Menteri PANRB Paparkan Dampak Penerapan Sistem Merit Pemerintah
Kamis, 19-12-2024 - 20:01:17 WIB 👁 17514
Foto: Menteri RANRP
TERKAIT:
 
  • Menteri PANRB Paparkan Dampak Penerapan Sistem Merit Pemerintah
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini memaparkan beberapa dampak dari penerapan sistem merit yang diterapkan pemerintahan.

    Hal tersebut dia sampaikan dalam agenda Evaluasi Pengawasan Penerapan Sistem Merit Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara, di Jakarta, yang disiarkan melalui YouTube BKN RI, Kamis (19/12/24).

    "Setidaknya ada tiga dampak penerapan sistem merit, meritokrasi dan pertumbuhan ekonomi, sistem merit mengurangi kasus korupsi, dan manfaat sistem merid dalam manajemen ASN dan kinerja ASN," ujar dia.

    Menteri Rini menerangkan pada bagian dampak meritokrasi dan pertumbuhan ekonomi, yakni pengisian jabatan atau rekrutmen yang didasarkan pada prinsip merit cenderung meningkatkan kinerja pemerintah, dalam hal pertumbuhan ekonomi, penyedia layanan publik atau kualitas kebijakan yang berkualitas dan motivasi kerja serta berkorelasi negatif terhadap korupsi.

    Selanjutnya kata dia, sistem merit mengurangi kasus korupsi, sebab rekrutmen berdasarkan meritokrasi dapat mengurangi korupsi dan menutup celah-celah kecurangan dalam rekrutmen dan tahap lainnya.

    Lalu manfaat sistem merit dalam manajemen ASN dan kinerja ASN, katanya, rekrutmen dan promosi berdasarkan prestasi melalui jenjang karir dapat menguntungkan dan meningkatkan kemampuan serta kinerja pegawai negeri.

    "Selain itu job security juga cenderung meningkatkan kinerja pemerintah, pelaporan pelanggaran dalam wishtleblowing sistem dan kepuasan kerja. Pegawai yang mendapatkan job security cenderung tidak tertarik untuk terlibat dalam politik praktis," kata dia.

    MenPANRB melanjutkan, adapula beberapa signifikansi evaluasi penerapan sistem merit, diantaranya penyempurnaan kebijakan manajemen ASN.

    Selanjutnya, penyempurnaan kebijakan teknis manajemen ASN pengawasan penerapan sistem merit dan kebijakan teknis pengembangan kompetensi, penyempurnaan pengukuran penerapan sistem merit pada instansi pemerintah.

    "Umpan balik untuk perbaikan tata kelola manajemen SDM pada instansi pemerintah, dan kebutuhan lain untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan nasional," katanya.

    Rini menambahkan, contoh negara yang menerapkan sistem merit itu adalah Denmark, Singapura, Norwegia dan Swiss.

    Menurutnya, sistem merit yang baik dapat mengurangi persepsi dan kasus korupsi, serta meningkatkan kinerja dan efisiensi pemerintahan.

    Hal ini karena implementasi sistem merit dapat membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses perekrutan dan promosi.

    "Sistem merit yang baik dapat mendukung efektivitas pemerintahan dengan memastikan bahwa pejabat dan pegawai yang menduduki posisi kunci memiliki kualifikasi dan kemampuan yang sesuai," tutupnya.

    Editor: Jasril




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com