergaponline.com

    Dalam konferensi Pers Legi Allegi wiyanti, S. Pd selaku kepala sekolah menyampaikan tujuan dan maksud memanggil seluruh Guru honor BOS SMPN 24 Pekanbaru terkait isu konfirmasi yang terus di pertanyakan oleh oknum wartawan tentang pembayaran gaji guru honor. Selain itu Legi juga meminta kepada Guru honor BOS agar semua persoalan atau uneg-uneg Guru Honor BOS dapat disampaikan secara langsung pada saat diadakan konferensi Pers saat ini. Sehingga apapun persolan atau isu yang menduga pembayaran gaji guru honor yang tidak dibayarkan selama 5 bulan itu tidak benar adanya'.

    Legi juga berharap kedepannya tidak ada lagi pengaduan yang menjadi Boomerang buat kepala sekolah dan rusaknya nama instansi sekolah SMPN 24 Pekanbaru. Sehingga profesi kita sebagai seorang Guru tercoreng. Kita sebagai Guru seharusnya dapat menjadikan contoh yang baik buat siswa maupun buat orang lain'.

    Isu yang berkembang terkait dari keterlambatan pembayaran 1 jam dan 5 bulan gaji guru honor BOS yang belum dibayarkan Ini sangat membuat kekecewaan khususnya bagi saya selaku Kepala sekolah sehingga seakan-akan saya tidak melaksanakan amanah yang baik dan dengan tegas saya katakan itu tidak benar ucap legi.

    Dikesempatan ini legi juga berharap kepada seluruh guru yang ada di SMPN 24 Pekanbaru agar menyampaikan apa yang terjadi sebenarnya kepada seluruh elemen karena apa yang kita sampaikan menjadi penilaian terhadap instansi sekolah kita. Dan saya yakin ibuk dan bapak Guru SMPN 24 semuanya sudah lebih memahami apa yang benar dan apa yang salah.

    Dengan Penuh rasa percaya diri Legi Allegi wiyanti, S. Pd selaku kepala sekolah memberikan pertanyaan kepada seluruh Guru honor BOS SMPN 24 Pekanbaru dengan pertanyaan "apakah benar gaji guru honor tidak saya bayarkan Selama 5 bulan? Dengan tegas tanpa aba-aba tanpa perintah dan tidak ada rekayasa guru-guru honor BOS SMPN 24 Pekanbaru menyatakan semua gaji guru honor BOS kami dibayarkan setiap bulanya. Dan kami sangat menghargai dan menghormati kepala sekolah kami Legi Allegi wiyanti, S. Pd yang selalu memberikan yang terbaik bagi kami sehingga sampai saat ini kami masih dipercaya untuk memberikan pendidikan kepada siswa. Dan Alhamdulillah sebahagian kami sudah ada yang mendapatkan sertifikasi berkat bantuan kepala sekolah dalam memberikan pembinaan dan kelengkapan administrasi untuk menjadi bahan kelulusan sertifikasi dan menjadi guru yang lebih baik ucap salah satu guru honor SMPN 24 Pekanbaru.

    Persoalan kelebihan 1 jam guru honor yang terlambat dibayarkan, itu karena adanya kekeliruan perhitungan jam belajar. Sehingga persolan 1 jam kelebihan tersebut sudah dibayarkan oleh bendahara dan sudah diselesaikan di tahun 2022 bulan Desember ungkap bendahara SMPN 24 Pekanbaru. Hal ini di buktikan dengan kwitansi pembayaran dari guru yang bersangkutan.

    Dalam kesempatan ini juga Legi berharap kepada Guru-guru, SMPN 24 Pekanbaru baik itu tergolong Guru ASN, P3K atau guru yang masih Honor BOS dapat selalu menanyakan langsung kepada kepala sekolah apabila ada kesalahan dalam bidang apapun sehingga kita bisa mencari solusinya bersama-sama ucapnya

    Dari akhir pembicaraan dan konferensi Pers tersebut dengan tegas Legi meminta kepada seluruh Guru honor BOS untuk dapat memberikan keterangan atau klarifikasi yang benar terkait isu pembayaran gaji guru yang tidak saya bayarkan Selama 5 bulan dan kelebihan jam mengajar itu adalah pemberitaan bohong dan tidak benar.

    Disamping itu Legi juga meminta kepada salah satu guru yang kekeliruan hitungan kelebihan jam untuk menyampaikan klarifikasi kepada publik bahwa hal tersebut sudah terselesaikan dan sudah dibayarkan oleh bendahara pada saat itu juga di tahun 2022 bulan Desember.

    Mengingat waktu pekerjaan Guru yng masih ada, Sehingga dengan singkat Legi meminta untuk semua guru honor BOS yang hadir membuat pernyataan terkait isu tidak dibayarkan gaji selama 5 bulan. Dan meminta salah satu guru yang kelebihan jam juga memberikan pernyataan atau klarifikasi sehingga persolan tersebut tidak menjadi ajang untuk memojokkan dirinya selaku kepala sekolah di SMPN 24 Pekanbaru tegas Legi. (Tim)

    Editor: Jasrilchaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
  • Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
  • DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
  • Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    03 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    04 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
    05 Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
    06 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    07 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    08 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    09 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    10 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    11 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    12 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    13 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    14 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    15 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    16 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    17 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    18 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    19 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    20 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    21 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    22 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com