Komisi III DPRD Provinsi Riau Menggelar Rapat Rerja Dengan PT Pertamina Hulu Rokan
Senin, 10-11-2025 - 20:54:41 WIB 👁 5569
 |
| Foto: Komisi III DPRD Provinsi Riau saat menggelar rapat kerja dengan PT Pertamina Hulu Rokan |
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Komisi III DPRD Provinsi Riau menggelar rapat kerja dengan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk membahas potensi pendapatan daerah serta perkembangan Participating Interest (PI) 10 persen. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Riau, Senin (10/11/2025).

Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, menegaskan bahwa pertemuan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat terkait kondisi terkini yang dihadapi PHR. “Pertemuan ini penting supaya kami bisa menjelaskan kepada masyarakat kondisi yang sebenarnya,” ujar Edi.

Dalam pemaparannya, pihak PT PHR menjelaskan bahwa investasi perusahaan berdampak langsung terhadap arus kas (cashflow). PHR juga memaparkan komposisi bagi hasil yang berlaku saat ini, yakni 64 persen untuk PHR dan 36 persen untuk pemerintah, sesuai dengan ketentuan peraturan menteri.

Sepanjang periode Januari hingga September 2025, seluruh porsi pemerintah tersebut telah disalurkan ke kas negara.
General Manager PT PHR, Erwin Sianturi, menyampaikan bahwa perusahaan masih menghadapi beban pajak yang besar. PHR berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau untuk meringankan tekanan operasional, sehingga perusahaan dapat meningkatkan kinerja dan kontribusi ke daerah.

“Kita sangat bergantung pada pajak dan investasi. Beban pajaknya sangat signifikan. Kami berharap ada bentuk keringanan yang bisa membantu meringankan biaya operasi,” jelas Erwin.

Menutup rapat, Komisi III DPRD Riau mendorong PHR untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau, BUMD, serta SKK Migas, terutama dalam optimalisasi pengelolaan wilayah kerja dan peningkatan kontribusi bagi daerah.

Edi Basri menegaskan bahwa perusahaan sebesar PHR seharusnya memiliki prospek keuntungan yang kuat.
“Hari ini kita boleh negatif, tapi besok harus untung besar. Dalam pandangan umum, sulit dipahami apabila perusahaan sebesar PHR berada pada posisi minus,” tegasnya.
Rapat kerja ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, didampingi anggota Komisi III: Abdullah, Imustiar, dan Sofyan. Dari pihak PT PHR, hadir General Manager Erwin Sianturi beserta jajaran manajemen.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat transparansi, meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah, serta mempercepat realisasi PI 10 persen untuk kesejahteraan masyarakat Riau.
GALERY FOTO DPRD PROVINSI RIAU
Komentar Anda :