Drama Perampokan di Pelalawan Ternyata Rekayasa, Pelaku Hindari Penarikan Leasing
Minggu, 12-01-2025 - 14:52:23 WIB 👁 7617
Foto: Modus
TERKAIT:
 
  • Drama Perampokan di Pelalawan Ternyata Rekayasa, Pelaku Hindari Penarikan Leasing
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Warga Kabupaten Pelalawan, Riau, digegerkan dengan penemuan seorang pria bernama Samsul Bahri (34) dalam kondisi kaki dan tangan terikat di kebun kelapa sawit.


    Pria yang berprofesi sebagai sopir travel ini awalnya mengaku menjadi korban perampokan. Namun, penyelidikan polisi mengungkap fakta mengejutkan. Peristiwa tersebut hanyalah sandiwara yang dirancang Samsul untuk menghindari penarikan mobil kreditnya yang menunggak tiga bulan.


    Peristiwa ini bermula pada Kamis (9/1/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Samsul berangkat dari Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, mengantarkan dua penumpang bernama Yusuf dan Sigit ke Pekanbaru menggunakan mobil Daihatsu Sigra hitam dengan nomor polisi BM 1055 GI.


    Di tengah perjalanan, tepatnya di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Samsul bertemu dengan empat orang lain, yakni dua pria dan dua wanita, yang merupakan teman Yusuf. Mereka kemudian ikut menumpang.


    Sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Ukui, Pelalawan, para penumpang meminta berhenti dengan alasan ingin buang air. Namun, bukannya turun, salah satu penumpang justru menodongkan pisau ke leher Samsul, disusul oleh Yusuf yang mengancam dengan senjata api.


    Samsul mengaku ditarik ke bangku belakang, diikat menggunakan tali rafia, dan wajahnya disekap dengan bantal hingga pingsan.


    Saat sadar, Samsul mendapati dirinya sudah terikat di kebun sawit dengan wajah tertutup bajunya sendiri. Warga yang menemukan Samsul segera membawanya ke kantor Desa Lubuk Terap dan melaporkan kejadian itu ke polisi.


    Satreskrim Polres Pelalawan yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, penyelidikan menunjukkan banyak kejanggalan. Salah satunya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Samsul.


    Polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sepanjang rute perjalanan hingga Kuala Cenaku, Indragiri Hulu. Hasilnya, terdapat banyak ketidaksesuaian antara keterangan Samsul dan fakta di lapangan.


    Setelah diinterogasi lebih dalam, Samsul akhirnya mengakui bahwa cerita perampokan itu hanya rekayasa. Ia mengungkapkan, mobil yang dikreditnya telah digelapkan oleh Sigit sejak tiga bulan lalu di Pekanbaru.


    Karena cicilan mobilnya menunggak, Samsul nekat membuat skenario perampokan agar terhindar dari penarikan oleh pihak leasing.


    "Pengakuan Samsul, mobil kreditnya sudah digelapkan oleh Sigit. Karena menunggak tiga bulan, dia membuat cerita seolah-olah dirampok untuk menghindari penarikan mobil," jelas Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Edy Haryanto, Sabtu (11/1/2025).


    Dalam aksinya, Samsul dibantu Yusuf untuk merekayasa kejadian tersebut. Pada Jumat dini hari, Samsul meminta Yusuf mengikat tangan dan kakinya, lalu membuangnya di kebun sawit Desa Lubuk Terap. Mereka menyusun cerita seolah-olah Samsul menjadi korban perampokan dan mobilnya dibawa kabur oleh Sigit.


    Namun, upaya Samsul berakhir sia-sia setelah penyelidikan polisi membongkar kebohongannya. Saat ditemukan warga, Samsul hanya mengenakan celana pendek hitam tanpa baju, semakin memperkuat kesan bahwa dirinya adalah korban.


    Kini, Samsul harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena membuat laporan palsu. Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rekayasa tersebut.


    Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bahwa upaya menghindari masalah dengan kebohongan hanya akan memperburuk keadaan


    Editor: Jasril




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
  • Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
  • Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
    04 Maria Inawati Bernard, Direktur PT Surya Artha Nusantara Finance Menerima Penghargaan HR Asia Best Company To Work For In Asia 2026
    05 Polsek Batu Hampar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA N 1 Batu Hampar
    06 Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama Pulaupenyengat.id
    07 Hut Bhayangkara Ke-80 Meriahkan – Kapolres Kampar Janjikan Turnamen Baru Dengan Komposisi Tim Baru
    08 Kapolsek Kampar Turun Langsung Cari Korban Tenggelam DI Sungai Kampar - TIM Penyelamatan Masih Berusaha, Kronologis Kejadian Terungkap
    09 Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
    10 Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
    11 Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Monitoring Tanaman Bergizi dan Budidaya Ikan Warga
    12 Pelaku UMKM di Tepi Laut Sepakati Relokasi Selama Penataan Taman Gurindam 12, Pendaftaran dan Pendataan Mulai 8 Juni
    13 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Bersama Jajaran Istiqamah Tebar Kebaikan Melalui Program Jumat Barokah
    14 Kapolres Kampar Hadir Di Desa Sungai Paku - Cek Jembatan Baru Dan Bagikan Bansos
    15 Polres Kampar Ekpos Penangkapan Narkoba 717 Gram sekaligus Musnahkan BB Narkoba Hampir 2 KG
    16 Kapolres Kampar Buka Turnamen Mini Soccer Kapolres Cup I - Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-80
    17 Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar
    18 Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Antara Kewenangan, Akuntabilitas, dan Pelayanan Publik
    19 Menanti Hasil Perjuangan Perdana Danantara, Sang Super Holding BUMN
    20 P2TL PLN dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara: Menjaga Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
    21 Sengkarut P3K Guru dalam Teropong Hukum: Janji Manis Berujung Labirin Birokrasi
    22 "Problematika Transparansi Keuangan Negara dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara"
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com