Pembangunan Jalan Asshofa Pekanbaru Diduga Bermasalah, LSM Desak APH Periksa Kasatker
Rabu, 27-08-2025 - 14:24:58 WIB 👁 10340
Foto: Pembangunan jalan Asshofa yang diduga tidak sesuai spesifikasi
TERKAIT:
 
  • Pembangunan Jalan Asshofa Pekanbaru Diduga Bermasalah, LSM Desak APH Periksa Kasatker
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU – Proyek preservasi Jalan Asshofa, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru kembali menuai sorotan. Dugaan ketidaktransparanan dan indikasi korupsi mencuat setelah sejumlah aktivis dan awak media melakukan investigasi lapangan.

    Proyek yang berada di bawah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Riau ini memiliki nilai kontrak mencapai Rp14,4 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2024. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Mekar Abadi Mandiri dengan cakupan:

    Jalan Asshofa menuju Jalan Fajar Panjang sepanjang 1.900 meter (lebar 4 meter),

    Jalan Asshofa menuju kantor Kecamatan Payung Sekaki sepanjang 500 meter (lebar 5 meter),

    Ruas Jalan Fajar Panjang sepanjang 1.050 meter (lebar 6 meter).

    Namun, hasil investigasi di lapangan mendapati adanya dugaan mark-up anggaran sekitar Rp2,1 miliar. Temuan ini didasarkan pada ketidaksesuaian antara volume pekerjaan, kualitas material, hingga pelaksanaan teknis yang meliputi petching, leveling, base A, B, C, prime coat, tack coat, hingga pengaspalan dengan jenis aspal AC-WC, AC-BC, AC-BCL, serta pembangunan beton bahu jalan, dinding penahan, dan box culvert.

    Seorang aktivis LSM Forum Peduli Pembangunan Anti Korupsi (FP2AK) menegaskan, temuan tersebut mengindikasikan adanya praktik korupsi yang merugikan negara.

    “Kerugian negara yang kami temukan sangat mencurigakan. Kami menduga ada persekongkolan antara pihak dinas terkait dan kontraktor. Kami akan melaporkan hal ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan Kementerian PUPR agar segera memeriksa Kasatker dan PPK terkait,” ujarnya.

    LSM juga meminta BPKP Wilayah Riau untuk melakukan audit ulang, agar potensi kerugian negara bisa dikembalikan ke kas negara.

    Selain itu, sorotan publik semakin tajam setelah Syamsurizal, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 BPJN Wilayah I Riau, dikabarkan memblokir nomor awak media yang berusaha melakukan konfirmasi. Sikap tertutup ini dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi pejabat publik.

    Masyarakat sekitar pun menyampaikan kekecewaannya.

    “Proyek ini menggunakan uang rakyat, bukan uang pribadi. Kami berhak tahu bagaimana pengerjaannya, dan aparat hukum harus mengusut dugaan penyimpangan ini,” ungkap seorang warga.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPJN Wilayah I Riau maupun kontraktor pelaksana belum memberikan klarifikasi resmi. Publik mendesak agar audit independen segera dilakukan dan sanksi tegas diberikan bila terbukti terjadi pelanggaran.

    Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut integritas pengelolaan dana publik. Dugaan mark-up sebesar Rp2,1 miliar, ketidaksesuaian volume pekerjaan dengan kontrak, serta dugaan kolusi antara pejabat dan kontraktor harus segera diusut tuntas demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan infrastruktur.

     

    Penulis: Hadi Zega 




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
  • Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
  • Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
    03 Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
    04 Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
    05 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    06 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    07 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    08 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    09 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    10 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    11 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    12 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    13 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    14 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    15 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    16 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    17 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    18 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    19 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    20 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    21 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    22 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com