Pemprov Riau Sambut Baik Revitalisasi Bahasa Melayu Oleh BBPR
Minggu, 25-05-2025 - 21:47:21 WIB 👁 5448
Foto: Seremoni
TERKAIT:
 
  • Pemprov Riau Sambut Baik Revitalisasi Bahasa Melayu Oleh BBPR
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR) menggelar rapat koordinasi antarpemangku kepentingan revitalisasi Bahasa Melayu di Pekanbaru, yang dihadiri oleh Pemprov Riau diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Riau Arden Sumeru, Rektor Universitas Lancang Kuning Prof Dr Junaidi, serta para maestro yang dilibatkan dalam revitalisasi bahasa daerah (Melayu Riau).

    Sekretaris Dinas Pendidikan Riau Arden Simeru, menyampaikan bahwa Pemprov Riau menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Badan Bahasa melalui BBPR untuk melestarikan Bahasa Melayu Riau.

    Menurutnya, upaya pelestarian atau revitalisasi bahasa daerah, terutama bahasa Melayu di Riau, sangat penting dilakukan. Sebab Bahasa Melayu Riau, kata dia, adalah akar dari bahasa Indonesia.

    Karena bahasa Indonesia yang kini menjadi bahasa resmi negara, berasal dari bahasa Melayu yang kemudian dikembangkan sedemikian rupa.

    "Ini menjadi tugas mulia bagi kita bersama untuk melestarikan bahasa Melayu, juga bahasa Indonesia", ujar Arden, Senin (19/5/25) malam.

    Sekretaris Dinas Pendidikan Riau ini berharap, jika memungkinkan, pengembangan Bahasa Melayu nanti bisa dilakukan kepada siswa SMA dan sederajat yang berada di bawah Disdik Riau.

    "Di tingkat itu para siswa juga penting mendapat pemahaman dalam pelestarian bahasa daerahnya ini," ucapnya.

    Selanjutnya, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR), Umi Kulsum mengatakan bahwa banyak bahasa daerah di dunia yang pelan-pelan punah dan menghilang.

    Umi Kulsum mengungkapkan, menurut data badan PBB UNESCO, setiap hari ada dua bahasa daerah yang punah. Dalam setiap 10 tahun, ada 20 persen anak-anak yang tidak bisa berhasa daerahnya sendiri yang membuat bahasa daerah itu menyusut.

    "Di Indonesia sendiri, sudah ada 11 bahasa daerah yang hilang dan tidak lagi dipakai oleh penuturnya," ucap dia.

    Kepala BBPR ini menambahkan, kepunahan menjadi ancaman serius bagi bahasa-bahasa lokal atau daerah di banyak negara di dunia, karena tidak ada upaya revitalisasi.

    Jika ini terus berlangsung, maka menurutnya, akan semakin banyak bahasa lokal yang tinggal nama karena tidak punya penutur lagi, dan itu akan menjadi kehilangan besar bagi kebudayaan secara global.

    "Beberapa hal penyebabnya adalah generasi muda yang tak bangga lagi dengan bahasa daerahnya, kemiskinan, dan urbanisasi," ujarnya.

    Menyadari hal itu, maka terang Kepala BBPR ini, sejak tahun 2024, Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan apa yang disebut sebagai Revitalisasi Bahasa Daerah yang diselengarakan oleh seluruh Badan/Kantor Bahasa yang ada di semua daerah.

    Tujuannya adalah terus membina dan menumbuhkan anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, agar terus belajar dan menggunakan bahasa daerahnya.

    Tahun ini di Riau, program ini diaplikasikan dalam berbagai macam kegiatan pelatihan dan lomba yang semuanya berbasis bahasa Melayu, antara lain menulis aksara Melayu (Arab Melayu), menulis cerpen, stand-up comedy (komedi tunggal), pidato, bersyair, dan menulis dan membaca puisi.

    "Untuk tahun 2025, kegiatan ini akan diadakan di empat kabupaten, yakni Bengkalis, Siak, Rohul, dan Rohil. Sebelumnya, tahun 2024, kegiatan diadakan di Kampar, Dumai, Indragiri Hulu (Inhu) dan Kepulauan Meranti," tutupnya.

    Mei




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
  • Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
  • Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
  • Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    03 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    04 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    05 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    06 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    07 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    08 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    09 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    10 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    11 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    12 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    13 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
    14 Pemkab Meranti Siapkan Lahan Hampir 1 Hektare untuk Rusun Polres
    15 Bupati Kampar Hadiri Workshop Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon
    16 Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
    17 Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
    18 Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
    19 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    20 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    21 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    22 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com