Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Videotron
LSM Bidik Tipikor Riau Desak Kejari Pekanbaru Tetapkan Status Oknum Anggota DPRD Pekanbaru
Rabu, 22-01-2025 - 11:50:42 WIB 👁 17858
Foto: Kadis Kominfo PKU saat di tahan di Kajari Pekanbaru
TERKAIT:
 
  • LSM Bidik Tipikor Riau Desak Kejari Pekanbaru Tetapkan Status Oknum Anggota DPRD Pekanbaru
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Kasus dugaan korupsi dalam pengadaan videotron yang menyeret Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pekanbaru, Raja Hendra, terus menjadi sorotan publik. Meskipun Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru telah menetapkan tiga tersangka dan menemukan potensi kerugian negara sebesar Rp 972 juta, masyarakat menilai penanganan kasus ini masih belum tuntas.
    Belakangan, muncul dugaan keterlibatan seorang anggota DPRD Kota Pekanbaru berinisial RP. Oknum tersebut diduga memiliki kedekatan dengan salah satu kontraktor yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan, proyek pengadaan videotron ini disebut-sebut berasal dari pokok pikiran (pokir) RP yang kemudian dijalankan melalui Dinas Kominfo Pekanbaru.
    Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, kontraktor berinisial Azis mengaku memiliki hubungan dengan RP. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai salah satu tim sukses saat RP mencalonkan diri sebagai anggota DPRD. Pernyataan ini semakin memperkuat dugaan adanya keterlibatan oknum legislatif tersebut.
    Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Videotron, LSM Bidik Tipikor Riau Desak Kejari Pekanbaru Tetapkan Status Oknum Anggota DPRD Pekanbaru.
    Ketua DPD Bidik Tipikor Provinsi Riau, Gusmaniarto, ST, kita mendesak Kejari Pekanbaru untuk segera menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas. Dan segera menetapkan Status hukum kepada Oknum Anggota DPRD Pekanbaru tersebut. Tegas Gusmaniarto.
    "Azis sudah mengakui adanya hubungan dengan oknum DPRD tersebut. Seharusnya Kejari berani mengusut tanpa pandang bulu dan segera menetapkan tersangka baru jika ditemukan cukup bukti," ujar Gusmaniarto saat ditemui di Pekanbaru, Rabu (22/1/2024).
    Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mendapat perlindungan hukum, terutama jika terbukti ada keterlibatan oknum DPRD dalam kasus ini.
    Lebih lanjut, Gusmaniarto meminta Kejari Pekanbaru untuk lebih transparan dalam menyampaikan perkembangan penyelidikan kepada masyarakat.
    "Kajari harus memastikan bahwa kasus ini ditangani secara profesional dan independen, tanpa adanya intervensi politik atau kepentingan tertentu," tambahnya.
    Sebelumnya, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Nikiy Junismero, menyatakan bahwa penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk anggota DPRD, masih berlangsung.
    "Keterlibatan pihak lain, terutama anggota dewan, masih kami dalami," ujar Nikiy dalam pernyataan kepada sejumlah media pekan lalu.
    Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejari Pekanbaru belum memberikan tanggapan terbaru terkait perkembangan kasus ini.
    Publik kini menunggu langkah tegas Kejari Pekanbaru untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi ini dan memastikan bahwa hukum ditegakkan tanpa diskriminasi.

    Penulis: Hadi/Kend Zai




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
  • Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
  • Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
    03 Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
    04 Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
    05 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
    06 Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kompol Sholton Resmi Jabat Kasat Reskrim
    07 Jadilah Pelopor Keselamatan - Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas ke Generasi Muda
    08 Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
    09 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    10 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    11 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    12 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    13 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    14 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    15 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    16 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    17 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    18 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    19 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    20 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    21 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    22 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com