Gubernur Riau Anugerahkan Penghargaan Kepada Syekh H Muhammad Yusuf dan H Arsyad MS Tokoh Pejuang Asal Kabupaten Bengkalis
Minggu, 10-08-2025 - 17:16:58 WIB 👁 4435
Foto: Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, menganugerahkan penghargaan kepada dua tokoh asal Kabupaten Bengkalis
TERKAIT:
 
  • Gubernur Riau Anugerahkan Penghargaan Kepada Syekh H Muhammad Yusuf dan H Arsyad MS Tokoh Pejuang Asal Kabupaten Bengkalis
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU – Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, menganugerahkan penghargaan kepada dua tokoh asal Kabupaten Bengkalis, yakni Almarhum Syekh H. Muhammad Yusuf dan Almarhum H. Arsyad, MS, atas dedikasi serta pengabdian mereka dalam Perjuangan Kemerdekaan, Pengembangan Syariat Islam, Pendidikan, Kesehatan, dan Pembelaan Hak-Hak masyarakat.


    Penghargaan tersebut diserahkan sempena Hari Jadi Provinsi Riau ke-68 di Gedung DPRD Provinsi Riau, Pekanbaru. Penghargaan untuk Syekh H. Muhammad Yusuf diterima oleh ahli waris Suriyati, sedangkan penghargaan untuk H. Arsyad, MS diterima oleh ahli waris Zulkarnain.


    Gubernur Riau menyampaikan bahwa kedua tokoh ini adalah teladan bagi generasi saat ini.
    “Syekh H. Muhammad Yusuf dan H. Arsyad, MS, adalah putra terbaik Kabupaten Bengkalis yang mengabdikan hidupnya untuk Agama, Bangsa, dan masyarakat. Penghargaan ini adalah wujud penghormatan atas jasa-jasa mereka yang tak ternilai,” ujar Gubernur Riau.
    Sementara itu, Bupati Bengkalis, Kasmarni, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas penghargaan yang diberikan kepada kedua tokoh tersebut.


    “Almarhum Syekh H. Muhammad Yusuf telah membangun Pendidikan, Kesehatan, serta mengajarkan nilai-nilai Agama dengan penuh ketulusan. Sementara Almarhum H. Arsyad, MS, adalah pejuang tangguh yang sejak muda telah menentang penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan. Masyarakat Kabupaten Bengkalis akan selalu mengenang jasa dan pengorbanan kedua tokoh tersebut,” ungkap Kasmarni.
    Bupati Kasmarni juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah memberikan penghargaan ini.


    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Riau, khususnya Bapak Gubernur Riau H. Abdul Wahid yang telah memberikan penghormatan ini. Semoga menjadi penyemangat bagi generasi penerus untuk meneladani semangat perjuangan kedua tokoh ini,” ucap Kasmarni.
    *Riwayat Perjuangan*
    Syekh H. Muhammad Yusuf
    Lahir di Desa Balai Pungut pada 25 April 1921 dari pasangan Mel Bahrum dan Boneh. Pada awalnya Beliau dikenal sebagai Abdul Manan sebelum Beliau memutuskan berguru kepada ulama besar Syekh Imam Sabar. Kemudian melanjutkan pendalaman ilmu di Thariqat Naqsyabandiyah yang berada di Besilam, Langkat, Sumatera Utara di bawah bimbingan Syekh Abdul Wahab Rokan hingga Beliau memperoleh gelar Syekh.
    Beliau mendirikan Rumah Suluk Khairul Amal di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, berperan dalam pembangunan sekolah SMP Negeri 1 Pinggir di Desa Muara Basung (1994), Puskesmas Muara Basung (2004), dan SMA Negeri 1 Pinggir di Desa Muara Basung pada (2005), serta memperjuangkan hak-hak masyarakat lokal.
    Garis Keturunan Syekh H. Muhammad Yusuf
    Menikah dengan Hj. Nuryah (almarhumah), dikaruniai seorang anak bernama Muhammad Nur (almarhum), dengan cucu:
    1. Khairul Zaman
    2. Amril Mukminin, SE., MM (Bupati Bengkalis ke-14)
    3. Yusrizal (alm)
    4. Al Azmi (Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis)
    5. Riki Rihardi, S.STP., M.Si. (Camat Mandau)
    Dengan istri kedua, Hj. Rohana (almarhumah) memiliki empat anak:
    1. Darwi (alm)
    2. Tarmizi (alm)
    3. Megawati
    4. Suriyati, SKM
    Syekh H. Muhammad Yusuf wafat pada 25 Januari 2006 dan dimakamkan di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.
    H. Arsyad, MS
    Sosok sederhana dan bersahaja ini, sebelum Kemerdekaan RI, menempuh pendidikan di HIS (Hollands Inlandsche School). Usai lulus, Beliau bekerja sebagai pengantar koran di Kantor Pejabat Belanda untuk memperluas wawasan tentang Pemerintahan Kolonial. Dari sanalah tumbuh kesadaran Nasionalismenya, menyadari bahwa penjajahan sangat menyakitkan dan merendahkan martabat Bangsa.
    Pada 14 Oktober 1945, Beliau bergabung bersama para pemuda dan tokoh masyarakat mendirikan Angkatan Pemberontak Indonesia (API). Lebih dari 100 anggota API kemudian bergabung dengan BKR, TKR, dan TNI. H. Arsyad, MS, masuk dalam Satuan Intelijen dengan pangkat Sersan Dua (Serda).
    Garis Keturunan H. Arsyad, MS
    Menikah dengan Hj. Amnah, dikaruniai enam anak:
    1. Abd. Hadi
    2. Drs. Zulkarnain
    3. Aryati
    4. Amir Syarifudin
    5. Albaiti
    6. Aidi
    H. Arsyad, MS wafat pada 10 Februari 2015 dan dimakamkan di Bengkalis.
    Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap penghargaan ini menjadi momentum untuk mengenang serta meneladani pengabdian kedua tokoh demi kemajuan Daerah dan Bangsa. Inf




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Sambung Rasa kepada Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Terus Perkuat Keamanan dan Ketertiban
  • Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur
  • Dugaan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu Di Wilayah Hukum Polsek Mandau Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Sambung Rasa kepada Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Terus Perkuat Keamanan dan Ketertiban
    04 Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur
    05 Dugaan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu Di Wilayah Hukum Polsek Mandau Diamankan
    06 PKK Rumbai Barat Kompak, Camat, Lurah Dan Ibu Walikota Satu Barisan Lawan Stunting & Jaga Ketahanan Pangan Program Astacita
    07 Polsek Tambusai Dampingi Pemipilan Jagung PT. PSA, Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan
    08 Polsek Tambusai Dampingi Pemipilan Jagung PT. PSA, Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan
    09 Pemprov Riau Dukung Program Magang Nasional
    10 Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan
    11 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Antar Langsung Hasil Panen Petani ke Bulog, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
    12 Wadir intelkam Polda Riau AKBP Pangucap Priyo Soegito Menghadiri Kolaborasi Selamatkan Lingkungan Cegah Karhutla
    13 Polsek Kampar Kiri Gandeng Pesantren Manidatul Iman Dan Poktan – Tanami 1 Ha Jagung Pipil Lamuru, Dukung Ketahtanan Pangan Program Astacita
    14 Polsek Batu Hampar dan Bumkep Sialang Bersama Panen Raya Jagung Dukung Program Asta Cita Presiden
    15 Strategi SF Hariyanto Sisir Ratusan Ribu Kendaraan Mati Pajak di Kampar
    16 Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
    17 Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
    18 Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
    19 Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama Pulaupenyengat.id
    20 Hut Bhayangkara Ke-80 Meriahkan – Kapolres Kampar Janjikan Turnamen Baru Dengan Komposisi Tim Baru
    21 Kapolsek Kampar Turun Langsung Cari Korban Tenggelam DI Sungai Kampar - TIM Penyelamatan Masih Berusaha, Kronologis Kejadian Terungkap
    22 Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com