Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Melonjak Jelang Imlek, Disperindag Ungkap Penyebab
Rabu, 22-01-2025 - 12:04:32 WIB 👁 11122
Foto:Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Melonjak Jelang Imlek, Disperindag Ungkap Penyebab
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2025, sejumlah bahan pokok di Kota Pekanbaru mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai merah dan bawang merah.

    Berdasarkan pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, kenaikan harga ini mencapai hampir 40 persen di sejumlah pasar tradisional. Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengungkapkan bahwa siklus tanam dan kondisi cuaca menjadi faktor utama yang mempengaruhi fluktuasi harga.

    "Kami melihat ada korelasi antara siklus tanam dan harga. Jika pasokan melimpah, harga cenderung stabil atau bahkan turun. Namun, ketika produksi berkurang, harga otomatis akan naik," jelas Ami, sapaan akrab Zulhelmi Arifin, saat ditemui di kantornya, Selasa (21/1/2025).

    Selain faktor alam, Ami juga menyebutkan bahwa peningkatan permintaan menjelang perayaan Imlek turut mendorong kenaikan harga. "Biasanya, menjelang perayaan seperti Imlek, permintaan akan beberapa komoditas tertentu meningkat. Hal ini wajar terjadi dan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi harga pasar," tambahnya.

    Lebih lanjut, Ami memastikan bahwa pasokan bahan pokok di Pekanbaru masih aman dan terkendali. "Tim kami terus memantau ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional. Hingga saat ini, pasokan masih mencukupi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

    Harga Cabai Tembus Rp70 Ribu Per Kilogram

    Di Pasar Tradisional Agus Salim, salah satu pasar terbesar di Pekanbaru, kenaikan harga sejumlah komoditas sangat terasa. Pedagang cabai, Ibu Siti, mengeluhkan kenaikan harga yang cukup drastis. "Harga cabai merah sekarang sudah Rp70 ribu per kilogram. Naiknya lumayan banyak dari biasanya," ujar Ibu Siti.

    Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai merah. Bawang merah juga mengalami kenaikan harga yang signifikan, dari Rp25 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram. Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas lainnya seperti cabai rawit merah, cabai hijau, bawang putih, dan bawang merah.

    Kenaikan harga bahan pokok ini tentu saja memberatkan konsumen. Ibu Rani, salah seorang pembeli di Pasar Agus Salim, mengaku kesulitan mengatur pengeluaran rumah tangga akibat kenaikan harga bahan pokok. "Semua harga naik, sedangkan gaji tetap. Jadi agak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," keluhnya.

    Menanggapi keluhan masyarakat, Disperindag Kota Pekanbaru terus berupaya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga. Selain itu, Disperindag juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik membeli.

    Tips Menghadapi Kenaikan Harga

    Untuk menghadapi kenaikan harga bahan pokok, masyarakat disarankan untuk:

    Membuat daftar belanja: Dengan membuat daftar belanja, kita dapat lebih terarah dan menghindari pembelian barang yang tidak diperlukan.
    Membandingkan harga: Sebelum membeli, sebaiknya bandingkan harga di beberapa tempat untuk mendapatkan harga terbaik.
    Memilih produk alternatif: Jika harga suatu komoditas terlalu tinggi, kita bisa mencari alternatif produk lain yang memiliki kualitas yang sama namun dengan harga yang lebih terjangkau.
    Membeli dalam jumlah yang cukup: Membeli dalam jumlah yang cukup dapat menghemat waktu dan biaya transportasi.
    Dengan menerapkan tips-tips di atas, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi kenaikan harga bahan pokok

    Editor: Jasril




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
  • Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
  • Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
    03 Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
    04 Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
    05 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
    06 Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kompol Sholton Resmi Jabat Kasat Reskrim
    07 Jadilah Pelopor Keselamatan - Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas ke Generasi Muda
    08 Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
    09 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    10 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    11 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    12 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    13 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    14 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    15 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    16 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    17 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    18 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    19 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    20 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    21 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    22 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com