Diduga Akibat Limbah Lumpur PT Indo Agro Nusa, Peternak Ikan di Gesek Rugi Ratusan Juta Rupiah
Sabtu, 01-06-2024 - 08:54:22 WIB 👁 18783
Foto: Kerugian lebih kurang Rp 115.000..000(seratus lima belas juta rupiah)
TERKAIT:
 
  • Diduga Akibat Limbah Lumpur PT Indo Agro Nusa, Peternak Ikan di Gesek Rugi Ratusan Juta Rupiah
  •  

    SERGAPONLINE.COM BINTAN - Diduga akibat jebolnya saluran pembuangan limbah milik perusahaan Peternakan ayam PT. Indo Agro Nusa dijalan Gesek, desa Toapaya Selatan,Kabupaten Bintan, mengakibatkan ribuan ekor ikan mati di 56 titik kolam milik Asiang, Jum'at (31/5/2024).

    Akibatnya Asiang(57 thn) selaku petani ikan ,warga Gesek RT 18/RW 5 ,Kelurahan desa Toapaya selatan, menderita kerugian mencapai ratusan juta rupiah.Sementara pihak PT. Indo Agro Nusa,saat diminta pertanggungjawaban hanya mengiming-imingi akan memberikan ganti kerugian.

    "Kita telah selama 7 tahun berkerja sebagai peternak ikan, selama 5 atau 6 bulan yang lalu, akibat terjangan limbah Lumpur dari perusahaan Peternakan ayam milik PT. JAVA atau PT. Indo Agro Nusa sehingga mengakibatkan ikan Lele, ikan Gurami, dan ikan Nila yang diternak di 56 titik kolam milik nya mati semua"Ungkap Asiang.

    Ia telah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan peternak ayam namun hanya di iming imingi akan diganti kerugian oleh pihak Perusahaan peternakan Ayam

    "Kita sudah bolak balik, besok lusa besok lusa, kerugian akan diganti, kematian ikan kita mau ganti, tapi sampai saat ini, kita tanya besok lusa, besok lusa"
    kata Asiang menirukan gaya suara dari pihak perusahaan PT. JAVA.

    "kita telah melaporkan ke pihak RT, Kecamatan dan pihak Desa.

    "Lapor ke RT tapi tidak ada tindakan, oya nanti ya aja ,turun pun tidak, kalau pak Camat dianya kemaren tidak turun sini hanya di pondok saja, kalau pak kades mendengar hal tersebut merasa kaget"Jelas Asiang.

    " Kalau kerugian sekitar seratus juta lebih. Kita sudah buat surat tembusan, besoknya DLH dan Dinas perikanan langsung turun"ungkap Asiang merasa sedih.

    Sementara itu, kepala Desa ToaPaya Selatan Suhenda, membenarkan hal tersebut terjadi terhadap warganya Asiang selaku pemilik peternakan ikan .dimana selama 7 bulan belum ditindak lanjuti oleh pihak perusahaan soal ganti kerugian.

    Suhenda menjelaskan"ia telah memanggil dan menemukan pak Asiang dan juga pihak perusahaan atasnama Pak Viki saat dikantor desa"Jelas Suhenda.

    Menurut Suhenda,soal ganti kerugian dari beberapa permintaan Asiang baik itu Bibit-bibit ikan yang mati,permintaan Kompensasi dan juga minta ganti rugi.

    "Perusahaan meminta waktu untuk dibahas ditingkat Direksi management bahwa perusahaan sedang menyusun atas tindak lanjut atas permohonan pak Asiang.

    "Untuk permintaan dan permohonan sudah sampai ke pak Bupati,ke DPR, ke LH, ke UPT Perikanan ,kecamatan dan PU"kata Suhenda.

    Lebih lanjut Kades Toapaya Selatan menjelaskan"Pak Asiang adalah dari kelompok tani yang dibantu oleh kementerian perikanan, baik itu bibit bibit ,ia telah lama berternak ikan sebelum perusahaan tersebut datang.

    "Dari surat pernyataan yang ada di pak Asiang, Perusahaan diberi batas waktu selama 30 terhitung dari surat yang masuk.

    "semua rincian kerugian telah ditotal baik angka- angka bibit bibit tersebut ,lebih kurang Rp 115.000..000 (seratus lima belas juta rupiah) " Sebut Suhenda saat melakukan mediasi antara Asiang dan pihak perusahaan.jumat.

    Editor:Daud




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
  • Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
  • HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
  • Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    03 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    05 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    06 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    07 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    08 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    09 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    10 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    11 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    12 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    13 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    14 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    15 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    16 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    17 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    18 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    19 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    20 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    21 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    22
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com