SERGAPONLINE.COM BENGKALIS – Bupati Bengkalis, Kasmarni, menantang seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis untuk lebih proaktif mencari sumber pendanaan dari pemerintah pusat.
Tantangan ini disampaikan Bupati Kasmarni setelah menyerahkan Dokumen Perencanaan Anggaran (DPA) SKPD Tahun Anggaran 2025 di Wisma Daerah Sri Mahkota, Senin (13/1/2025).
Menurut Kasmarni, inisiatif jemput bola dana pusat diharapkan mampu mempercepat pembangunan di wilayah yang dikenal sebagai Negeri Junjungan. “Dengan adanya tambahan dana dari APBN, berbagai proyek strategis seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat bisa lebih optimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran daerah mendorong pemerintah untuk kreatif mencari sumber pendanaan tambahan. Terlebih, pada 2026 mendatang, belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Bupati perempuan pertama di Riau ini juga menginstruksikan kepala SKPD untuk intensif berkoordinasi dengan kementerian terkait. “Saya minta semua SKPD siapkan data dan dokumen yang berkualitas serta meyakinkan. Kita harus menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkalis sangat layak mendapatkan suntikan dana dari pemerintah pusat,” pintanya.
Penyerahan DPA, Pakta Integritas, dan Penghargaan
Selain penyerahan DPA-SKPD, acara tersebut juga diisi dengan penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas. Hal ini menjadi wujud komitmen Pemkab Bengkalis dalam melaksanakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bersih.
Acara turut diramaikan dengan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Di sisi lain, penghargaan juga diberikan kepada instansi dengan predikat kepatuhan terbaik dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Peringkat pertama diraih oleh UPT Duri Kota dengan skor 97,78, disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, UPT Puskesmas Tanjung Medang, serta Dinas Pendidikan yang masing-masing memperoleh nilai 97,71. Peringkat ketiga diraih oleh Dinas Sosial (97,63), sedangkan peringkat keempat diberikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (97,19).
Hadir dalam acara ini Pimpinan DPRD Bengkalis, M Arsya Fadillah, beserta anggota, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Editor: Jasril
Komentar Anda :