Gubri dan Menteri P2MI Sepakat Tangani TPPO, Sekdaprov Riau: Negara Tak Boleh Kalah dari Sindikat!
Jumat, 18-07-2025 - 17:30:43 WIB 👁 8701
Foto: Penandatangan Nota Kesepakatan
TERKAIT:
 
  • Gubri dan Menteri P2MI Sepakat Tangani TPPO, Sekdaprov Riau: Negara Tak Boleh Kalah dari Sindikat!
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menyatakan sikap tegas dalam memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), khususnya di wilayah perbatasan yang kerap menjadi jalur ilegal pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI).

    Komitmen ini ditegaskan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Riau dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau, M Job.

    Dalam sambutannya, M Job menekankan bahwa TPPO bukan hanya pelanggaran hukum biasa, melainkan kejahatan luar biasa yang mengoyak nilai-nilai kemanusiaan.

    “Kami tidak akan tinggal diam terhadap kejahatan luar biasa ini. Perdagangan orang adalah pengkhianatan terhadap kemanusiaan,” tegasnya.

    M Job mengungkapkan penyelundupan PMI dikarenakan kondisi geografis Riau yang berbatasan langsung dengan Malaysia serta memiliki garis pantai yang luas.

    Menurutnya, menjadi sisi ganda yaitu di satu sisi memiliki potensi ekonomi, namun di sisi lain membuka peluang besar bagi praktik kriminal lintas negara.

    “Wilayah laut terbuka dan jalur-jalur tikus yang tak terpantau justru dimanfaatkan oleh sindikat gelap. Warga kita dikirim ke luar negeri tanpa dokumen, tanpa keterampilan, dan tanpa perlindungan hukum. Mereka jadi korban eksploitasi, kekerasan, bahkan perdagangan manusia,” jelas M Job.

    Guna menutup celah tersebut, Pemprov Riau bersama Kementerian P2MI menyusun empat langkah strategis.

    Pertama, pengawasan Wilayah Perbatasan. Dimana, pos-pos di jalur tikus akan ditutup dan pengawasan laut diperkuat, terutama di daerah rawan seperti Dumai, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti.

    Kedua, sinergi antar instansi yaitu seluruh lembaga terkait diminta bersatu padu dalam satu suara, satu gerakan, dan satu tujuan untuk memutus mata rantai perdagangan orang.

    Keempat, pdukasi dan pelatihan calon PMI. Dimana, Pemerintah akan mendorong pelatihan keterampilan dan pemahaman hukum agar masyarakat tidak tergoda berangkat secara ilegal, melainkan melalui jalur yang sah dan aman.

    Terakhir, terkait penegakan hukum tanpa pandang bulu yakni siapapun yang terlibat dalam praktik TPPO akan ditindak tegas, tanpa terkecuali.

    “Hukum tidak mengenal kompromi,” ujarnya.

    Di akhir pernyataannya, M Job menyampaikan pesan mendalam tentang perlindungan generasi muda dari bujuk rayu sindikat yang menjanjikan mimpi palsu.

    “Kami tidak ingin generasi muda kita berangkat dengan harapan, lalu pulang dengan penderitaan. Negara harus hadir, dan hari ini kita buktikan bahwa kita siap bergerak bersama,” pungkasnya.

    Diakhir kegiatan, M Job juga ikut bersama Menteri dan Forkopimda merilis pengungkapan kasus TPPO yang terjadi di wilayah Rupat, Kabupaten Bengkalis dan di Dumai

    MEI




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
  • Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
  • Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
  • Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    03 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    04 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    05 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    06 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    07 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    08 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
    09 Pemkab Meranti Siapkan Lahan Hampir 1 Hektare untuk Rusun Polres
    10 Bupati Kampar Hadiri Workshop Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon
    11 Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
    12 Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
    13 Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
    14 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    15 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    16 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    17 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    18 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    19 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    20 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    21 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    22 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com