Pemprov Kepri Menarget Pendapatan Rp17 Triliun di Tahun 2025 Dari Sektor Pariwisata
Jumat, 18-07-2025 - 10:09:14 WIB 👁 4496
Foto: Turis
TERKAIT:
 
  • Pemprov Kepri Menarget Pendapatan Rp17 Triliun di Tahun 2025 Dari Sektor Pariwisata
  •  

    SERGAPONLINE.COM BATAM - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pariwisata berkomitmen memenuhi target kunjungan wisatawan tahun 2025 sehingga pendapatan dari sektor pariwisata sebesar Rp17 triliun dapat terpenuhi.


    Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan menjelaskan, Kementrian Pariwisata RI menetapkan target sebanyak 5,9 juta kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau pada tahun 2025 ini.


    Besaran target Kemanpar RI ini terbagi menjadi dua kategori, yakni wisatawan mancanegara (wisman) berjumlah 2,4 juta kunjungan, dan wisatawan nusantara (wisnus) 3,5 juta kunjungan


    Namun, lanjut Hasan, target kunjungan wisman dan wisnus Kemnepar RI itu lebih rendah jika dibandingkan indeks kinerja utama (IKU) Rencana Staretegis RPJMD Kepri tahun 2025.


    Berdasarkan IKU RPJMD Kepri 2025, target kunjungan wisman ke Kepri ditarget sebanyak 1,7 juta kunjungan, sedangkan wisnus 2,2 juta kunjungan.


    "Untuk jangka pendek ini kita mengupayakan target kunjungan wisatawan dalam RPJMD itu bisa tercapai," ujar Hasan di Batam, Kamis (16/7/2025).


    Jika dikalkulasi, pemenuhan target kunjungan wisatawan - baik wisman maupun wisnus - ke Kepulauan Riau pada tahun 2025 ini akan menyumbang pendapatan daerah sebesar Rp17 triliun.


    Setiap wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kepulauan Riau umumnya dihitung membelanjakan US$ 296 per orang dengan lama rata-rata menginap selama 1,7 hari per hari. Sedangkan wisnus dihitung sebesar Rp2,2 juta per orang dengan waktu lama menginap yang sama.


    "Pengeluaran wisatawan itu dihitung mulai dari menginjakkan kaki di pintu kedatangan, hingga kembali ke negara atau daerah asal," " jelas Hasan.


    Pengeluaran di antaranya berupa akomodasi, makan dan minum, biaya transportasi lokal, belanja oleh-oleh, biaya jasa, dan transaksi lainnya selama wisatawan berada di Kepulauan Riau.


    "Dengan perhitungan itu, Rp1,7 triliun diharapkan menjadi penyumbang pendapatan daerah dari sektor pariwisata selama tahun 2025 ini," ujar Hasan.


    Tagline "Berlibur ke Kepri Aja!"


    Di sisi lain, Hasan optimis terhadap prospek pariwisata Kepulauan Riau ke depan. Berbagai iven pariwisata akan digelar sepanjang semester II 2025 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dan memperpanjang masa tinggal.


    Perhelatan seni, budaya, kuliner, hingga sport tourism akan dilakukan secara terpadu bersama kabupaten/kota di Kepri sebagai bagian dari strategi dalam menarik minat wisatawan.


    "Kita telah menetapkan tagline pariwisata Kepri. Taglinenya adalah Berlibur ke Kepri Aja!" sebut Hasan lagi.


    Menurutnya, agline pariwisata Kepri ini dibuat untuk menciptakan identitas yang kuat dan menarik perhatian wisatawan, serta mempromosikan destinasi wisata secara efektif.


    Pariwisata Kepri pun sejauh ini terus menunjukkan tren pertumbuhan menggembirakan. Ini dibuktikan dengan naiknya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mendekati medio 2025.


    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman ke Kepri selama Januari hingga Mei 2025 mencapai 711.683 kunjungan.


    Khusus untuk bulan Mei 2025 saja, jumlah kunjungan wisman tercatat 176.366, mengalami kenaikan sebesar 39,05 persen dibanding bulan sebelumnya, meningkat 41,86 persen dibandingkan Mei 2024.


    Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan tren serupa.


    Selama periode Januari–Mei 2025, jumlah perjalanan wisnus ke Kepri mencapai 1.717.790 perjalanan, naik 17,62 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 1.460.430 perjalanan.


    Advetorial




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
  • Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
  • Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
    04 Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
    05 Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
    06 Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama Pulaupenyengat.id
    07 Hut Bhayangkara Ke-80 Meriahkan – Kapolres Kampar Janjikan Turnamen Baru Dengan Komposisi Tim Baru
    08 Kapolsek Kampar Turun Langsung Cari Korban Tenggelam DI Sungai Kampar - TIM Penyelamatan Masih Berusaha, Kronologis Kejadian Terungkap
    09 Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
    10 Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
    11 Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Monitoring Tanaman Bergizi dan Budidaya Ikan Warga
    12 Pelaku UMKM di Tepi Laut Sepakati Relokasi Selama Penataan Taman Gurindam 12, Pendaftaran dan Pendataan Mulai 8 Juni
    13 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Bersama Jajaran Istiqamah Tebar Kebaikan Melalui Program Jumat Barokah
    14 Kapolres Kampar Hadir Di Desa Sungai Paku - Cek Jembatan Baru Dan Bagikan Bansos
    15 Polres Kampar Ekpos Penangkapan Narkoba 717 Gram sekaligus Musnahkan BB Narkoba Hampir 2 KG
    16 Kapolres Kampar Buka Turnamen Mini Soccer Kapolres Cup I - Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-80
    17 Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar
    18 Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Antara Kewenangan, Akuntabilitas, dan Pelayanan Publik
    19 Menanti Hasil Perjuangan Perdana Danantara, Sang Super Holding BUMN
    20 P2TL PLN dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Menjaga Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
    21 Sengkarut P3K Guru dalam Teropong Hukum: Janji Manis Berujung Labirin Birokrasi
    22 "Problematika Transparansi Keuangan Negara dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara"
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com