Desa Alam Panjang Kampar Raih Penghargaan Budaya Bergengsi di Ajang OVOS 2025
Jumat, 27-06-2025 - 12:49:06 WIB 👁 8315
Foto: Kabupaten Kampar meraih penghargaan
TERKAIT:
 
  • Desa Alam Panjang Kampar Raih Penghargaan Budaya Bergengsi di Ajang OVOS 2025
  •  

    SERGAPONLINE.COM KAMPAR – Suatu kebanggaan besar dirasakan oleh masyarakat Desa Alam Panjang, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar. Desa ini berhasil mencuri perhatian dewan juri dan publik dalam ajang bergengsi One Village One Story (OVOS) 2025 tingkat Kabupaten Kampar yang digelar di Aula Kantor Bupati Kampar pada 23–24 Juni 2025.

    Dalam ajang tersebut, Desa Alam Panjang meraih penghargaan bergengsi sebagai “The Most Outstanding Cultural Story of OVOS Event 2025” berkat makalah berjudul “Mengenal Budaya Basiacuong di Desa Alam Panjang” yang dipresentasikan langsung oleh Kepala Desa, Masadi.

    Makalah tersebut mengangkat salah satu kekayaan tradisi lisan yang mulai jarang terdengar, yakni basiacuong, seni bertutur penuh makna yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

    Dewan juri mengapresiasi tema yang diangkat sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah desa dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal yang hampir terlupakan.

    “Penghargaan ini bukan hanya untuk saya atau pemerintah desa, tapi untuk seluruh masyarakat Alam Panjang. Ini adalah pengakuan terhadap nilai-nilai budaya yang kita jaga bersama,” ujar Masadi kepada wartawan, Kamis (26/6/2025).

    Ia juga menegaskan bahwa budaya basiacuong tidak boleh berhenti hanya sebagai cerita masa lalu, melainkan harus menjadi bagian dari masa depan. Karena itu, pemerintah desa bersama para ninik mamak akan menggencarkan pembelajaran budaya basiacuong di kalangan anak-anak dan remaja, agar warisan leluhur ini tetap hidup dan relevan.

    Dewan juri pun menekankan pentingnya upaya ini. Menurut mereka, pelestarian budaya tidak hanya soal dokumentasi, tetapi juga tentang menghidupkan kembali nilai-nilai dalam praktik sosial sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda.

    OVOS sendiri merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kampar.

    "Program ini menjadi ruang ekspresi desa untuk menyuarakan identitasnya melalui cerita, seni, dan budaya. Lebih dari sekadar lomba, OVOS menjadi platform penting dalam perlindungan kekayaan intelektual komunal dan revitalisasi tradisi lokal," jelasnya.

    Penyerahan penghargaan ini sendiri telah dilakukan langsung oleh Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan, Yayuk Budi Sri, kepada Kepala Desa Alam Panjang, Masadi.

    “Di tengah laju zaman dan teknologi yang semakin pesat, nilai budaya, adat, dan tradisi jangan sampai hilang. Basiacuong adalah warisan luhur yang harus terus ditanamkan dalam peradaban generasi kita,” tambah Masadi.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan—mulai dari dokumentasi, video, hingga tim penyusun makalah—yang telah berkontribusi besar dalam keberhasilan Desa Alam Panjang meraih penghargaan prestisius ini.

    Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain di Kampar dan Riau pada umumnya untuk terus menggali, menjaga, dan membagikan cerita budayanya sebagai bagian penting dari jati diri bangsa

    Mei




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com