Pemprov Riau dan Kedutaan Inggris Bahas Infrastruktur Perkotaan Ramah Lingkungan Lewat Future Cities Programme
Selasa, 03-06-2025 - 16:33:36 WIB 👁 5167
Foto: Pemerintah Provinsi Riau menerima kunjungan tim Future Cities Programme
TERKAIT:
 
  • Pemprov Riau dan Kedutaan Inggris Bahas Infrastruktur Perkotaan Ramah Lingkungan Lewat Future Cities Programme
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima kunjungan tim Future Cities Programme dari Kedutaan Besar Inggris dalam sebuah audiensi resmi yang digelar di Kantor Gubernur. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, dan menjadi wadah diskusi terkait potensi kerja sama dalam pengembangan infrastruktur berkelanjutan di wilayah Riau, khususnya melalui skema Future Cities Infrastructure Programme (FCIP).

    Dalam pertemuan tersebut, Deputy Head Low Carbon Infrastructure dari Kedutaan Besar Inggris, Harriet Cooney, memaparkan bahwa FCIP merupakan bagian sentral dari platform infrastruktur berkelanjutan milik Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) Inggris. Program ini dirancang untuk membantu kota-kota di Indonesia agar mampu membangun dan mengelola infrastruktur yang lebih ramah lingkungan.

    “Kami memiliki misi untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam upaya mencapai target adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Salah satu caranya adalah dengan memberikan dukungan terhadap persiapan proyek-proyek hijau serta menjajaki opsi pembiayaan yang berpotensi mendorong lahirnya infrastruktur urban yang berkelanjutan,” ujarnya, Senin (2/6/2025).

    Sebagai bentuk dukungan nyata, FCIP menawarkan dua pendekatan utama. Yang pertama, mendampingi langsung proyek-proyek di berbagai sektor yang punya potensi untuk mendorong percepatan pembiayaan infrastruktur hijau. Sementara yang kedua, program ini juga menyediakan pelatihan dan penguatan kapasitas bagi pemerintah kota, agar semakin siap memahami mekanisme pembiayaan iklim dan mampu mengakses sumber pendanaan berkelanjutan secara mandiri.

    Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah masih adanya kesenjangan dalam pembiayaan iklim. Hal ini kerap menjadi hambatan bagi banyak kota untuk merealisasikan proyek infrastruktur yang tahan terhadap dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, FCIP juga fokus pada peningkatan kemampuan perencanaan dan strategi pendanaan bagi para pemilik proyek di tingkat lokal.

    “FCIP menawarkan dukungan teknis yang komperhensif terhadap pembangunan kapasitas yang tentunya akan disesuaikan dengan permintaan spesifik dari setiap proyek. Tiga sektor utama kita yaitu transportasi umum, pengelolaan sampah, dan ketahanan banjir,” ungkap Harriet.

    Lebih lanjut dijelaskan Harriet, beberapa dukungan potensial dari FCIP mencakup peninjauan dan peningkatan studi kelayakan dan perspektif desain, rekayasa, perencanaan strategis dan keuangan. Lalu identifikasi sumber pendanaan dan pembiayaan yang mumpuni. Kemudian menjadi fasilitator diskusi dengan investor, dan market sounding. Juga memberikan dukungan pengadaan, dan membangun kapasitas kelembagaan di kota-kota yang ada di tanah air mengenai pembiayaan infrastruktur yang fokus pada iklim dan inovasi.

    “Saya ingin masyarakat Riau mengetahui bahwa pemerintah Inggris sangat mendukung pemerintah Indonesia dalam hal infrastruktur. Kami tentu berharap melalui program ini, akan terwujud kolaborasi yang nyata,” ujar Harriet.

    Senada dengan hal tersebut, Gubri Abdul Wahid menegaskan bahwa Pemprov Riau memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan. Ia menyebutkan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan langkah penting untuk memastikan keberlangsungan ekosistem bagi generasi mendatang. Tahun ini, sejumlah upaya telah dilakukan, termasuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui berbagai kegiatan seperti jambore, Karhutla Run, serta sosialisasi langsung kepada masyarakat.

    Gubri Wahid melaporkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan kawasan industri di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Dimana kawasan industri ini diharapkan mampu menopang pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau dalam jangka panjang.

    Selain itu, belum lama ini orang nomor satu di Provinsi Riau itu telah melakukan gebrakan strategis dengan melobi langsung Menteri Investasi, Rosan Roeslani mengenai pembangunan rel kereta api batubara rute Dumai-Indragiri Hulu. Tujuannya adalah sebagai solusi cerdas mengatasi kerusakan jalan parah yang menghambat laju ekonomi Riau.

    “Secara perencanaan sudah rampung, tinggal kita eksekusi saja. Dengan mengangkut barang dengan kereta, diharapkan tidak lagi ada over dimension over loading (ODOL). Karena penyebab kerusalan jalan di Riau itu sebagian besar diakibatkan karena ODOL,” paparnya.

    Maka dari itu, Pemprov Riau sendiri menyambut baik tawaran kerja sama ini. Sebagai provinsi yang tengah berkembang pesat, Riau memerlukan model pembangunan perkotaan yang tidak hanya modern, tapi juga tangguh terhadap perubahan iklim. FCIP dinilai sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang menjadi prioritas daerah.

    “Pemprov selalu mensupport kegiatan yang berhubungan dengan transportasi masal. Khususnya untuk busway dan kereta. Nanti apa yang kiranya diperlukan, akan kami siapkan,” tutup Wahid.

    Mei




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
  • Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
  • Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
  • Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    03 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    04 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    05 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    06 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    07 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    08 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
    09 Pemkab Meranti Siapkan Lahan Hampir 1 Hektare untuk Rusun Polres
    10 Bupati Kampar Hadiri Workshop Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon
    11 Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
    12 Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
    13 Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
    14 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    15 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    16 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    17 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    18 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    19 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    20 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    21 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    22 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com