Dana Pembuatan Jembatan Sementara di Duga Dikorupsi
Selasa, 04-03-2025 - 11:57:03 WIB 👁 38292
Foto:Kabid Bina marga PU Pelalawan dan Besi baja
TERKAIT:
 
  • Dana Pembuatan Jembatan Sementara di Duga Dikorupsi
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Proyek pembangunan penggantian jembatan jalan Simp SP 2-Lubuk kembang bunga (Dak) penugasan bidang jalan. di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan tahun 2024, kontraktor pelaksana CV. Panca karya abadi dengan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 senilai Rp10,3 miliar, kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, anggaran untuk pembangunan jembatan sementara diduga Dana Pembuatan Jembatan Sementara di Duga Dikorupsi.
    Menurut Agus Sebagai Ketua LSM Bidik Tipikor Provinsi Riau, dalam proyek tersebut, lima batang besi baja dengan panjang bentang 20 meter yang digunakan sebagai bagian dari jembatan sementara diduga menghilang tanpa jejak dari lokasi saat ini. Padahal sebagai aset negara, material tersebut seharusnya tetap menjadi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.
    "Kendati dana bagian umum dianggap habis dalam mendukung pembangunan jembatan permanen tersebut diatas, namun harus sesuai sandaran penggunaan dilapangan, seperti besi baja jembatan digunakan untuk sementara harusnya tetap tercatat sebagai aset daerah, bukan dibawa pulang oleh kontraktor pelaksana," tegas Agus.
    Dan Agus mengatakan," hal ini akan disampaikan kepada APH, tegas Agus.
    Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan, Malanton Lumbangaol, ST, menyatakan bahwa besi baja tersebut memang disewa oleh rekanan. "Jadi wajar kalau mereka bawa pulang," ujarnya.

    Namun, ketika diminta menjelaskan lebih rinci mengenai rincian anggaran dalam divisi umum proyek ini, dengan kode anggaran, 8:2 pada pembangunan jembatan, seperti alokasi dana untuk kantor direksi keet, pembersihan lokasi, peralatan K3, kursi, meja, racun api, Arus dan kwh listrik, dana yang dialokasikan untuk mobilisasi dan demobilisasi, pembangunan kantor direksi keet, diduga mark up. Malanton enggan memberikan jawaban lebih lanjut.

    Anggaran Divisi Umum Berpotensi Dikorupsi. Dalam praktiknya, anggaran di bagian umum proyek konstruksi sering kali menjadi celah untuk penyimpangan karena jarang dipertanggungjawabkan secara hukum.

    Pada proyek ini, dugaan penyimpangan semakin menguat ketika jembatan sementara yang sebelumnya dibangun menggunakan kayu justru ambruk. Akibatnya, sebuah truk colt diesel bermuatan sawit milik warga setempat terbalik. Meskipun insiden tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, hal ini menimbulkan pertanyaan bagaiman perencanaan awal.
    Selain itu, pembangunan jembatan utama juga mengalami keterlambatan hingga baru rampung pada awal 2025. Kontraktor pelaksana dikenakan denda sebesar 1‰ (1 permil) dari nilai kontrak selama 50 hari kalender, dengan perkiraan denda mencapai Rp500 juta.
    Ketika dikonfirmasi, Hasbi selaku pihak kontraktor pelaksanakan CV. Panca karya abadi, Selasa (4/3/2025), Hasbi menjawab "utk info jembatan sementara itu dalam proyek tersebut memakai bahan konstruksi kayu pak bahan habis pakai, dan biaya yg rp 300 juta itu juga utk oprit perkerasan jembatan sementara juga, bayar penumbangan pohon sawit, bayar pindahkan tiang listrik dan perawatan oprit jembatan sementara utk supaya kelancaran masyarakat lewat.
    sama seperti kita sewa jembatan belly utk jadi jembatan sementara, kami bertanya ke daerah militer disumbar sewanya aja jembatan belly dengan bentang hampir kurang 25 harga sewanya lebih kurang harganya rp 450 juta/rp 500 juta per 6 bulan bg" ujarnya.
    Sementara kasus ini menjadi dipolitisir dan perhatian publik dikalangan LSM dan wartawan, mengingat anggaran pembangunan infrastruktur di Riau kerap menjadi sasaran penyimpangan.


    Laporan: Hadi Zega




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
  • Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
  • Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
  • Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
    03 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    04 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    05 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    06 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    07 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    08 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    09 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    10 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    11 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    12 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    13 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    14 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    15 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    16 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
    17 Pemkab Meranti Siapkan Lahan Hampir 1 Hektare untuk Rusun Polres
    18 Bupati Kampar Hadiri Workshop Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon
    19 Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
    20 Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
    21 Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
    22 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com