Ketua PKDP Pekanbaru Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan Buyung Piliang
Jumat, 17-10-2025 - 14:53:41 WIB 👁 25269
Foto: Korban dan Pengurus PKDP Kota Pekanbaru Sumber: DPD PwMoi Kota Pekanbaru
TERKAIT:
 
  • Ketua PKDP Pekanbaru Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan Buyung Piliang
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU -  Dugaan pengeroyokan terjadi di sebuah bengkel tambal ban di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Rabu malam (15/10/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

    Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena korban merupakan tokoh masyarakat Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota Pekanbaru, Buyung Piliang, beserta anaknya Yuda, yang mengalami luka serius di bagian kepala.

    Berdasarkan keterangan Jefri Naldi, menantu dari Buyung Piliang, kejadian bermula dari keributan di bengkel tambal ban milik Duell, antara SN dan abang iparnya(red SN). Saat itu, SN datang bersama dua orang temannya.

    “Menurut informasi, SN marah kepada abang iparnya, tapi kami tidak tahu apa penyebabnya,” ujar Jefri.

    Keributan tersebut semakin memanas hingga terdengar teriakan “maling” dari arah bengkel. Karena waktu sudah larut malam, keluarga Buyung yang tinggal di dekat lokasi keluar rumah untuk memastikan keadaan.

    “Saat kami keluar, kami lihat Yuda sudah babak belur, kepalanya dipukul pakai kayu bloti oleh SN,” kata Jefri.

    Melihat anaknya dipukuli, naluri seorang ayah membuat Buyung berusaha membantu. Namun situasi semakin kacau, bahkan Duell, pemilik bengkel yang berusaha melerai, juga ikut dihajar SN.
    “Ketika ayah mau membantu Yuda, teman SN memiting leher ayah, lalu SN yang masih pegang bloti memukul kepala ayah bagian depan. Meski sudah ditangkis, kepala ayah tetap kena dan luka berat,” lanjut Jefri.

    Dengan kondisi kepala berdarah, Buyung sempat pulang ke rumah. Beberapa menit kemudian, ia kembali ke lokasi bersama Jefri karena ingin memastikan siapa pelaku yang memukulnya.
    “Waktu ayah menunjuk orangnya di atas motor, mereka terlihat mau kabur. Saya spontan menarik salah satu dari mereka sampai jatuh di pinggir jalan,” ungkap Jefri.

    Menurut Jefri, malam itu dua orang diamankan polisi, namun kemudian SN juga membuat laporan dan mengaku sebagai korban pengeroyokan.


    “Sampai subuh kami masih di Polsek, tapi laporan kami belum selesai dibuat, sementara mereka sudah lebih dulu membuat laporan,” jelasnya.

    Saat ini, Buyung Piliang masih dirawat dan dijadwalkan menjalani operasi. Sementara Yuda mengalami pendarahan di bagian kepala belakang dan terus mengeluh kesakitan.

    PKDP Desak Polisi Bertindak Tegas

    Ketua DPD PKDP Kota Pekanbaru, Abu Bakar Sidik, S.H., M.H. (ABS) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut terdapat dua korban dari pihak PKDP  Buyung Piliang dan anaknya Yuda  serta satu korban lain, Duell, pemilik bengkel tambal ban.

    “Karena Pak Buyung ini merupakan salah satu ninik mamak dan tokoh masyarakat PKDP, kami mendesak pihak Polsek Tenayan Raya untuk mengambil tindakan tegas. Ini sudah masuk kategori tindak pidana penganiayaan berat,” ujar ABS yang juga berprofesi sebagai pengacara.

    ABS bersama sejumlah tokoh PKDP di antaranya By Ahmad Chan, S.H., M.H., H. Agusman SK, S.H., M.H., H.M. Nazif, H. Drs. Muhardi Yance, dan Indra Piliang  mendatangi Polsek Tenayan Raya pada Kamis siang (16/10/2025) bersama sekitar 50 anggota PKDP untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pembebasan pelaku.

    Ia mengimbau seluruh keluarga besar PKDP agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

    “Kami percaya Polsek Tenayan Raya akan bertindak cepat dan profesional. Mari kita percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.

    Polisi: Kasus Masih Dalam Penyelidikan

    Sementara itu, Kapolsek Tenayan Raya Kompol Didi Antoni melalui Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Ipda Asbi Abdul Sani, SH, MH, membenarkan laporan terkait dugaan pengeroyokan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kedua belah pihak yang saling melapor.

    “Benar, ada laporan perkara pengeroyokan yang diduga melibatkan kedua pihak. Kami masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk menentukan arah perkara, apakah masuk Pasal 170 atau 351 KUHP,” jelas Asbi.

    Terkait informasi yang beredar bahwa salah satu pelaku telah ditahan lalu dibebaskan, Asbi menegaskan hal itu tidak benar.

    “Hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. SN juga membuat laporan karena mengaku dikeroyok. Semua laporan masyarakat kami terima tanpa pengecualian,” ujarnya.

    Asbi berharap semua pihak, termasuk keluarga besar PKDP, dapat bersabar menunggu hasil penyelidikan dan gelar perkara agar kasus ini menjadi terang benderang.

    “Kami mohon semua pihak tidak terpancing isu-isu di luar. Biarkan kami bekerja sesuai prosedur. Kami berterima kasih kepada pengurus PKDP yang telah datang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kami,” tutupnya.(Jasrilchaniago)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com